background img

Artikel Terbaru

Cerdas Berjejaring Sosial dengan Gwibber

Banyak orang belum mengetahui kegunaan Gwibber yang secara default sudah terinstall pada operasi sistem ubuntu. Gwibber adalah sebuah software bawaan ubuntu yang digunakan untuk memanage jejaring sosial yang kita miliki. Sehingga kita tidak perlu membuka banyak tab pada browser hanya untuk sekedar browsing social network.

Menurut saya, ini membuat kita tidak kehabisan banyak waktu bermain-main dengan jejaring sosial yang membuat net working kita menjadi not working. Aplikasi ini akan secara otomatis memunculkan notifikasi jika ada teman berkomentar pada sesuatu yang bersangkutan dengan kita.

Berbeda dengan saat kita memanfaatkan browser untuk bermain di jejaring sosial, ketika tidak ada notifikasi kita cenderung mencari-cari hal yang sebenarnya hanya membuang waktu kita. Mungkin ada baiknya bagi para pengguna Ubuntu untuk memanfaatkan aplikasi ini.

Berikut saya terangkan step by step penggunaan Gwibber.
  • Klik pada gambar amplop > pilih Broadcast. Setelah itu akan muncul jendela Broadcast Account. Pilih jejaring sosial yang ingin kita jelajahi menggunakan Gwibber.
Add Social Network to Gwibber
  • Saya coba mengaktifkan facebook. Klik Authorize untuk memberikan akses penuh Gwibber pada profil kita, sehingga kita bisa menjelajahi facebook profile dengan Gwibber.
Authorize with Facebook
  • Masukkan username dan password. Kita bisa aktifkan tanda check yang bertuliskan "Keep me logged in to Gwibber". Hal ini akan memudahkan kita untuk tahap selanjutnya. Ketika kita membuka Gwibber, otomatis akan langsung login ke account kita.
Login Facebook with Gwibber
  • Kita telah berhasil memberikan ijin / authorize facebook dengan Gwibber. Langsung tekan tombol Close
Authorized Succes
  • Kita langsung masuk ke sebuah jendela kosong. Tunggu beberapa sat hingga account jejaring sosial yang kita maksudkan muncul. Meliputi update status, link, foto, dan lainnya.
Facebook on Gwibber
Dengan memanfaatkan Gwibber, selain kita efektif menggunakan waktu, kita juga akan mendapat sebuah keuntungan, yaitu akan hemat kuota. Karena saya menggunakan telkomsel flash dengan kuota 1.5Gb per bulan. Tapi kalau yang menggunakan internet gratis ya silakan saja :D

Bagi yang belum ada Gwibber, bisa download source codenya di situs resmi Gwibber.com. Bagi yang suka ngetik di terminal dan ada koneksi internet, langsung ketik sudo apt-get install gwibber (Ubuntu). Tidak ada versi untuk windows. Semoga bermanfaat :)

Jurus Scribus Versi 2.0!


Jurus Scribus Versi 1.0 Telah didownload sebanyak 555 kali. Setelah sekian lama terbengkalai, sekarang Jurus Scribus versi 2.0 telah saya selesaikan. Mohon maaf atas keterlambatan dalam upload, karena saya belum menemukan waktu yang pas untuk menyebarkan link downloadnya.

Sekarang saya akan share Jurus Scribus versi 2.0. Sesuai permintaan salah seroang rekan, saya sudah melengkapi dalam Jurus Scribus versi 2.0 dengan implementasi proyek. Dalam implementasi tersebut saya membahas step by step menggunakan Scribus untuk melayout sebuah majalan dan sebagainya.

Tidak banyak yang berubah dalam Jurus Scribus versi 2.0 ini, karena saya melanjutkan apa yang sudah saya tuliskan di Jurus Scribus versi 1.0. Bagi yang berminat mendownload ebook publishing, silakan buka tautan di bawah ini

Telkomsel Kompasiana Blogshop Malang

Akhir pekan lalu saya beberapa hari di Kota Malang guna mengikuti acara yang diselenggarakan oleh Kompasiana yang bekerjasama dengan Telkomsel. Worskhop plus seminar yang diadakan di Ollino Garden Hotel Malang ini menarik peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Bukan hanya saya yang berasal dari Luar kota, bahkan ada beberapa yang jauh-jauh dari luar pulau datang dalam acara ini.

Acara ini diisi oleh dua pembicara utama yaitu mas Iskandar Zulkarnaen dan mas mbenk (lupa nama aslinya). Dalam acara ini saya mendapatkan beberapa pengetahuan tentang Citizen Journalism dan kiat-kiat menulis. Saya berharap setelah mengikuti acara tersebut saya bisa segera memperbaiki kualitas tulisan yang saya tulis di Blog saya.

Jam karet sudah membudaya di Indonesia. Banyak peserta yang belum hadir saat jadwal acara dimulai, sehingga dengan sangat terpaksa acara agak mundur. Mungkin ini salah satu kelemahan dari acara yang gratis. Seperti beberapa workshop yang pernah saya ikuti. Peserta tidak memiliki keterikatan, berbeda dengan acara-acara berbayar.

Untuk materi silakan langsung download di slideshare. Mas Iskandar sudah share semua materi di sana. Kita dapat download secara gratis. Pasti banyak yang seneng tuh sama gratisan.

Mas Iskandar lagi presentasi
Oh ya, kelupaan. Selain di Malang, acara ini juga digelar di beberapa kota di Indonesia. Untuk syarat mengikuti acara ini cukup mudah, tinggal mendaftar secara gratis di Kompasiana, lalu registrasi Blogshop dan jangan lupa harus memiliki nomor Telkomsel, karena acara ini disponsori oleh Telkomsel.

kuis
Selain dapat ilmu dan pengetahuan, saya juga mendapat beberapa merchandise dari acara ini, yaitu kaos, goody bag, brosur, makan siang, coffe break, sertifikat (biasanya mahasiswa yang berburu sertifikat gratisan), dan merchandise menarik lainnya yang diundi melalui permainan dan kuis.

Foto Bareng dulu


PTC Baru dengan Bonus Menggiurkan

Pagi ini saya mendapat sebuah link baru untuk PTC (Pay To Click). Intinya kita akan dibayar dengan melihat iklan saja. Daripada bermain-main dengan facebook berjam-jam tak menghasilkan, ada baiknya jika disambi dengan bermain-main PTC. Caranya cukup mudah, kita tinggal melihat iklan yang tersedia.

RGO, sepertinya merupakan salah satu PTC baru, dimana membernya masih kurang dari 5000. Ketika mendaftar saya termasuk pendaftar ke 1400an. Segeralah mendaftar, karena ada bonus spesial untuk 5000 member pendaftar pertama.

Diantaranya adalah premium member selama 3 bulan dan uang $5. Premium member dapat memperoleh maksimal $1 per hari. Dengan melihat 50 iklan. Jika koneksi anda cepat, tidak perlu waktu yang lama untuk mendapatkannya. Dalam 1 bulan bisa dapat penghasilan $30. Lumayan bukan?

Karena ini merupakan PTC internasional, pembayarannya tidak melalui rekening bank lokal yang tersedia di Indonesia. Namun pembayarannya melalui bank dunia maya yang bisa dibuka secara gratis. Saya sendiri membuka rekening dunia maya pada paypal. InsyaAllah saya akan tulis panduan untuk membuat rekening di paypal. Dan itu gratis.

Jika berminat silakan klik banner di bawah ini untuk bergabung dengan RGO



Tips Render Video Pencil

Pencil, merupakan salah satu software open source yang digunakan untuk membuat animasi 2D. Hal ini sudah pernah saya kupas sebelumnya di sini. Pencil termasuk software yang cukup bagus, namun masih banyak yang perlu diperbaiki lagi. Salah satu yang pernah saya alami adalah render video.

Adik saya mendapat sebuah tugas sekolah membuat video iklan layanan masyarakat. Di dalamnya, dia berinisiatif untuk menambahkan animasi 2D meski sederhana. Alhasil dipilihlah pencil sebagai software yang digunakan. Ketika selesai, file tersebut tidak dapat diexport menjadi file video (*.avi). Saya coba berulang kali tetap tidak bisa. Saya sendiri kurang tahu sebabnya, mungkin masih perlu disempurnakan lagi. Namun saya memperoleh sebuah tips untuk mengatasinya.

export image sequence

Pertama-tama export animasi menjadi image sequence. Masukkan image sequence tersebut ke dalam video editor, pada kasus ini saya menggunakan fitur editing video Blender untuk menggabungkannya. Setelah image sequence dimasukkan ke dalam video editor, kini saatnya memasukkan sound / suara ke dalamnya. Setelah itu kita bisa render animasi 2D dan suaranya.

Bawalah Live CD Saat Bepergian

Live CD Ubuntu 11.04
Salah satu keunggulan dari Ubuntu menurut saya adalah Live CDnya. Kita tidak perlu melakukan instalasi untuk menjalankan Operasi Sistemnya, cukup disimpan pada sebuah Flashdisk kita sudah dapat menjalankan sistem operasi ubuntu. Untuk beberapa minggu ini saya sendiri sengaja ke Blitar tanpa membawa laptop yang sudah terinstall ubuntu.

Cukup aneh ketika menggunakan laptop bukan milik sendiri di Blitar yang menggunakan sistem operasi windows, meski di dalamnya sudah terinstall dengan apik software-software open source yang biasanya saya gunakan di laptop.

Beruntung saya sudah membawa flashdisk yang sudah terinstall live cd ubuntu 11.04. Hanya dengan menancapkan flashdisk dan di boot saat start up saya sudah dapat menggunakan sistem operasi ubuntu. Meski saya tidak dapat mengerjakan sesuatu yang berat, namun ini cukup membantu saya untuk tetap connect dengan dunia di luar Blitar, setidaknya tidak membuat pandangan saya mengganjal.

Saya pikir setiap pergi ke suatu tempat tanpa membawa laptop saya perlu membawa flashdisk yang sudah terinstall live cd, sehingga jika pada tempat tujuan tidak tersedia ubuntu, tinggal colokin flashdisk dan di boot.

Kecuali untuk yang biasa ngenet di warnet dengan OS Windows, hal ini sangat tidak disarankan karena menurut logika saya, jika kita menggunakan OS Live CD, kita tidak akan tercatat di billing yang membuat kita tidak perlu membayar biaya ngenet di warnet. Saya sendiri tidak pernah mempraktekan hal ini. Jangan di praktekkan ya, karena sangat merugikan para pengusaha warnet. hehehe.

Jadi bagi yang sudah benar-benar senang menggunakan ubuntu, mungkin bisa membawa ubuntu saat bepergian dalam bentuk live cd. Salam