11 Januari 2018

Jalan Jalan Seru Sambil Menanam Pohon di Pantai Serit Blitar

jalan jalan seru sambil menanam pohon di pantai serit Blitar
Jam menunjukkan pukul 17.00 ketika aku sampai di rumah, sepulang tanggapan di kondangan sebagai juru syuting. Lelah iya, tapi karena sudah terlanjur janji untuk datang di event fun camp and planting bareng sahabatmenanam di pantai serang, tidak ada pilihan lain untuk seorang pria (cieee) selain tetap berangkat.

Setelah menunggu seorang teman yang bakal nemenin bikin video dokumentasi kegiatan tersebut sambl ngecharge dan mindahin data kondangan. Akhirnya aku baru berangkat sekitar pukul 6 sore menuju ke pantai serang Blitar bersama seorang dedek gemes yang bakal jadi host dalam video dokumenetasi. Baca sampai selesai ya untuk video dokumentasinya.

Perjalanan dari Blitar Kota ke Pantai Serang

Pantai serang termasuk salah satu pantai di Blitar yang punya banyak sekali kegiatan, selain itu juga termasuk salah satu pantai di Blitar yang punya akses jalan memadai, bahkan untuk bus besar. Rute utama menuju pantai serang dari Blitar kota antara lain sebagai berikut
  • Dari Blitar Kota ambil arah selatan melalui Kantor Kabupaten Blitar di Kanigoro
  • Dari perempatan Kanigoro ambil jalan ke selatan menuju kawasan Lodoyo / Sutojayan
  • Sesampainya di perempatan lampu merah Lodoyo / Sutojayan ambil arah kiri atau ke timur untuk menuju kawasan panggungrejo.
  • Di pertigaan desa magromulyo ambil kanan menuju Panggungrejo (pertigaan ini ada patung KB 2 anak cukup)
  • Ikuti terus jalan utama hingga melalui kawasan hutan yang super duper geleap ketika malam. Karena udah biasa ya enggak parno sih gelap gulita sendirian lewat hutan ini. #eh berdua deng.
  • Hujan rintik-rintik membasahi jalanan panggungrejo, sehingga mau nggak mau berhenti buat pakai jas hujan karena bawa barang elektronik.
  • Di pertigaan pasar Panggungrejo ambil arah ke kanan menuju pantai serang. Untuk roda dua sih bisa sedangkan roda empat belum bisa. Ingat ya BELUM BISA (setidaknya sampai tanggal 11 Januari ketika tulisan ini aku tulis, karena jembatan penghubung desa sedang dalam tahap perbaikan tinggal dikit lagi, roda dua sudah bisa melintas tapi roda empat belum bisa)
  • Ikuti  terus jalannya untuk menuju ke pantai serang.
Kondisi jalan menuju pantai serang bisa dibilang cukup baik kok untuk berbagai macam kendaran. Jadi main aja ke sana kalau mau main.

Sarasehan Lingkungan

Suasana Sarasehan Lingkungan di Omah Segoro, Pantai Serang
Suasana Sarasehan Lingkungan di Omah Segoro, Pantai Serang
Karena datangnya telat, acara sudah dimulai. Malam itu aku sampai sekitar pukul 8 malam, karena masih mampir di kawasan Lodoyo untuk ambil kaos dan menikmati perjalanan berdua karena hujan. Kegiatan malam itu adalah sarasehan lingkungan yang melibatkan pemerintah desa, aktivis lingkungan bahkan pihak perhutani pun juga datang untuk berdiskusi.

Tampak pelajar hingga mahasiswa hadir di omah segoro mengikuti sarasehan lingkungan yang berlangsusng sampai pukul 22.00 malam. Ada banyak isu lingkungan yang sebenernya dibahas, mengenai regulasi seputar kehutanan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Baca : Siapa Sahabatmenanam itu?

Jujur malam itu aku udah enggak terlalu fokus karena seharian udah capek bekerja, jadi cuma ikutan nampang aja dalam  sesi sarasehan biar bisa makan kue ambulan anget dan pisang goreng. Begitu acara selesai, selanjutnya langsung tidur di  tenda yang udah disediakan karena keesokan harinya kita akan menanam di pantai serit yang jaraknya ya lumayan kalau jalan kaki dari pantai serang.

Penanaman di Pantai Serit Blitar

Blitar Berseri 2030, merupakan visi dari Sahabat Menanam
Blitar Berseri 2030, merupakan visi dari Sahabat Menanam
Ketika tidur di tenda selalu enggak pernah bisa bangun siang, jam belum menunjukkan pukul 5 pagi pun aku sudah terjaga. Kombinasi aroma laut dan embun pagi semerbak masuk ketika tenda aku buka. Membuat setiap urat syaraf langsung berasa segar, apalagi berada dibawah pepohonan cemara udang yang hijau dan cukup rimbun.
Mas Heru dan Anaknya yang berusia 8 bulan mengikuti rangkaian acara ini
Sudah tampak aktivitas-aktivitas dari para peserta camping yang cukup segar. Datang terlambat membuatku tak bisa mengenali puluhan orang yang menghadiri acara tersebut. Tampak beberapa mencoba menikmati pagi di pinggir pantai, melihat deburan ombaka dan menanti langit yang kian membiru.
 Para peserta sebelum berangkat menuju ke pantai serit
Para peserta sebelum berangkat menuju ke pantai serit
Pukul setengah tujuh pagi, setelah cuci muka dan sikat gigi (enggak pakai mandi) kami bersiap untuk berangkat ke pantai serit yang berada di sebelah barat pantai serang. Jaraknya sih sekitar 1 km kalau ditarik garis lurus, tetapi perjalanan naik turun bukit membuatnya semakin jauh. Jadi kurang tahu berapa jarak pastinya yang harus kami lalui untuk mencapai titik penanaman kali ini.

Untuk mencapai pantai serit ini, setidaknya harus mendaki dua buah bukit yang ya lumayan (lihat di video akhir tulisan ini untuk melihat beberapa jalan menuju ke pantai serit). Pemandangan dari bukit kedua dari pantai serang meenawarkan pemandangan yang super duper indah.

Pantai serang di sisi timur dan pantai serit di sisi barat, perpaduan warna hijau di bukit dengan langit dan lautan yang sama-sama biru tapi kontras. Belum lagi warna bunga merah yang kontras dengan semua itu. Cakep!
Pemandangan Pantai Serit dari Bukit
Pemandangan Pantai Serit dari Bukit
Apalagi kalau ada modelnya, makin cakep aja pemandangannya.

Peserta Fun Camp and Planting di Pantai Serit
Peserta Fun Camp and Planting di Pantai Serit

Ada beberapa jenis pohon yang ditanam, seperti ketapang dan pohon keben. Ada beberapa alasan memilih pohon ini dibanding pohon cemara udang yang sudah tumbuh subur di pantai serang. Salah satunya adalah untuk melestarikan pohon lokal yang memang cocok untuk kawasan tersebut. Tidak serta merta menyeragamkan pohon dengan cemara udang seperti di pantai tetangga.

Ada sekitar 60 pohon yang ditanam, memang enggak sebanyak acara seremonial yang seringkali digalakkan oleh instansi. Tetapi komitmen untuk memastikan 60 pohon ini tetap hidup yang lebih penting. Karena banyak sekali penanaman pohon yang enggak ada kelanjutannya. Cuma ditanam buat seremonial kemudian selesai. Nggak tahu deh kabarnya pohon tersebut masih hidup atau sudah lenyap. Nah, temen-temen di sini berusaha untuk memastikan bahwa tanaman akan tetap hidup. Bagaimana caranya? Dengan mengunjunginya secara berkala, dan merawatnya.
Salah seorang peserta melakukan penanaman
Salah seorang peserta melakukan penanaman
Setelah masing-masing peserta melakukan penanaman, acara selanjutnya bersih pantai dan sarapan. Tidak banyak sampah yang ditemukan di pantai ini, karena pantai serit memang belum menjadi destinasi wisata yang populer. Untuk itu sangat jarang orang yang datang ke sini selain mengolah ladang atau bahkan untuk merumput.

Nggak kerasa jam sudah menunjukkan pukul 10 lebih, akhirnya kami pun bergegas kembali ke pantai serang. Menikmati rimbunnya pepohonan cemara udang dengan angin sepoi-sepoi sambil ngobrol membuat pikiran jadi beneran rileks. Keinginan untuk pulang jam 12 siang karena malamnya aku masih ada pekerjaan untuk mengambil gambar di acara nikahan, akhirnya pun molor jadi sekitar pukul 1 siang. Terlalu malas untuk meninggalkan hammock dan segala kenikmatan bersantai di alam terbuka ini.

Akhirnya siang itu pun aku bergegas untuk kembali pulang ke Kota Blitar bareng sinsel, seorang gadis supel yang belajar menjadi host untuk video Jelajah Blitar  di chanel youtube.
Suasana Bukit Menuju Pantai Serit
Suasana Bukit Menuju Pantai Serit
Semoga cerita singkat tentang jalan-jalan yang berfaedah ini bisa menjadi inspirasi buatmu untuk melakukan hal-hal yang serupa. Berwisata sambil menebar manfaat untuk daerah yang dikunjungi. Karena ini masih contoh kecil saja sih, aku percaya di luar sana sudah ada banyak orang yang melakukan hal serupa dengan dampak yang lebih besar.

Video Fun Camp and Planting di Pantai Serang dan Pantai Serit Blitar

Oh iya, di akhir postingan kali ini aku tampilkan cuplikan kegiatan penanaman di pantai serit. Maaf untuk sarasehan lingkungan di malam hari enggak sempat ngrekam.

Posting Komentar

Komentar spam enggak bakal aku approve lho. Gunakan nama asli bukan keyword :p

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search