Selamat Pagi Soge, Kowang, dan Watu Bale di Pacitan

Kamis, Juli 23, 2015

Beberapa waktu lalu aku mudik ke Pacitan dan stay selama satu minggu, karena bertepatan dengan peringatan 100 hariannya nenek nenek. Sekaligus menunggu momen lebaran di Pacitan yang mungkin tahun depan enggak aku rasakan lagi.

Selama seminggu di Pacitan, aku sempatkan untuk jalan-jalan di daerah sana. Memang sih enggak banyak yang aku kunjungi karena kalau puasa bawaannya males aja. Kebetulan JLS enggak terlalu jauh dari rumah, jadi setelah sahur aku memutuskan untuk menikmati sunrise di kawasan JLS.

Mentari diantara Kabut

Udara diluar sangatlah dingin, aku berangkat dari rumah menuju JLS sekitar pukul 5 pagi. Suasana juga masih bisa dibilang cukup gelap. Setelah mekaukan perjalanan sekitar 10 menit, akhirnya tiba di JLS dengan pemandangan pantai soge yang berada tidak jauh dari jalan raya.

Ternyata cuaca tak begitu mendukung untuk menikmati sunrise pagi itu. Selain kabut yang cukup tebal, awan mendung menyembunyikan sang mentari yang samar-samar terlihat. Karena pemandangan tidak begitu bagus pagi itu, akhirnya kuputuskan untuk menikmati di jembatan soge yang menjadi tempat nongkrong para pemuda. Pemandangannya lumayan juga sih. 

Sunrise diantara Kabut
Sunrise diantara Kabut
Setelah menikmati sunrise yang tak kunjung cerah akhirnya kuputuskan untuk kembali ke rumah. Ketika perjalanan cuaca mulai cerah akhirnya kuputuskan untuk putar balik lagi mencari posisi yang sekiranya mendapatkan view yang lumayan keren. Akhirnya kuabadikan momen ketika matahari mulai tinggi diantara kabut pantai yang memikat. Epic!

Sunrise berkabut di pantai soge
Sunrise berkabut di pantai soge
Setelah kuperhatikan, ternyata munculnya matahari tidak sama dengan bulan Februari lalu. Coba deh baca ceritaku tentang berburu sunrise di JLS Pacitan. Setelah cukup puas menikmati pagi dengan kabut tipis-tipis yang romantis. Aku minta sepupuku untuk menunjukkan jalan destinasi yang keren. Siapa tahu menarik tuk dikunjungi. Karena pulang terlalu pagi itu kurang pantes :D.

Menghangatkan Diri di Pantai Kowang dan Watu Bale

Akhirnya sepupuku menunjukkan jalan ke pantai yang tidak jauh dari pantai Soge. Orang sekitar menyebutnya pantai kowang yang satu lokasi dengan Watu Bale. Jalan menuju pantai ini tidak jauh berbeda dengan pantai umbul waru Blitar yang lumayan. Namun masih lebih gampang dan tidak terlalu jauh dari jalan Raya. Tapi kalau mobil sih, susah buat turun ke bawah.

Matahari sudah mulai tinggi ketika aku sampai di pantai kowang ini. Sebuah pantai yang tidak terlalu luas dan terdapat beberapa perahu nelayan namun ini bukan pantai nelayan. Entah lah. Aku sendiri kurang tahu karena pagi itu tak kutemui seorang pun di sana. 

Sunrise di Pantai Kowang
Sunrise di Pantai Kowang
Setelah cukup hangat, lanjut jalan kaki ke Watu Bale. Watu bale ini seperti semenanjung yang menyuguhkan pemandangan batu karang di laut yang tampak keren ketika terkena ombak besar. Sayangnya, aku enggak berhasil dapat moment ketika ombak besar menerjang karang tersebut. Akhirnya berjemur deh di semenanjung ini supaya enggak kedinginan lagi.

Watu Bale Pacitan
Watu Bale Pacitan
Setelah badan cukup hangat dan matahari sudah mulai tinggi. Sekitar jam delapan pagi aku memutuskan untuk mengajak sepupuku yang masih mengantuk untuk kembali pulang melanjutkan tidurnya yang tertunda gegara aku ajak untuk jalan-jalan :D.

You Might Also Like

0 comments

Komentar spam enggak bakal aku approve lho. Gunakan nama asli bukan keyword :p

Facebook

Subscribe