3 Idiots yang Menginspirasi

Minggu, Maret 17, 2013

3 Idiot merupakan sebuah film India yang sudah cukup lama, sudah pernah juga tayang di stasiun televisi lokal. Menurut Internet Movie Database, film ini rilis pada tahun 2009. Awalnya saya tidak tertarik dengan film ini, karena saya memang tidak terlalu suka dengan film-film India, hingga Mas +Hiza Ro merekomendasikan saya untuk melihat film ini. Karena penasaran akhirnya keturutan juga nonton film ini. Berikut trailernya:



Film ini bercerita tentang dunia pendidikan di salah satu politeknik di India. Tidak jauh berbeda dengan Politeknik tempatku kuliah saat ini, atau mungkin juga berlaku di hampir seluruh perguruan tinggi Indonesia dan negara berkembang di dunia. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari film ini, seperti persahabatan dan pengorbanan.

Banyak orang suka film ini karena humornya yang tidak garing dan sangat menghibur. Saya suka humor, namun yang mendominasi kesukaan saya pada film ini bukan pada humornya, tetapi cara penyajian filmnya sehingga dapat dengan mudah di terima penonton.

  • Cerita yang sederhana dan dekat. Persahabatan, pengorbanan, cinta dan komedi merupakan aliran yang sudah tidak baru lagi, sehingga bisa dibilang tema yang biasa. Namun penyajiannya yang mengambil kehidupan sehari-hari di kebanyakan masyarakat membuat film ini begitu dekat dengan audience. Karena apa yang diceritakan dalam film ini merupakan FAKTA yang ada di masyarakat.
  • Film yang berkarakter. Jika film Indonesia banyak yang syuting di luar negeri hingga diberi cap asli mesir dll. Namun film ini tetap bersahaja dan menarik meski syuting di India. Isu lokal yang belakangan gencar diangkat tertata cukup apik dalam film ini, secara implisit banyak pesan-pesan lokal yang termuat di dalamnya. Salah satunya adalah keinginan ibu Raju untuk memiliki Sari, salah satu pakaian khas India.

    Banyaknya penggunaan baju sari dalam film-film India mampu menghapuskan kesan kuno pakaian adat tersebut, berbeda dengan batik yang jarang dipakai di film-film Indonesia. Karena mungkin dianggap kuno, dan sampai saat ini perlu pemaksaan untuk menggunakannya. baca PNS Wajib Batik
  • Film yang mendidik. Menurut saya, tema utama film ini adalah pendidikan. Namun kesan tersebut berhasil dikaburkan dengan subtema lain yaitu persahabatan, pengorbanan, cinta dan komedi. Seolah-olah pendidikan merupakan pesan yang disampaikan secara implisit
Buar para orang tua dan para remaja terutama yang masih sekolah, saya sarankan untuk menonton film ini. Karena inti dari film ini adalah tentang pendidikan yang sebenarnya. Pertarungan antara sudut realistis dan idealis. Nonton dulu baru komentar. 

Berbeda dengan film-film Indonesia yang kurang menarik, film-film horror dengan bumbu seks, atau komedi yang gak jelas dan sangat tidak penting. Sepertinya film Indonesia sedang bingung mencari karakternya. Padahal banyak sekali yang bisa digali dari keberagaman di Indonesia, seperti yang sudah dilakukan oleh Hanung, Riri Reza, Mira Lesmana, dll. Semoga perfilman Indonesia segera menemukan karakternya. Salam.

You Might Also Like

2 comments

  1. emang keren ni film, mungkin film ini juga yang menginspirasi saya masuk politeknik, walau ternyata kagak bisa dapat temen yang kayak di cerita itu, tapi tak apalah

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya nonton film ini waktu sudah kuliah di politeknik :D. Beberapa kali lihat dapet sudut pandang baru terus

      Hapus

Komentar spam enggak bakal aku approve lho. Gunakan nama asli bukan keyword :p

Facebook

Subscribe