Teknik Modeling 3D

Teknik Modeling 3D 1

Leave a Reply

Comment as a guest.

  1. Subdivision surface itu cuma metode _representasi_ untuk model yang sudah jadi. Proses pemodelan bisa menggunakan representasi ini untuk mengendalikan bentuk akhir ("modifier SubSurf diaktifkan untuk 3D View") tapi tekniknya tetap poligonal standar. Penjelasan ringkas dari Ed Catmull & James Clark tentang algoritma subdivision surface, nama teknisnya recursive patch subdivision, ada di sini: http://www.cs.berkeley.edu/~sequin/CS284/PAPERS/CatmullClark_SDSurf.pdf. Penjelasan lebih detail ada di disertasi Catmull: http://www.pixartouchbook.com/storage/catmull_thesis.pdf.

    Kalau digital sculpting itu bervariasi, ada yang cuma perangkat _manipulasi_ poligon, nggak menciptakan face baru, seperti fitur Sculpt di Blender. Ada juga yang menciptakan face2 baru jika diperlukan seperti DynaMesh-nya ZBrush atau dynamic tesselation di Sculptris.

    Curve modeling mungkin maksudnya pemodelan berbasis kurva (curve-based modeling), seperti ini: http://www.3drender.com/jbirn/ea/HeadModel.html.

    Kalau mau riset tentang teknik pemodelan, sekarang gampang, Ndu. Sudah banyak sekali referensi di Internet.

  2. Bedanya low poly sama high poly modeling itu sepengetahuanku target akhir modelnya mau dipake dimana.
    Kalo low poly itu jumlah polygonnya ga boleh terlalu banyak, soalnya harus bisa ditampilkan secara realtime di mesin tertentu.
    Kalo high poly modeling biasanya targetnya buat animasi film. Kalo buat film, detail jadi lebih diperhatikan, makanya jumlah polygonnya bisa jadi lebih banyak.
    Nah, kalo sculpting itu dipake buat low maupun high poly modeling. Kalo low, buat bikin normal mapnya. Kalo high, bisa langsung dipake atau buat displacement map.

  3. Hmmm, kalo gitu dua-duanya masuk polygonal modeling. Hehe.

    Tapi kalo namanya modeling bisa gabungin berapa teknik. Misalnya kalo kita pengen bikin karakter buat game, alurnya kurang lebih seperti ini:
    1. Bikin bentuk dasar lewat sculpt
    2. Retopo (polygonal modeling)
    3. Sculpt lagi buat detailnya
    4. UV Map
    5. Bake normal map dari hasil sculpt
    6. Bikin tekstur warna
    7. Bikin specular map

    Jadi kalo pengen modeling karakter game (low-poly) kita bisa gabungin teknik polygonal modeling dan sculpt. Seperti itulah kira-kira yang aku tahu.

  4. masih bingung klasifikasi modeling, mana yang general mana yang spesifik, low poly dan high poly sepertinya masuk dalam polygonal modeling. Bingungnya yang setara dengan polygon modeling itu apa :D? Saat ini masih ada sculpt sama curve

    Aku masih belum pernah coba sih klo low poly pake sculpt. kapan-kapan tak coba e 😀

  5. Turut menyimak para mastah. Saya hanya bisa sedikit 3D-Modelling, dari Mechanical Desktop nya Autodesk. CAD-Modelling untuk pembuatan 'Mould Plasctic Injection'.

    Data CAD dari saya kemudian di convert kedalam NC file, untuk keperluan CAM.

    Hehe.. sekedar blog walking mastah, kalau sempat bisa visit back ke 'Belajar AutoCAD'.
    Terima kasih sudah berbagi.

Read Next

Sliding Sidebar