Ciptakan Inovasi BUKAN Mengikutinya

Rabu, April 20, 2011

Dengan adanya teknologi yang dinamakan internet kita dapat mengakses informasi dimanapun dengan waktu yang singkat. Banyak hal menguntungkan yang bisa diperoleh dari internet, namun tidak sedikit juga yang dapat merugikan kita.

Sebagai seorang yang bergerak dibidang IT, khususnya di visual entah itu animasi maupun desain. Saya banyak membutuhkan sesuatu yang dikenal dengan tutorial, saya rasa sudah tidak asing lagi. Entah itu tutorial dari hal yang sepele hingga yang luar biasa rumit.

Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa tutorial Animasi, maupun desain kebanyakan dari luar negeri, masih sedikit tutorial yang berasal dari anak dalam negeri. Tutorial itu pun kebanyakan dibuat oleh mereka yang senior-senior. Tidak sedikit tutorial yang diterbitkan di buku-buku merupakan tutorial copy paste dari tutorial luar negeri yang diubah bahasanya maupun sedikit isinya.

Begitulah kenyataan yang ada di Indonesia, belum banyak para remaja mau membuat tutorial secara mandiri. Kebanyakan hanya copy paste dan translate. Jika hal ini terus dibiarkan, para remaja di Indonesia akan menjadi follower selamanya.

Kemampuan bahasa Inggris remaja jaman sekarang sudah tidak diragukan lagi, mereka sudah dapat menangkap tutorial-tutorial berbahasa Inggris, namun enggan untuk membuat tutorial sendiri. Kebanyakan dari mereka malas  untuk membuat tutorial yang sepele. Padahal hal yang sepele bagi kita bisa jadi merupakan hal yang luar biasa bagi orang banyak. Jika tidak pernah membuat tutorial sepele kapan bisa membuat tutorial yang tidak sepele?

Kita butuh sesuatu yang namanya inovasi atau biasanya juga disebut terobosan. Saya sendiri sampai saat ini masih terus belajar untuk membuat sebuah inovasi yang dapat mendunia. Jurus Scribus, merupakan salah satu contoh inovasi yang pernah saya buat. Karena setelah melakukan pencarian di google, saya belum menemukan sebuah tutorial penggunaan scribus berbahasa Indonesia. Padahal sudah cukup banyak perusahaan yang menggunakan Scribus. Karena belum ada saya buat sebuah e-book bernama Jurus Scribus yang berisi pengenalan dasar tool scribus dalam bahasa Indonesia. Ini merupakan hal yang kecil, namun saya percaya dengan hal yang kecil akan menjadi hal yang besar. Karena semua hal besar juga terlahir dari hal yang kecil.

Dengan banyaknya tutorial berbahasa Indonesia yang berkualitas, kita tidak bergantung dengan tutorial-tutorial berbahasa inggris dari luar negeri. Karena tutorial dari dalam negeri dapat bersaing dengan tutorial dari luar negeri. Apalagi buat pemula biasanya malas untuk belajar dari tutorial berbahasa Inggris, lantaran kurang mahir dalam membaca step by step dalam bahasa Inggris dan enggan mencarinya dalam kamus meski saat ini sudah disediakan kamus online dari google yang sudah lebih baik dari yang sebelumnya.

Tulisan ini sebenarnya merupakan keisengan dalam mengikuti lomba blog yang diadakan compfest 2011, bagi siapa saja yang ingin ikut silakan mendaftar karena gratis. Dengan mengikuti lomba tersebut kita dapat mengetahui seberapa bagus tulisan kita, jika memang sudah bagus tidak menutup kemungkinan kita akan menang, namun jangan pernah bertujuan untuk mendapatkan hadiah, karena dengan niat begitu terkadang kita malah gagal. Saya sendiri hanya berniat share, itung-itung iseng-iseng berhadiah lah :D

Mari ciptakan inovasi untuk kemandirian bangsa, seperti kata Bung Karno, berdiri diatas kaki sendiri!

You Might Also Like

2 comments

  1. Yaa , sampean betul ..
    anak muda itu memang waktunya berkarya !
    Maju terus ! :D

    BalasHapus
  2. Banyak hal sepele yang sebenarnya juga termasuk karya. Namun banyak yang terlalu meremehkan sehingga tidak menjadi sebuah karya

    BalasHapus

Komentar spam enggak bakal aku approve lho. Gunakan nama asli bukan keyword :p

Facebook

Subscribe