Belajar Membuat Presentasi yang Baik

Jumat, Januari 31, 2014

Presentasi adalah sebuah moment penting untuk memperkenalkan sesuatu kepada siapapun yang hadir dalam acara presentasi, dengan tujuan mereka yang hadir akan lebih mengetahui  tentang apa yang kita presentasikan.

Saya belajar banyak tentang presentasi dari buku "Rahasia Presentasi Steve Jobs" karangan Carmine Gallo. Buku tersebut memberikan wawasan baru kepada saya tentang bagaimana menyusun dan menyampaikan presentasi yang baik dan efektif.

Tidak ada cara yang salah dalam penyampaian presentasi, namun apakah presentasi tersebut efektif? Sangat di sayangkan apabila kita mempresentasikan hal yang tidak dapat menarik keingintahuan para audience. Ini menyebabkan mereka tidak tertarik untuk mengenal lebih jauh tentang apa yang kita presentasikan.

Presentasi bisa jadi sebuah ajang perkenalan pertama tentang sebuah produk, untuk itu buat kesan pertama yang menarik sehingga orang ingin terus menerus tahu tentang apa yang sebenarnya kita perkenalkan. Sehingga perkenalan pertama dapat berlanjut.

Ada beberapa hal yang tidak efektif dan sering sekali saya temui pada presentasi di beberapa tempat.

presentasi yang tidak efektif
presentasi yang tidak efektif
  • Screenshot diatas merupakan salah satu contoh presentasi yang tidak efektif menurut saya.

    Blender adalah software open source yang digunakan untuk modeling, animasi, rendering dan video editing. Selain itu, Blender adalah software open source yang dapat digunakan di berbagai macam operasi sistem...

    Tujuan kita presentasi adalah memperkenalkan produk, bukan meminta audience membaca sendiri teks presentasi. kita yang memperkenalkan, bukan meminta audience untuk berkenalan sendiri dengan produk yang di maksud. Contoh teks diatas adalah hal yang perlu kita ucapkan saat presentasi. Kita bisa efektifkan presentasi tersebut dengan 1 kalimat yang lebih pendek dan efektif yang berupa:

    Blender adalah software powerfull untuk semua operasi sistem.

    Saat slide presentasi menampilakan teks yang sederhana fokus audience tidak lagi ke slide presentasi, tetapi pada kita. Disinilah moment dimana kita harus menjelaskan berbagai pertanyaan yang timbul dari slide yang sudah ditampilkan. Contohnya dimana powerfullnya Blender? Semua sistem operasi itu apa saja? Jelaskan itu! Sehingga pertanyaan audience yang terbentuk dari presentasi kita terjawab.
  • Gunakan bahasa yang sederhana. Sebelum presentasi ada baiknya kita mengenal siapa saja yang akan hadir dalam presentasi kita. Apakah mereka pelajar? pendidik? para doktor? atau yang lain? Jangan sampai bahasa yang kita gunakan untuk presentasi tidak dimengerti oleh audience.

    Contohnya: Saat menjelaskan proses produksi animasi 2D kepada orang awam, jangan gunakan bahasa coloring, compositing, animating, framming, dan istilah keren lainnya. Karena itu percuma, cukup jelaskan dengan cara menggambar satu-satu kemudian di warnai di komputer. Orang awam akan lebih paham cara yang kedua meski tidak tampak keren.
  • Hindari mempresentasikan hal teknis, terutama pada software. Karena tidak efektif dan terkesan buang-buang waktu. Kebanyakan audience datang ke tempat presentasi kita karena mereka belum tahu dan (mungkin) ingin tahu, jadi percuma kalau berbicara layaknya video tutorial berikut

    Jika sudah klik ini, kemudian tekan ini lalu kita geser sedikit. Setelah itu tekan ini...

    Kalau berbicara layaknya video tutorial lebih cocok digunakan saat mengisi workshop. Karena para audience bisa langsung praktek. Kalau presentasi? useless

    Biasanya saya hanya menampilkan screenshot dan fitur unggulan sebuah produk, tidak detail sampai fungsi tool-toolnya. Ada baiknya saat presentasi kita membuat para audience tertarik untuk mencoba, setidaknya dengan mencoba kita sudah berhasil memberikan kesan pertama yang baik kepada audience. Bukankah itu tujuan presentasi kita?
  • Gunakan sedikit gambar yang berhubungan dan menarik bagi audience. Ada yang bilang bahwa sebuah gambar dapat menceritakan ribuan kata. Gambar sudah bisa mewakili apa yang kita presentasikan. Kita tinggal menekankan pada penjelasannya melalui komunikasi verbal
  • Jaga komunikasi 2 arah dengan audience melalui kontak mata atau yang lain, jangan biarkan audience terlelap saat kita sedang presentasi. Karena hal tersebut membuktikan bahwa kita gagal menarik audience untuk mengenal lebih jauh tentang apa yang kita presentasikan.
Sebenarnya masih banyak cara membuat presentasi yang baik, namun belum semua yang ada di buku tersebut bisa saya praktekkan. Saya hanya tulis apa yang sudah saya praktekkan. Jika ingin mencoba sendiri silakan baca bukunya sendiri :D. Kamu bisa beli di toko buku terdekat. Semoga setelah membaca buku itu kamu menguasai cara membuat dan menyampaikan presentasi dengan baik :D

Berikut cover buku rahasia presentasi steve jobs versi bahasa inggris. Tersedia juga versi terjemahan dalam bahasa Indonesia, namun menurut saya ada beberapa penggunaan bahasa yang kurang tepat.

steve jobs presentation
steve jobs presentation
Berikut contoh proses saya belajar membuat presentasi yang baik, belum bagus sih tapi mungkin bisa dijadikan referensi. Karena saya sudah coba menggunakan beberapa poin diatas dalam menyusunnya.


You Might Also Like

0 comments

Komentar spam enggak bakal aku approve lho. Gunakan nama asli bukan keyword :p

Facebook

Subscribe