Browsing "Older Posts"

Ipanel Online ~ Ikut Survey Dapat Dollar

Pada tulisan kali ini saya ingin sedikit share tentang salah satu sumber penghasilan saya. Mungkin para pembaca dapat mengikuti saya, sehingga tidak sampai berkarya karena UANG. Jika kita berkarya karena uang, karya kita tidak akan jauh lebih baik dari nilai uang tersebut

Ipanel Online merupakan salah satu badan survey internasional yang kini telah membuka cabang di Indonesia. Sehingga kita dapat membantu mereka untuk mengetahui kondisi pasar di Indonesia. Dengan niat membantu mereka, kita diberi imbalan uang berupa dollar yang pembayarannya melalui paypal.

Saya sendiri sudah bergabung dengan Ipanel Online 1 minggu, kini sudah mendapatkan imbalan uang berupa $2,3. Cukup login sehari satu kali dan mengikuti survey yang disediakan untuk kita. 

Ini bisa dibilang santai, tugas kita disini cuma mengikuti survey, jangan buat kebohongan saat melakukan survey, jadilah orang yang jujur. Untuk menjadi anggota disini cukup mudah, yaitu dengan mengisi formulir pendaftaran di ipanel online. Setelah itu buka email yang didaftarkan dan tekan link aktivasi dalam email tersebut untuk mengaktifkan account kita.

Setelah aktivasi kita baru bisa login dan untuk mengikuti survey. Kita harus menunggu sekitar 1hari, karena perlu penyesuaian survey dengan data diri yang kita masukkan. Selama penantian survey, kita dapat mengikuti interaktif survey dengan imbalan yang tidak begitu banyak. Tapi tidak ada salahnya jika ingin menambah poin.

Poin untuk masing-masing survey berbeda-beda. Antara 0 - 1000an. Untuk poin sebesar 220, maka dapat kita tukarkan dengan uang sebesar 20rb yang kemudian di kurs ke dollar untuk dikirim ke paypal. Sedangkan untuk 520poin dapat ditukarkan dengan uang sebesar 50rb dan untuk 1020poin kita dapat tukarkan dengan uang 100rb.

Kemarin karena poin saya sudah mencukupi untuk ditukarkan, saya putuskan untuk iseng menukarkannya dengan uang. 2 hari setelah penukaran saldo saya di paypal langsung bertambah.


Jika kamu mendaftar melalui link ini, kamu telah membantu saya mendapatkan 10 poin. Jadi jika ingin bergabung, silakan daftar lewat link ini ya. Karena ini termasuk freelance job, yaitu mengisi survey. Tidak ada unsur paksaan untuk mengisi survey, boleh kapan saja. Sehingga bisa jadi alternatif pekerjaan buat mereka yang mencari pekerjaan freelance.
Selasa, 31 Mei 2011

Install Ubuntu Tweak di Ubuntu 11.04

Ubuntu Tweak merupakan salah satu aplikasi yang digunakan untuk mengkonfigurasi ubuntu. Ubuntu Tweak memungkinkan kita untuk mengkonfigurasi ubuntu dengan GUI (Graphic User Interface), sehingga bisa dengan mudah melakukan konfigurasi daripada melalui terminal dengan beberapa perintah yang kurang saya mengerti.

Berikut step by step melakukan instalasi ubuntu tweak di Ubuntu 11.04
  • Buka Ubuntu Software Center yang secara default sudah disediakan pada sidebar Unity.
ubuntu software center
  • Edit > Software Source > Other Software > Add > Pada APT line isi : ppa:tualarix/ppa > Add Source > Close.
add repository
  • Ubuntu Software Center secara otomatis akan update list repository, setelah selesai ketik ubuntu-tweak pada search akan muncul paket ubuntu tweak yang bisa diinstall.
install ubuntu-tweak
Selain melalui Ubuntu Software Center, kita dapat melakukannya lewat terminal. Berikut perintah yang harus diketik pada terminal untuk instalasi ubuntu tweak.
  • Buka terminal (Ctrl Alt T)
  • sudo add-apt-repository ppa:tualatrix/ppa
  • sudo apt-get update
  • sudo apt-get install ubuntu-tweak
Sumber: http://www.liberiangeek.net/2011/03/install-ubuntu-tweak-ubuntu-11-04-natty-narwhal
Jumat, 27 Mei 2011

Reconstructor, Tool Remastering Ubuntu

start up reconstructor
Remastering, mungkin menjadi sebuah tugas untuk teman-teman yang kuliah di UNESA. Karena beberapa teman saya yang biasanya tidak pernah sms malah sms berkali-kali menanyakan hal tersebut. Saya share sedikit pengetahuan saya tentang remastering. Mungkin jika ada yang salah mohon untuk dibenarkan.

Remastering, istilah yang saya artikan sebagai sebuah bentuk pendistribusian ulang ubuntu dalam kemasan baru. Seperti yang telah kita ketahui bersama ubuntu memiliki banyak sekali turunan seperti ubuntu studio, ubuntu ultimate, ubuntu sabilly. Saya pikir itu merupakan sebuah hasil dari remastering ubuntu yang sudah dikerjakan oleh komunitas yang luar biasa.

Reconstructor, merupakan salah satu software untuk remastering yang saya rekomendasikan ke teman saya. Karena setelah membaca dari beberapa sumber, reconstructor merupakan salah satu software paling user friendly dibandingkan software untuk remastering lainnya.


Untuk mendownload secara gratis softwarenya bisa kunjungi 4shared. Saya dapatkan link tersebut dari sebuah ebook untuk remastering ubuntu yang diberikan oleh teman. Ebook tersebut merupakan tulisan dari Wahyu Agung. Saya sendiri kurang tahu dimana downloadnya. Silakan googling sendiri ya :D.


Silakan coba otak-atik reconstructor untuk lebih lanjutnya, karena saya masih sedikit kebingungan dengan beberapa istilah didalamnya. Semoga Reconstructor bisa membantu kalian untuk membuath sebuah distro linux versi kalian sendiri.


Semoga bermanfaat.
Rabu, 25 Mei 2011

Install Blender 2.5 Via Terminal Ubuntu 11.04

Setelah sekian lama, akhirnya Blender 2.5 telah dirilis menjadi stable version pada versi 2.57b. Kita dapat download installer maupun portabelnya di situs blender[dot]org. Saya merupakan pengguna ubuntu 11.04. Bagi saya, salah satu kelebihan dari ubuntu yaitu, kita dapat melakukan instalasi dengan mudah melalui ubuntu software center maupun terminal. Ketika saya coba install Blender 2.5 melalui terminal dengan perintah sudo apt-get install blender, yang terjadi adalah instalasi Blender versi 2.49b.

Setelah mencoba googling akhirnya saya dapatkan cara untuk melakukan instalasi Blender 2.5 melalui terminal. Berikut step by stepnya.
  • Buka terminal (Ctrl + Alt + T)
  • Ketik sudo add-apt-repository ppa:cheleb/blender-svn
  • Masukkan password
add repository
  • Ketik sudo apt-get update ~ tunggu hingga proses update list repositori selesai
  • Ketik sudo apt-get install blender
  • Tekan Y dan Enter untuk menyetujuinya ~ Tunggu hingga proses download dan install selesai.
    install blender
    Setelah proses download dan instalasi berhasil, selamat menikmati Blender versi 2.57b :).
    Referensi: http://blog.scrapperduncan.com/2011/05/17/how-to-install-blender-2-5-2-57b-on-ubuntu-11-04-the-natty-narwhal 
    Senin, 23 Mei 2011

    Jangan Harap CD Ubuntu Gratis dari Canonical Lagi

    Pemberitahuan resmi shipit ditutup
    Sebenernya tulisan ini sudah ingin saya tulis beberapa waktu yang lalu, namun saya baru ingat har ini. Meski berita ini sudah lama menjadi pembicaraan di ranah dunia maya tidak ada salahnya jika saya menulisnya lagi. Siapa tahu ada yang belum mengetahui berita ini.

    shipit.ubuntu.com merupakan sebuah sub situs dari ubuntu yang menerima request CD Installer ubuntu langsung dari canonical. Para user bisa mendapatkan CD secara gratis, namun belum lama ini ubuntu telah menghentikan shipit, sehingga user tidak bisa mendapatkan CD Ubuntu dari canonical secara gratis.

    Mungkin karena banyaknya pengguna ubuntu yang request CD gratisan dan tidak diimbangi dengan donasi yang masuk sehingga memaksa mereka untuk menutupnya. Padahal saya sendiri baru request satu kali dan mendapat 10 CD Ubuntu 10.04 Lucid Lynx.

    Untuk mendapatkan ubuntu, kita hanya perlu mendownload secara gratis (bayar internet aja kalau langganan) atau membeli CD Ubuntu melalui Canonical shop. Mungkin itu sedikit yang bisa saya share pada kesempatan kali ini, jadi jangan harap bisa mendapatkan CD gratis dari Canonical melalui shipit ya
    Jumat, 20 Mei 2011

    Wacom Plug and Play on Ubuntu 11.04?


    Wacom Plug and Play on Ubuntu 11.04?


    bamboo pen tablet ~ wacom
    Mumpung ada wacom pinjaman, tidak ada salahnya dipergunakan untuk instalasi driver di Ubuntu 11.04 yang baru saya fresh install. Supaya suatu saat ketika saya membutuhkan wacom tinggal tancepin aja usbnya dan sudah bisa digunakan.

    Namun saya kaget, ketika saya tancapkan usb wacom di laptop dan ternyata wacom sudah dapat digunakan sebagaimana yang pernah saya lakukan di Lucid, padahal saya belum menginstall driver untuk wacom.
    Yang menjadi pertanyaan apakah memang wacom kini sudah plug and play di linux atau memang cuma tak sengaja saya sudah menginstall paket-paket yang dibutuhkan oleh wacom dengan menginstall beberapa software graphic di Ubuntu.

    Saya sendiri kurang tahu, mungkin ada yang mengalami hal yang serupa? Padahal awalnya saya ingin menuliskan tutorial instalasi wacom di Ubuntu 11.04, namun ketika USB di tancapkan sudah bisa digunakan. Mungkin bisa dicoba pada ubuntu 11.04 masing-masing, apakah mengalami hal serupa seperti yang saya alami?
    Kamis, 19 Mei 2011

    Komunitas Blender Indonesia

    Blender, merupakan salah satu software yang kini sedang naik daun, khususnya di Indonesia. Mungkin saat ini sudah banyak para pengguna Blender di Indonesia, baik untuk yang profesional maupun yang masih penasaran apa itu Blender. Pengenalan Blender tidak lepas dari sebuah komunitas Blender Indonesia yang berdiri hampir 2 tahun ini. Yaitu Komunitas Blender Indonesia yang lebih dikenal sebagai FBI (Forum Blender Indonesia)

    Komunitas yang di prakarsai oleh Hiza Ro yang biasa dipanggil kapten ini terbukti ampuh dalam menyebarkan virus-virus Blender di Indonesia, bahkan bukan hanya virus Blender tetapi juga virus-virus Open Source.

    Anggota Komunitas Blender Indonesia lebih akrab dengan panggilan Blender Army. Blender Army berasal dari berbagai macam tingkat usia, golongan dan pekerjaan. Ada yang dari Batam, Jakarta, Bandung, Jogja, Semarang, Madiun, Surabaya dan masih banyak lagi daerah di Indonesia. Selain berasal dari berbagai daerah juga memiliki berbagai macam profesi, mulai dari seorang animator, pelajar bahkan dosen jurusan akutansi.
    Jika berminat untuk belajar Blender silakan bergabung bersama Blender Army di http://blenderindonesia.org/forum/. Together we can :)

    Rabu, 18 Mei 2011

    Menambahkan Aplikasi ke Launcher UNITY

    Secara default ubuntu 11.04 dilengkapi launcher atau sidebar yang berada di sebelah kiri. Launcher bawaan unity ini bisa disebut sebuah shorcut icon dari aplikasi yang ingin kita akses dengan cepat.

    Ketika kita berada di desktop, launcher akan selalu tampak pada sidebar bagian kiri, namun ketika kita mulai menjalankan sebuah aplikasi, launcher akan secara otomatis tersembunyi. Untuk memunculkan launcher yang tersembunyi kita cukup arahkan kursor menuju sidebar kiri, dan muncullah launcher.

    Untuk menambahkan aplikasi pada launcher cukup mudah, yaitu tinggal drag and drop icon aplikasi. Berikut step by stepnya.
    1. Tekan windows untuk memilih aplikasi yang ingin ditambahkan pada launcher (misal terminal)
    2. Drag and drop icon terminal di launcher. Letakkan sesuai dengan selera, maka dengan otomatis terminal akan muncul di launcher 
      Selasa, 17 Mei 2011

      Klub IT SMK Negeri 1 Surabaya

      share siswa multimedia img by rifky
      Hari selasa tanggal 17 Mei merupakan hari libur nasional lantaran hari raya waisak. Meskipun begitu tampak aktivitas di SMK Negeri 1 Surabaya. Saya sendiri turut hadir dalam salah satu acara yang berlangsung pada hari libur tersebut.

      Memang bukan dalam rangka belajar mengajar, kumpul alumni. Melainkan dalam sebuah komunitas yang bernama Klub IT. Sebuah revolusi dari gerakan bawah tanah yang pernah aku ikuti yaitu JC of SMK Negeri 1 Surabaya.

      Kini gerakan bawah tanah ilegal yang diawali oleh angkatanku menjadi sebuah organisasi legal sekolah yang termasuk dalam kategori eskul. Seperti dulu, saat ini eskul IT diikuti oleh beberapa siswa pilihan dari jurusan Multimedia, Rekayasa Perangkat Lunak dan Teknik Komputer Jaringan. 

      Berhubung mendapatkan undangan dari Pak Lukman selaku pembinanya, saya ikut hadir meramaikan acara tersebut. Pada pertemua ini kita cuma sharing tentang masing-masing jurusan. Selain share pengalaman setelah lulus kepada semua peserta, saya juga share lebih mendalam tentang animasi bersama para siswa jurusan Multimedia.

      Diharapkan dengan aktifnya eskul ini, bisa memberikan pengetahuan yang lebih kepada mereka yang benar-benar niat untuk mengikutinya sehingga setelah lulus mereka memiliki kemampuan yang lebih dibandingkan teman-teman mereka kebanyakan, dan memiliki sebuah produk unggulan.

      Untuk jurusan Multimedia sendiri fokus ke animasi yang berbasis Blender. Sedikit motivasi berdasarkan pengalaman yang telah saya peroleh selama ini semoga membuat mereka semakin 'terbakar' semangatnya. Sukses buat Klub IT.

      Ubuntu 11.04 Review Part I

      Ubuntu 11.04 rilis beberapa waktu yang lalu, dan saya pun sudah menginstallnya pada laptop. Unity merupakan sebuah teknologi yang disisipkan pada ubuntu versi ini, setelah sebelumnya sudah berhasil disisipkan di netbook edition.

      Pada tulisan kali ini saya ingin share sedikit shortcut untuk melakukan switcher dan model switchernya. Berikut shorcut switcher yang sering saya gunakan dalam menggunakan Ubuntu 11.04 ini.


      Windows Button
      Entah kenapa hampir semua keyboard dilengkapi dengan logo windows, saya sendiri sulit menyebutkan nama tombolnya. Karena ada beberapa yang menyebutnnya dengan tombol super. Namun biar mudah kita sebut saja tombol windows karena tombol tersebut bergambar logo windows.
      new menu
      Mungkin itu bukan termasuk switcher, namun tampilan menu baru yang menggantikan drop down menu pada versi ini. Untuk menjalankan aplikasi kita cukup mengetikkan nama aplikasi yang ingin kita jalankan.


      Hold Windows Button
      Tekan dan tahan tombol windows untuk memunculkan sidebar menu yang disediakan oleh Unity. Dengan menahan tanda windows kita dapat langsung menekan angka maupun tulisan yang muncul pada icon untuk membuka aplikasi yang bersangkutan. Selain digunakan untuk memilih aplikasi yang sedang berjalan, shorcut ini juga digunakan untuk menjalankan aplikasi yang kita pasang di sidebar menu.

      Swicher Sidebar
      Pada contoh gambar diatas, setelah menahan tombol windows dan kita tekan angka 2 maka secara otomatis kita akan membuka aplikasi firefox yang merupakan sebuah web browser.


      Alt TAB
      Fungsi kali ini digunakan untuk swich aplikasi yang sedang kita jalankan (multitasking). Shorcut ini juga berlaku untuk ubuntu versi sebelumnya.
      Switch 
      Semoga sedikit share saya bermanfaat. maaf jika tulisannya kurang bagus. Salam
      Rabu, 11 Mei 2011

      Booting Live USB Error

      Ubuntu 11.04 sudah rilis beberapa minggu yang lalu. Sudah banyak yang mencoba dan menginstall untuk menggantikan ubuntu yang lama, seperti yang telah saya lakukan. Sekarang saya menggunakan Ubuntu 11.04 menggantikan Ubuntu Lucid yang rusak ketika selesai saya upgrade ke Maverick. Akhirnya saya memilih Fresh Install

      Saya melakukan fresh install dengan memanfaatkan fitur live usb yang bisa digunakan, sehingga saya dapat online sambil melakukan instalasi. Ada sebuah kejadian yang awalnya menghambat saya untuk melakukan instalasi menggunakan live usb.

      Saya membuat live USB menggunakan USB Disk Creator yang ada di linux mint Isdora, namun ketika saya sudah install ISO Ubuntu 11.04 di USB Flashdisk dan saya booting ternyata muncul pesan error. Saya agak lupa pesannya, intinya ada konfigurasi yang salah pada Live USB saya. Saya beranggapan mungkin ini karena saya menggunakan USB Disk Creator dari Linux Mint.

      Akhirnya dugaan saya tersebut salah, ketika di facebook si Kuro memberi informasi kepada saya untuk menghapus tulisan UI di file syslinux.cfg. Seteleh hal tersebut saya lakukan, saya bisa booting dan melakukan instalasi menggunakan live USB. Terima kasih Kuro buat informasinya

      Delete tulisan UI


      Senin, 09 Mei 2011

      Phatch ~ Photo Batch Processor untuk editing foto secara massal

      Saya termasuk seseorang yang suka sekali dengan wisata, apalag ke tempat-tempat yang berpotensi untuk dijadikan tempat wisata namun belum terjamah banyak orang. Ada kebanggaan tersendiri bisa datang ke tempat yang masih "Perawan" itu. Karena masih banyak yang belum mengetahui potensi tempat itu, dan mereka yang belum mengetahui hanya bisa berdecak kagum ingin ikut mengunjunginya.

      Tentunya untuk memamerkannya kita perlu mengabadikannya dalam bentuk digital. Entah itu dalam bentuk foto maupun video, agar mudah di share melalui situs jejaring sosial seperti facebook. Tentunya kita bermodal dengan kamera HP maupun dengan kamera digital dengan resolusi yang berbeda-beda.

      Kamera digital yang saya memiliki resolusi 10MP (MegaPixel). Masing-masing gambar yang diambil menggunakan kamera tersebut berukurang 2Mb. Tentu akan sangat berat jika melakukan upload banyak gambar dengan ukuran 2Mb/file. Entah bakal kebuka berapa jam. Kasihan juga yang ingin melihatnya karena harus loading lama untuk membuka image dengan besar file segitu.


      Setelah saya mencoba searching di google, akhirnya saya temukan sebuah software yang bernama Photo Batch Processor yang disingkat Phatch. Dari banyak fitur yang disediakan Phatch saya sering menggunakan fitur resize, dimana kita dapat langsung melakukan resize satu folder secara langsung tanpa perlu meresize satu persatu file seperti jika kita melakukan resize dengan software photo editor seperti GIMP maupun Photoshop.

      Phatch merupakan software open source yang dapat didownload secara gratis dan tersedia untuk Linux, Mac OS dan Windows. Bagi pengguna ubuntu dan turunannya cukup mengetikkan sudo apt-get install phatch  pada terminal untuk melakukan instalasi. Sedangkan untuk pengguna operasi sistem yang lain silakan menujud download page dari Phatch

      Intinya phatch dapat digunakan untuk melakukan editing foto secara massal, sehingga membuat waktu kita dalam editing lebih efisien daripada melakukan secara manual. Selain itu Phatch dilengkapi dengan GUI (Graphic User Interface) sehingga lebih mempermudah kita yang suka menggunakan perintah visual daripada harus mengetikkan perintah image magic di terminal.




      Itu sedikit share saya pada postingan kali ini, untuk cara penggunaannya InsyaAllah di postingan selanjutnya. Silakan explore sendiri kehebatan software tersebut. Semoga bermanfaat.


      Berikut situs resmi dari Phatch
      Homepage: http://photobatch.stani.be/
      Downloadpage: http://photobatch.stani.be/download/index.html
      Wikipage: http://photobatch.wikidot.com/
      Selasa, 03 Mei 2011

      The Making of Piandu Released!


      The Making of Piandu, awalnya hendak saya share pada tanggal 12 April lalu dengan terpaksa saya tunda terlebih dahulu. Untuk alasan saya menunda share ebook ini mungkin bisa dibaca pada postingan saya sebelumnya yang berjudul Nasib The Making of Piandu.

      Sebelum membahas tentang ebook tersebut saya ingin ucapkan banyak terima kasih atas semua pihak yang sudah mendukung seperti Mas Hiza yang memberi masukan untuk cover, Icha yang sempat meminjamkan hardware ketika hardware saya mengalami kerusakan, Mbak Gale yang meminjamkan koneksinya untuk melakukan upload e-booknya, dan rekan-rekan lain yang telah berkontribusi entah dalam bentuk komentar, masukan maupun doa.

      Piandu adalah sebuah aplikasi Piano dan Seruling digital yang pernah saya buat dalam rangka mengikuti lomba INAICTA 2010, namun belum berhasil untuk masuk nominasi. Hal tersebut tidak membuat Piandu menjadi sebuah project yang gagal, hal itu terbukti dengan banyaknya orang yang sudah mendownload Piandu. Saat ini lebih dari 1200 orang telah mendownload melalui link yang saya sediakan. Belum lagi mereka yang mengcopy file dari temannya.

      Dengan adanya ebook tutorial step by step ini, saya berharap mereka yang suka dengan Piandu tidak hanya menjadi PENIKMAT aplikasi saja, namun juga mau belajar untuk menjadi PENCIPTA. Tidak perlu takut untuk mencoba membuat Piandu, karena saya jamin tidak menggunakan scripting sama sekali, hanya bermain-main dengan logika yang sudah disediakan Blender Game Engine.

      Dalam sebuah ebook yang tebalnya kurang dari 50 halaman ini saya telah tuliskan tutorial membuat bagian-bagian dari Piandu, seperti splash screen, menu, piano, dll. Selain untuk membuat Piandu, tutorial ini bisa digunakan untuk membuat aplikasi lain, misal dalam membuat sebuah game dengan Blender kita bingung membuat menu game, tutorial yang ada dalam Piandu bisa dipraktekkan untuk project yang lain.

      Saya pilih menggunakan Blender 2.49 karena saat pembuatan Piandu tahun lalu saya menggunakan Blender versi 2.49. Bagi yang ingin membuat aplikasi Piandu dengan Blender 2.5, saya juga sudah membuat beberapa potongan tutorialnya, tinggal mengaplikasikannya pada Blender 2.5.

      Selain tutorial, saya juga tuliskan sejarah singkat terbentuknya Piandu. Mungkin ini kurang penting, namun saya teringat perkataan Bung Karno bahwa Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya. Oleh karena itu saya tuliskan sejarah dari Piandu untuk menghormati mereka yang sudah berkontribusi dalam pembuatan Piandu.

      Bertepatan dengan hari pendidikan nasional, mari kita tuliskan apa yang kita ketahui untuk memajukan pendidikan di Indonesia. Semoga ebook ini bisa bermanfaat bagi mereka yang mau mempelajarinya. Untuk mendownload e book ini bisa langsung download via mediafire dibawah ini.
      Download The Making of Piandu via Mediafire

      Senin, 02 Mei 2011

      Shared IP dalam Ilustrasi

      Shared IP, bagi orang awam tentang komputer mungkin agak bingung. Seperti salah satu teman saya kemarin bertanya tentang hal tersebut pada saya. Dia bertanya tentang maksudnya shared IP, namun IP saja dia juga tidak mengerti. Karena dia anak kos, tiba-tiba aku mendapat sebuah ilustrasi yang InsyaAllah mudah dipahami siapa saja.

      IP sendiri adalah sebuah alamat komputer dalam dunia maya. Gampangannya alamat rumah kita di dunia maya. Dalam kasus video porno yang menjerat beberapa artis terkenal seperti Ariel, Luna Maya dan Cut Tari, polisi dapat menangkap siapa yang melakukan upload video tersebut dari IP.

      Karena ada istilah Shared IP yang dapat digunakan bersama, mungkin saja ada istilah private IP. Saya sendiri kurang mengetahui istilah lawan dari Shared IP, jadi saya bikin sendiri aja istilahnya. hehehe

      Saya ilustrasikan Shared IP di dunia nyata adalah sebuah kos-kosan, dimana satu alamat rumah digunakan oleh banyak orang yang memiliki kepentingan berbeda-beda. Sedangkan Private IP bisa dibilang sebuah rumah pribadi atau sebuah kontrakan yang kita pergunakan sendiri.

      Dalam banyak pendapat, shared IP sangat tidak disarankan untuk membuka situs-situs perbankan, seperti paypal dsb. Lantaran faktor keamanan. Berbeda dengan private IP yang bisa kita gunakan untuk membuka berbagai situs.

      Shared IP memiliki banyak kekurangan, contohnya ketika kita mendownload dari mediafire, setiap IP Address tidak dapat melakukan multiple download (kecuali premium member). Jadi ketika ada orang lain yang memiliki IP sama dengan kita sedang mendownload, kita hanya bisa sabar menunggu. Namanya juga kos kosan antri mau masuk satu kamar mandi. hehehe

      Semoga sedikit ilustrasi saya bermanfaat dan mudah dipahami oleh semua. Salam
      Minggu, 01 Mei 2011