Perlunya Mengambil Jeda dalam Sekolah

Minggu, Maret 02, 2014

masa sekolah
Beberapa bulan lalu saya membaca sebuah tulisan menarik di huffingtonpost tentang 10 alasan mengambil jeda dalam sekolah formal. Sebenarnya saya sudah pernah menuliskannya sebelumnya di blog ini, tetapi postingan tersebut sirna setelah saya memutuskan untuk kembali menggunakan blogger.

Setelah lulus SMK, saya meninggalkan Surabaya dan pergi merantau di Jogja selama satu tahun. Sebuah pengalaman yang berharga dan mengubah banyak pandangan saya tentang hidup. Selama satu tahun pula saya tidak mengikuti pendidikan formal apapun. Kerja juga setengah2, penting bisa nutupin kebutuhan hidup di sana yang lumayan murah kala itu.

Sekarang saya kembali duduk di bangku sekolah formal mengambil jurusan Multimedia Broadcasting di PENS. Banyak orang yang menyarankan untuk menuntaskan sekaligus kuliahnya. Jangan sampai ada jeda. Kenapa? Banyak orang bilang kalau sudah kerja dan menghasilkan uang sendiri membuat malas sekolah / kuliah. Itu memang benar adanya. Tidak percaya? Coba saja :)

Jeda satu tahun yang saya nikmati di Jogja sebenarnya bukanlah jeda yang direncanakan, karena memang saat itu sebenarnya saya malas kuliah. Karena sebuah keadaan yang terlalu komplek akhirnya saya melanjutkan sekolah formal seteleah dinyatakan di terima di PENS.

Berikut 10 alasan dari huffingtonpost untuk mengambil jeda sekolah selama satu tahun dan menggunakan jeda tersebut untuk bertualang ke tempat yang benar-benar baru.

10 Alasan Mengambil Jeda Sekolah

Memiliki kemampuan lebih baik di kampus

Beberapa orang yang mengambil jeda setahun di bangku kuliah memang memiliki kemampuan yang lebih baik di kampus. Bahkan Universitas Harvard memberikan saran untuk mengambil jeda sebelum melanjutkan kuliah.

Kamu Akan Menyadari Apa yang Kamu Sukai Sebelum Belajar (Formal) Lagi

Coba lihat teman-teman disekitarmu yang saat ini sedang kuliah. Apakah mereka dari awal memang serius menekuni bidang tersebut atau karena diterimanya di jurusan tersebut? Salah seorang teman saya +Fauziah dulu ingin sekali kuliah di kedokteran gigi, namun karena tidak diterima akhirnya sekarang menekuni bidang multimedia bersama saya. Meskipun dia sudah pernah mencoba peruntungan ikut test lagi, sepertinya takdir Nya berkata lain. Dia masih duduk di Jurusan Multimedia Broadcasting hingga saat ini.

Dengan mengambil jeda setahun setidaknya kamu akan mengetahui bidang apa yang benar-benar kamu suka. Ketika kita menyukai sebuah bidang kamu akan suka menjalaninya.

Kamu Akan Menikmati Petulangan Seru

Petualangan Baru dimulai
Petualangan Baru dimulai
Ketika kamu memutuskan untuk mengambil jeda, usiamu sekitar 17 - 18 tahun. Kamu bisa benar-benar menikmati petualangan apabila kamu melakukannya. Tidak ada pekerjaan, pinjaman bank, belum memiliki anak, tidak perlu memikirkan tugas :p dan kamu tidak perlu memikirkan apapun lah. Benar-benar merdeka.

Apabila kamu langsung masuk kuliah setelah sekolah, kamu tidak akan bisa menikmati petualanganmu. Karena kamu harus memikirkan tugas kuliah, jadwal kuliah, tunggakan kuliah dan masih banyak lagi urusan kuliah yang lain.

Kamu Akan Memahami Permasalahan yang Lebih Penting

Sekolah merupakan tempat yang benar-benar menyenangkan. Namun bisa menjadi tempat yang menyedihkan pula. Konflik sosial yang sebenarnya kecil biasanya menimbulkan dampak yang cukup besar. Jika kamu sudah pernah bertualang ke "luar", mungkin kamu dapat melihat permasalahan tersebut dengan sudut pandang yang berbeda. Kamu mungkin akan memahami isu yang lebih besar daripada gagal ketemu gebetan di sebuah acara kampus maupun lupa mengerjakan tugas.

Kamu Akan Lebih Mudah Beradaptasi

Apabila kamu memanfaatkan jeda dengan baik ke tempat yang benar-benar baru, adaptasi bukanlah hal yang terlalu sulit. Karena kamu pernah mengalami hal yang sama. Coba lihat para mahasiswa baru yang berkeliaran. Mereka datang berbondong-bondong dengan seragam yang sama. Ya karena mereka berasal dari sekolah yang sama dan masih saling mengenal. Jika kamu pernah berkeliaran di dunia luar, hal tersebut mungkin akan jarang terjadi.

Karen di tempat baru kamu akan dipaksa untuk beradaptasi dengan masyarakat yang berbeda, dengan kebiasan yang berbeda dan hal hal baru lainnya. Tidak mungkin kan, dalam jangka 1 tahun bertualang kamu tidak memiliki banyak kenalan? Kalau pun itu terjadi, waktu satu tahun yang kamu habiskan benar-benar sangat disayangkan.

Setiap jenjang pendidikan formal yang saya alami telah mengajarkan saya bagaimana beradaptasi dengan lingkungan. Dari SD di Blitar pindah ke SMP Pacitan. Saya tidak mengenal siapapun di sana. Setelah dari SMP di Pacitan ke SMK di Surabaya pun demikian. Tidak ada yang saya kenal sama sekali dan saya benar-benar merasakan dunia baru di setiap jenjangnya.

Kamu Akan Punya Cerita Seru!

Meskipun satu tahun merupakan waktu yang singkat untuk bersenang-senang, kamu akan memiliki banyak sekali cerita yang bisa kamu bagikan ke teman-teman kuliahmu apabila kamu kuliah. Apalagi sebagian besar teman kuliahmu belum pernah merasakan nikmatnya dunia luar, sehingga percaya dengan kata-kata senior tentang dunia kerja yang kejam. Padahal senior yang ngomong-pun belum pernah mencobanya :D. 

Kenapa seru? Karena teman-temanmu mungkin hanya memiliki cerita-cerita tentang masa sekolahnya dulu :D. Seperti dari sekolah mana? Eh kenal ini, itu enggak? dll. Ketika kamu sudah bertualang ke tempat-tempat baru, kamu akan memiliki obrolan lebih dari dari sekolah mana dsb.

Kamu Akan Memiliki Resume yang Lebih Keren

Buku Blender 
Bayangkan apabila kamu bertualang ke tempat-tempat baru dan begabung dalam banyak kegiatan di sana. Kamu akan memiliki resume yang jauh lebih keren daripada menjabat sebagai panitia LDKS sekolah, Ketua Osis dan jabatan-jabatan tingkat sekolahan. 

Apalagi kalau kamu bekerja bekerja di tempat baru. Seperti yang saya lakukan saat jeda setahun. Saya pernah menulis untuk majalah komputer selama beberapa bulan dan menulis sebuah buku yang akhirnya terbit. 

Kamu bisa Mengulang Ketertinggalan di SMK

belajar
Kenapa SMK? Karena saya duduk di bangku SMK. Mungkin waktu pelajaran produktif jurusan kamu tertidur dan tidak tahu, dengan mengambil jeda setahun kamu bisa memperdalam hal tersbeut. Lumayan kan? Siapa tahu kamu jadi lebih ahli dibanding temanmu yang paling ahli waktu duduk di bangku SMK.

Untuk pelajar SMA saya kurang tahu apa yang bisa dikejar, karena menurut bayangan saya yang ada di SMA hanyalah pelajaran-pelajaran yang bersifat teori kecuali olahraga dan komputer. Mungkin bisa digunakan untuk memperdalam hal-hal yang disukai melalui kursus atau magang.

Kamu Punya Waktu untuk Berfikir

Dengan bertualang kamu akan memiliki waktu untuk befikir. Apakah kamu benar-benar membutuhkan yang namanya kuliah? Apakah hal yang kamu inginkakn bisa tercapai melalui jalur pendidikan formal? Atau ada pertanyaan-pertanyaan lain yang berhubungan dengan keputusan yang ingin kamu ambil. Seperti kuliah apa yang sebenarnya saya inginkan?

Kamu Akan Memiliki Teman Baru

Teman baru di Open Studio
Teman baru di Open Studio

Masa sih selama setahun bertualang kita tidak berinteraksi sama sekali dengan orang-orang baru? Dengan bertualang di tempat baru kita akan berinteraksi dengan orang-orang baru. Jadikanlah mereka temanmu! 

Saya kaget ketika ke Jogja dan melewati daerah tempat tinggal saya dulu. Penjaga warung angkringan yang notabene jarang saya singgahi pun masih ingat kepada saya waktu ketemu di jalan. Padahal nama sama-sama tidak tahu :D. Sekarang kalau ke jogja saya sering mampir angkringannya dan orangnya pun masih ingat saya.

Beberapa bulan lalu saya membaca sebuah artikel entah dimana saya lupa tentang belajar. Isinya kurang lebih seperti ini
Apabila kamu belajar hanya dari buku saja, maka pengetahuan yang kamu dapatkan hanya sebatas buku yang kamu baca.
Setelah mencoba memahaminya saya setuju dengan quote tersebut. Samudera yang luas pun tidak bisa menampung seluruh ilmu, apalagi hanya buku?

Saya pikir quote ini juga berlaku untuk sekolah. Apabila kamu cuma belajar di sekolah, ya sebatas sekolah itu pula apa yang kamu ketahui! Padahal banyak pengetahuan dan ilmu yang tidak akan kamu dapatkan di sekolah.

Jika kamu ingin terjun dalam sebuah bidang, jangan cuma sekolah! Benar-benarlah terjun di bidang tersebut di dunia nyata supaya kamu benar-benar tahu realitas dunia yang kamu ketahui. Karena buku adalah masa lalu. sedangkan semua hal berubah. Entah itu lebih baik maupun lebih buruk.

Tulisan ini merupakan opini pribadi, siapa tahu ada yang mengalami hal yang sama dengan apa yang saya alami. 

You Might Also Like

4 comments

  1. menginspirasi sekali artikelnya bro, apalagi untuk mahasiswa akhir yang sedang dalam masa "jeda" mengerjakan skripsi.. *jiaah

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama, saya juga mahasiswa tingkat akhir yang sedang tugas akhir. haha
      Pengen cepet kelar, lulus dan kembali bertualang :D

      Hapus
  2. wah wah.. kisahnya menarik
    salam mahasiswa PENS :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. PENS-ITS apa PENS tok :p ? wkwkwk :-d

      Salam kenal juga

      Hapus

Komentar spam enggak bakal aku approve lho. Gunakan nama asli bukan keyword :p

Facebook

Subscribe