5 Februari 2018

Warung Asmara Mempertemukan Nasi Pecel dengan Jenang Sumsum di Sanankulon Blitar

Nasi Pecel dan Jenang Sumsum di Warung Asmara
Udah cukup lama enggak main keluar kota, mainnya cuma sekitaran Blitar aja. Daripada blognya enggak update, aku mau coba nulis tetang beberapa tempat makan di Blitar yang menurutku layak untuk dicoba

Jam menunjukkan pukul 5 pagi ketika tetiba ada orang yang mengetuk pintu rumah. Aku teringat janji dengan seorang siswi SMK yang mau rental tenda. Berhubung ada gaya tarikan dari luar, akhirnya bisa dengan mudah meninggalkan grativasi dari kasur yang super duper kuat itu. Setelah transaksi rental tenda selesai, dan sudah terlepas dari tekanan gravitasi kasur aku pun bingung mau pergi kemana.

Nyoba japri salah seorang teman sekolah yang sekarang udah mulai hamil, tanya rekomendasi makanan enak daerah Sanankulon, Blitar. Akhirnya malah diajak buat mencoba makan di Warung Asmara yang punya kepanjangan Asyiknya Makan Rame Rame! Tagline yang cukup kekinian menurutku. Jam masih menunjukkan pukul 6 pagi ketika aku berangkat meluncur ke Sanankulon. Meskipun jauh, waktunya enggak sejauh waktu sarapan nasi pecel di warung bu tia sirah kencong kok.

Nasi Pecel dan Jenang Sumsum Andalan Warung Asmara

 Warung Asmara di Kalipucung, Sanankulon, Blitar
Warung Asmara di Kalipucung, Sanankulon, Blitar
Tampak pelajar sekolah bersliweran di gang-gang kampung mengendarai kendaraan roda dua dengan kecepatan yang naudzubillah. Jadi teringat masa-masa dimana aku menyusuri jalan pulo wonokromo dan jetis kulon yang sempit ketika berangkat sekolah, tentunya dengan kecepatan yang lebih nggilani ditambah suara knalpot 2 tak motor F1. 

Lokasi warung asmara ini bisa dibilang cukup tersembunyi, meski berada tidak jauh dari jalan raya provinsi. Tapi masuknya ke gang itu ya lumayan bingung untuk orang yang belum pernah ke sana. Beruntung temanku Paijah ternyata sudah langganan di warung tersebut karena dulu pernah tinggal di daerah itu. 

Dari lampu merah Kalipucung yang belum lama didirikan ambil arah ke selatan, kemudian pertigaan pertama ambil ke arah barat (belok kanan). Tampak sebuah rumah dengan halaman cukup  luas untuk rumah dalam gang, tampak sebuah meja dengan beberapa panci diatasnya. Di sisi lain terdapat sebuah meja dengan pelanggan yang menyantap nasi pecel untuk sarapan.

Baca : Lokasi Warung Nasi Pecel Asmara

Setelah memesan, aku pun duduk di sebelah timur rumah. Suasananya aku suka, apalagi terdengar suara dari anak pemiliik warung ini yang charming dan cukup kenal baik dengan temanku Paijah. Mengingatkanku akan salah satu teman yang sedang merantau ke India, +Fauziah Ramadhani

Yang populer di warung asmara adalah Nasi Pecel dan Jenang Sumsum. Jadi sayang kalau rumahnya jauh datang kesini cuma satu yang dipesen. Mending langsung pesen keduanya karena mereka saling melengkapi di warung asmara.

Nasi Pecel Warung Asmara

Nasi Pecel di warung asmara ini disajikan dengan lauk tempe dan semacam perkedel dari kelapa serta rempeyek. Terdapat dua jenis rempeyek yang bisa dipilih yaitu rempeyek kacang atau rempeyek udang. Penyajiannya juga cukup cantik untuk difoto. 
 Seporsi nasi pecel di warung asmara
Seporsi nasi pecel di warung asmara

Selain itu juga terdapat irisan mentimun kecil-kecil yang mengingatkanku dengan penjual nasi pecel madiun yang ada di Pacitan. Tidak lupa tiga pucuk kemangi dibagian atas sajian pecel untuk sarapan pagi itu.

Yang aku suka dari penyajian ini adalah sambel pecel yang dituangkan cukup banyak, meski untuk rasa pedasnya sih menurutku masih kurang. Tapi cukup enak kok manis dan pedasnya. Rempeyeknya juga bisa dibilang enak untuk yang kacang.

Satu porsi sebenarnya sudah cukup kenyang, tapi karena sudah terlanjur memesan jenang sumsum mau nggak mau ya harus dihabiskan sekalian. Sepiring dengan lauk komplit ini dibandrol dengan harga Rp. 6.000 rupiah saja. Cukup murah bukan ?

Jenang Sumsum di Warung Asmara

 Jenang Sumsum di Warung Asmara
Jenang Sumsum di Warung Asmara
Ketika lapar, semua makanan jadi enak, tapi kalau kenyang hanya makanan terenak yang terasa enak, kata temanku yang memang menggeluti dunia makanan. Tapi ada benernya juga lho, jenang sumsum yang disajikan di warung asmara ini enak. 

Jenang sumsum di warung asmara ini memiliki tekstur yang lembut dan kenyal. Kenyalnya kaya makanan kekinian macam cheese tart dari pablo. Perpaduan gurih dari jenang dan campuran air gula merah merupakan perpaduan yang enak, apalagi suasana pagi yang masih dingin. Terbaik!

Porsi jenang sumsum ini juga bisa dibilang cukup banyak. Aku agak susah menghabiskannya meskipun enak. Namun pada akhirnya juga habis juga. Untuk harga satu porsi jenang sumsum ini adalah Rp. 3.000 saja.

Jadi kalau ke warung asmara, makan nasi pecel dan jenang sumsum cuma habis Rp. 9.000 saja. Cukup murahkan ?

Kalau jenangnya masih kurang, bisa mbungkus. Berbeda dengan kebanyakan penjual jenang sumsum. Kalau bungkus bawa pulang, jenang sumsum sudah dikemas dalam wadah daun pisang. Aku percaya ini merupakan salah satu konspirasi pemilik warung supaya aroma dari daun pisang merasuk ke dalam jenang ini sehingga lebih harum dan sedap. Juruh / air gula merahnya tidak dijadikan satu, tetapi dipisah dalam sebuah plastik.
kemasan jenang sumsum
Jenang sumsum dibungkus daun pisang untuk yang mau bawa pulang
Untuk yang pengen menikmati jenang sumsumnya, bisa datang sebelum pukul 8 pagi, karena diatas jam tersebut biasanya sudah habis. 

Posting Komentar

Komentar spam enggak bakal aku approve lho. Gunakan nama asli bukan keyword :p

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search