14 Januari 2018

Olahan Susu Pasteurisasi, Oleh Oleh dari Batu

Oleh - Oleh memang tidak lepas dari yang namanya wisata. Sebagai orang yang suka main-main, aku jarang banget beli oleh-oleh. Cerita sudah lebih dari cukup buat oleh-oleh, bahkan waktu liburan ke Jepang kemarin aku cuma beli buku dan tempelan kulkas aja buat oleh-oleh di rumah. Apalagi kalau cuma main ke Batu yang jaraknya cuma 2 jam perjalanan dari Blitar.
Rumah Susu KUD Batu
Rumah Susu KUD Batu
Namun ada yang berbeda dengan Kota Batu, ada salah satu produk yang aku suka dari kota ini. Biasanya sih orang bawa oleh-oleh dari Batu berupa Apel Khas Batu. Kalau aku lebih suka oleh-oleh lain berupa olahan susu yang di proses dengan cara pasteurisasi. Apa itu pasteurisasi ? Silakan baca pasteurisasi di wikipedia.

Biasanya orang akan bertanya, apa sih bedanya susu pasteurisasi dengan susu UHT. Perbedaannya adalah pasteurisasi menggunakan metode pemanasan sebentar, sedangkan UHT pemanasan ultra. Secara khasiat juga beda, dengan susu pasteurisasi tidak banyak mikroba yang mati, masih ada spora-spora yang bisa membuat susu cepat membusuk. Sedangkan dengan metode UHT, semua kuman-kuman mati dan steril namun vitamin dan macam-macam kandungan lainnya juga berkurang sangat drastis. Jadi bisa disimpulkan sendiri yak ?

Yang perlu diketahui sebelum membeli susu pasteurisasi adalah jarak tempuh dari Batu ke rumahmu, karena susu ini tidak bisa bertahan lama pada suhu ruangan, hanya bisa bertahan kurang lebih 7 jam saja. Jadi pastikan kalau jarak tempuh dari Kota Batu ke rumah kurang dari 7 jam. Kalau lebih dari 7 jam mending buat bekal di perjalanan saja.
Susu Pasteurisasi di Batu
Susu Pasteurisasi di Batu

Aku pun kemarin beli pagi hari sebelum pulang ke Blitar, sebotol susu pasteurisasi berukuran 1 liter dibandrol dengan harga Rp. 27.000 yang bisa kamu dapatkan Rumah Susu KUD Batu Nandhi Murni. Lokasinya tidak jauh dari pos ketan legenda di aloon-aloon batu.

Dari banyak varian rasa yang ada, aku suka dengan rasa vanillanya, meski menurutku terlalu manis dikit tapi masih bisa di tolerir lah. Vanilla menjad rasa favorit selain Coklat, Strawberry, Melon maupun Kopi (belum pernah coba yang kopi sih). Selain itu juga terdapat yoghurt juga, tapi aku kurang begitu suka. Jadi cuma beli susu.

Setelah membeli produk susu ini, kata mbaknya pastikan untuk dimasukkan ke freezer hingga setengah membeku. Setelah setengah membeku baru bisa ditaruh ke bagian kulkas yang bawah. Mungkin diharuskan membeku untuk memastikan bahwa bakteri-bakterinya membeku lagi sehingga enggak mudah rusak susunya apalagi setelah berada di suhu udara biasa.

Ini bukan sponsored post, serius. Tapi kalau ada yang mau ngirimin susu ini ke rumah ya enggak bisa nolak :D. 

Posting Komentar

Komentar spam enggak bakal aku approve lho. Gunakan nama asli bukan keyword :p

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search