20 Mei 2018

Mandi Pagi di Kali Brantas Bareng Ikan Badher Bang

Mandi di Kali Brantas
Menjelang ramadan aku diajak teman untuk bermalam dan menikmati pagi di pinggiran kali brantas yang belakangan populer dengan konservasi ikan badher bang. Terletak di Ds. Tawangrejo, Kec. Binangun jaraknya memang cukup jauh dari rumah, kurang lebih perjalanan satu jam perjalanan.

Sebelumnya aku sudah pernah datang ke tempat ini untuk jalan-jalan naik perahu di sungai brantas (baca di sini). Pada kesempatan kali ini, enggak ada tujuan dan cita-cita untuk main perahu, cuma murni pengen mencari foto pagi dan mengambil foto ikan badher bang karena suasana kali sedang baik dengan air yang jernih.

Setelah semalaman tidur di pos pokmaswas fajar bengawan yang berada di pinggir kali, pagi itu aku bangun dan langsung melihat suasana mistis nan syahdu yang benar-benar memikat. Kabut tipis mengiringi aliran sungai brantas yang tampak tenang membuat setiap orang yang melihatnya bingung antara kagum dan ngeri.

Konservasi Ikan Badher Bang Sungai Brantas Tawangrejo, Binangun
Suasana pagi di Konservasi Ikan Badher Bang Sungai Brantas Tawangrejo, Binangun
Tampak beberapa rakit bambu berada di pinggir anjungan yang juga terbuat dari bambu. Meski beberapa rakit belum jadi seutuhnya, namun sudah bisa kalau buat dinaikin untuk memberi ikan dari perahu.

Selain berburu foto, sebenernya aku juga ingin membuktikan tentang cerita ikan-ikan badher bang yang kata orang-orang buanyak banget dan mau mendekat ketika diberi makan. Setelah naik ke rakit bambu aku coba lempar beberapa pakan berupa pelet dan satu pleton ikan badher bang langsung berbaris di sekitar rakit bambu. Setelah air agak tenang penampakan badher bang yang berbaris rapi bisa dilihat seperti pada gambar berikut
 Ikan Badher Bang di Kawasan Konservasi
Ikan Badher Bang di Kawasan Konservasi
Sedang asyik melihat ikan badher bang yang mengelilingi rakit, datanglah Pak Son yang merupakan salah satu orang yang menginisiasi berdirinya kawasan konservasi ini. Memulainya pun tidak gampang, tidak banyak yang mau mendukung apa yang dilakukannya. Namun kebanyakan hanya berani mencibir di belakang saja karena Pak Son dan beberapa teman yang menginsiasi kawasan ini dulunya memang terkenal sebagai preman. Terkadang label semacam itu memang memiliki keuntungan tersendiri.

Tidak berapa lama Pak Son pun meninggalkan kami sebentar dan kembali membawa satu tas kresek berisi nasi pecel untuk sarapan teman-teman yang bermalam di pos. Rejeki anak agak sholeh beneran ini. Kemudian beliau pamit karena ada pekerjaan yang harus dilakukan. Akhirnya kami pun menikmati pagi sambil sarapan diatas rakit bambu dengan heningnya suasana kali brantas pagi hari.
sarapan di rakit bambu
Sarapan di rakit bambu 
Setelah perut kenyang dan matahari sudah mulai tinggi tetapi jam masih menunjukkan waktu yang terlalu pagi apabila pulang. Mas Heru memulai dengan mandi di kali hanya memakai sempak! Tak tampak ada orang lain dan tanda-tanda kehadiran orang, akhrinya yang lain pun menyusul untuk menikmati pagi berenang bersama para ikan badher bang di pinggiran kali brantas ini.
 Mandi di Kali Brantas
Mandi di Kali Brantas
Kondisi air sedang jernih sehingga bisa melihat ikan badher bang yang mengelilingi kami, sayangnya beningnya air tidak seperti ketika mandi di sumur ember kandangan yang membuat kita melihat langsung dalamnya air tanpa menggunakan alat bantu apapun.

Meskipun kamu jago berenang, kalau nyemplung ke sini lihat kondisi dulu ya. Pastikan enggak terlalu ramai, takutnya mengganggu pengunjung lain karena ini bukan kawasan mandi kali. Kecuali kalau nanti sama pengelola memang diperuntukkan hal tersebut.

Selain itu jangan berenang ke tengah karena meski tampak tenang arus sungai brantas ini cukup kuat. Tidak lama berenang sudah bener-bener capek ketika lawan arus. Jangan sampai terseret aliran sungai yang berakhir dengan ngrepotin orang banyak. Sangat disarankan untuk berenang dalam group sehingga bisa saling membantu apabila ada hal yang tidak dinginkan terjadi. Namanya juga bermain di alam.

Oh iya, kekurangannya di kawasan ini adalah kamar mandi. Emang sih udah ada, tetapi nggak ada airnya. Jadi kalau mau kebelakang bawa ember ke kali, ambil air dan dibawa ke dalam WC yang tersedia. Nggak praktis kalau udah kebelet parah :D. Make sure aja enggak kebelet kalau main ke sini, terutama cewek.

Untuk yang mau memberi pakan ikan, bisa beli pelet di posko yang didirikan oleh pokmaswas fajar bengawan. Tidak ada tiket masuk maupun parkir motor untuk saat ini, cukup beli pakan yang dijual oleh mereka, kamu sudah berkontribusi untuk keberlangsungan tempat ini. Mudah kan?

Mungkin itu aja sih sedikit cerita menikmati pagi di kawasan konservasi ikan air tawar badher bang yang ada di Ds. Tawangrejo, Kec. Binangun, Kab. Blitar. Untuk yang mau main ke sini bisa ngikutin peta  di google maps berikut ini


Posting Komentar

Komentar spam enggak bakal aku approve lho. Gunakan nama asli bukan keyword :p

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search