Antisipasi Kemungkinan File Terhapus dengan Recovery Software

Senin, Agustus 01, 2011 4 Comments A+ a-

Image by ricardomaia
Tak terasa sudah memasuki bulan Ramadhan lagi, tahun ini hari pertama Ramadhan bertepatan dengan ulang tahun Blender Indonesia yang kedua. Masih teringat sharing dan doa bersama malam ulang tahun Blender Indonesia di Jogja tahun lalu.

Ramadhan tahun ini sangat berbeda dengan tahun lalu, dimana tahun lalu saya berada di perantauan, yaitu Jogjakarta. Teringat juga sebuah insiden kecil pada Ramadhan tahun lalu, yaitu terformatnya salah satu partisi yang berisi semua data saya.

Sehingga membuat saya harus mencari alternatif agar tak terulang lagi, salah satunya dengan memanfaatkan file sharing. Selain file sharing, ada satu alternatif lagi yang bisa digunakan, yaitu dengan memanfaatkan recovery software.
Selain back up data yang berkala, adanya software seperti ini sangatlah penting untuk menjaga segala kemungkinan yang terjadi. Jadi tidak ada salahnya mempersiapkannya terlebih dahulu, seperti kata pepatah sedia payung sebelum hujan.
Ketika hardisk saya terformat, saya tidak pernah memperkirakan hal tersebut. Yang ada tinggal penyesalan dan segera mencari software recovery untuk menyelamatkan semua data berharga, namun yang terselamatkan hanyalah file video dan foto. Saya pun harus merelakan semua data yang telah hilang. Beruntung saat itu ada koneksi internet, jika tidak ada bagaimana bisa mencari sebuah solusi? Jadi selagi connect internet, persiapkanlah hal tersebut. Hanya untuk jaga-jaga saja.

Saya yakin, semua sistem operasi sistem memiliki software recovery. Ubuntu memiliki banyak software yang bisa dijalankan dengan terminal untuk melakukan recovery, seperti photorec, testdisk dll. Untuk windows dan Mac pun banyak bertebaran di internet.


Seorang pemuda di kota kecil yang sudah kecanduan dengan Internet. Suka nulis hal hal ringan tentang kegiatan sehari-hari yang penuh pencitraan, namun enggak nyangkal juga kalau beberapa ada yang bermanfaat buat orang lain :D

4 comments

Write comments
Afandi Sido
AUTHOR
3 Agustus 2011 05.25 delete

bermanfaat ni Mas Pandu. sy jg sering ksel kalo data2 hilang cm karena eror dikit. lum tau cra recovery-nya.

klo skrg sya pake software recovery outsource tp bajakan.. masih ada risiko ngga?

:D

Reply
avatar
3 Agustus 2011 06.02 delete

masih beresiko sih mas, karena software recovery tak bisa mengembalikan 100% file yang hilang, jadi lebih amannya kita back up data secara berkala, entah itu di flashdisk, hardisk portable maupun file hosting yang kini banyak tersedia di internet, gratis pula.

Reply
avatar
Afandi Sido
AUTHOR
3 Agustus 2011 15.28 delete

klo data2 rahasia sebaiknya ngga ditaruh di hosting kan? bisa dibuka orang lain?

Reply
avatar
3 Agustus 2011 21.29 delete

untuk data pribadi sebaiknya memang tak ditaruh di hosting meski beberapa hosting menyediakan fitur private yang mana kita bisa mengatur siapa saja yg bisa mengaksesnya, namun sebagai sebuah antisipasi untuk data2 rahasia memang disimpan secara mandiri dan offline

Reply
avatar

Komentar spam enggak bakal aku approve lho. Gunakan nama asli bukan keyword :p