Antisipasi Kemungkinan File Terhapus dengan Recovery Software

Image by ricardomaia
Tak terasa sudah memasuki bulan Ramadhan lagi, tahun ini hari pertama Ramadhan bertepatan dengan ulang tahun Blender Indonesia yang kedua. Masih teringat sharing dan doa bersama malam ulang tahun Blender Indonesia di Jogja tahun lalu.

Ramadhan tahun ini sangat berbeda dengan tahun lalu, dimana tahun lalu saya berada di perantauan, yaitu Jogjakarta. Teringat juga sebuah insiden kecil pada Ramadhan tahun lalu, yaitu terformatnya salah satu partisi yang berisi semua data saya.

Sehingga membuat saya harus mencari alternatif agar tak terulang lagi, salah satunya dengan memanfaatkan file sharing. Selain file sharing, ada satu alternatif lagi yang bisa digunakan, yaitu dengan memanfaatkan recovery software.
Selain back up data yang berkala, adanya software seperti ini sangatlah penting untuk menjaga segala kemungkinan yang terjadi. Jadi tidak ada salahnya mempersiapkannya terlebih dahulu, seperti kata pepatah sedia payung sebelum hujan.
Ketika hardisk saya terformat, saya tidak pernah memperkirakan hal tersebut. Yang ada tinggal penyesalan dan segera mencari software recovery untuk menyelamatkan semua data berharga, namun yang terselamatkan hanyalah file video dan foto. Saya pun harus merelakan semua data yang telah hilang. Beruntung saat itu ada koneksi internet, jika tidak ada bagaimana bisa mencari sebuah solusi? Jadi selagi connect internet, persiapkanlah hal tersebut. Hanya untuk jaga-jaga saja.

Saya yakin, semua sistem operasi sistem memiliki software recovery. Ubuntu memiliki banyak software yang bisa dijalankan dengan terminal untuk melakukan recovery, seperti photorec, testdisk dll. Untuk windows dan Mac pun banyak bertebaran di internet.
Share on Google Plus

Pandu Aji Wirawan

Seorang pria tanpa pekerjaan dan tempat tinggal tetap yang menurut KBBI disebut gelandangan. Gelandang merdeka yang suka menulis tentang apapun yang diinginkan. Ada pertanyaan? Kirim email ke admin@panduaji.net atau isi form kontak
    Blogger Comment
    Facebook Comment

4 komentar:

  1. bermanfaat ni Mas Pandu. sy jg sering ksel kalo data2 hilang cm karena eror dikit. lum tau cra recovery-nya.

    klo skrg sya pake software recovery outsource tp bajakan.. masih ada risiko ngga?

    :D

    BalasHapus
  2. masih beresiko sih mas, karena software recovery tak bisa mengembalikan 100% file yang hilang, jadi lebih amannya kita back up data secara berkala, entah itu di flashdisk, hardisk portable maupun file hosting yang kini banyak tersedia di internet, gratis pula.

    BalasHapus
  3. klo data2 rahasia sebaiknya ngga ditaruh di hosting kan? bisa dibuka orang lain?

    BalasHapus
  4. untuk data pribadi sebaiknya memang tak ditaruh di hosting meski beberapa hosting menyediakan fitur private yang mana kita bisa mengatur siapa saja yg bisa mengaksesnya, namun sebagai sebuah antisipasi untuk data2 rahasia memang disimpan secara mandiri dan offline

    BalasHapus

Silakan berkomentar dengan baik, jangan menggunakan nama sebagai keyword backlink. Saya anggap itu sebagai SPAM. Apabila dalam komentar mengandung link yang tidak berhubungan dengan tulisan, akan saya hapus