7 April 2019

Bazar Blitar Djaman Doeloe 2019

Bazar Blitar Djaman Doeloe
Bazar Blitar Djaman Doeloe kembali digelar, meski sudah nggak mengggunakan nama Blitar Tempoe Doeloe lagi tetapi intinya tetap sama. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, acara bazar yang populer dengan sebutan lebih simpel yaitu Blitar Jadul ini sudah berlangsung dari tanggal 5 kemarin.

Sekilas Tentang Bazar Blitar Djaman Doeloe 2019

Pemilihan nama Blitar Djaman Doloe di tahun 2019 ini sepertinya tidak lepas dari tertangkapnya Bapak Walikota Blitar tahun lalu dalam kasus suap. Karena acara ini memang merupakan inisiatif dari beliau.

Bazar Blitar Djaman Doeloe pada tahun ini mulai tanggal 5 April sampai dengan 9 April 2019. Acara yang berlangsung selama 5 hari di Aloon - Aloon Blitar ini menghadirkan ratusan stand bazar dari kantor dinas, sekolah, kantor kelurahan / desa, dan instansi lain yang ada di wilayah Kota Blitar, Kabupaten bahkan luar Blitar.

Setiap stand yang ada di kawasan bazar ini harus bernuansa jadul. Mulai dari ornamen hingga orang-orang yang menunggu di stand. Jadi jangan heran jika mendekati bulan April, ada banyak penjual pakaian jadul di Blitar karena merupakan peluang usaha musiman di Blitar. 

Bazar yang berlangsung mulai dari pukul 15.00 WIB sampai dengan 21.30 WIB kali ini mengusung tema Harmoni dalam Kebhinekaan Wujudkan Kota Blitar Ramah Investasi. Oh iya, sebelum main ke sana, mending lihat dulu rekayasa lalu lintas sehingga bisa memilih tempat parkir terbaik untuk kendaraanmu.

 Peta rekayasa arus lalu lintas dan lokasi parkir di Blitar Jadul 2019
Peta rekayasa arus lalu lintas dan lokasi parkir di Blitar Jadul 2019
Itulah sekilas gambaran seputar Bazar Blitar Djaman Doeloe, semoga punya sedikit gambaran tentang acara tahunan di Kota Blitar yang akan aku ceritakan saat kemarin datang mengunjungi acara ini.

Jalan Jalan di Bazar Blitar Jadul

Awalnya ada niatan untuk main ke Blitar Jadul ini bersama jamaah blogger perempuan di Blitar, namun karena tetiba ada musibah velg motor yang sempat pecah, akhirnya aku batal mengikuti acara jamaah blogger wanita di Blitar ini. Berhubung nguanggur, akhirnya malamnya aku berangkat ke Blitar Jadul bertiga bersama Imma dan Ilham dengan naik salah satu transportasi online yang tersedia di Blitar.

Untuk yang hendak ke Blitar Jadul naik ojek online (terutama mobil) ada baiknya turun di depan hotel puri perdana / rumah sakit Siti Khodijah yang ada di Jl. Anjasmoro. Kenapa? Dari yang aku lihat, sepertinya kawasan itu merupakan akses paling mudah dan aman untuk menuju ke Aloon Aloon. Jalan kaki nggak terlalu jauh, abang ojeknya juga nggak kesulitan untuk memutar kendaraannya.

Begitu sampai di utara aloon - aloon Blitar, menurutku parkirannya lebih rapi jika dibandingkan tahun sebelumnya. Memang sudah seharusnya kawasan tersebut steril dari lalu lalang kendaraan. Entah bagaimana caranya, seengaknya ketika aku datang kemarin pukul setengah sembilan malam hanya ada lalu lalang orang dan sedikit sekali kendaraan yang lewat.

Begitu masuk dari aloon-aloon sisi utara, terdapat panggung utama yang saat itu diisi acara musik yang nggak terlalu aku perhatikan. Karena aku terlalu sibuk untuk berjalan menuju ke gapura masuk kawasan Blitar Jadul yang ada di sisi sebelah barat aloon-aloon. Sedangkan sisi timur ada pasar malam lengkap dengan bianglala.

Pintu masuk utama Bazar Blitar Djadoel 2019
Gapura berbahan kayu dengan atap blarak serta janur kuning menghiasi kedua sisinya, jadi pengen segera halalin #eh masuk aja. Begitu masuk, semrawut! Padahal biasanya begitu masuk ada pagar yang memisahkan arus masuk yang dijaga oleh satpol pp. Nggak tahu kenapa tahun ini kok nggak ada (ketika aku berkunjung). Kan jadi semrawut meski nggak rame sampai penuh karena hari pertama dan bukan malem Minggu. Semoga pas malem minggu ada pembatas sama mbak satpol pp yang membantu mengurai para pengunjung.

Tidak banyak kelihatan ornamen-ornamen gantung di jalanan seperti tahun-tahun sebelumnya. Jadi kelihatan kurang meriah aja. Nggak ada gang yang iconic seperti tahun-tahun sebelumnya. Lampu-lampu LED warna kuning bergantungan berbentuk lampu teplok / petromax mungkin bisa penghias sepanjang jalan.

Di dalam kawasan Bazar ini ternyata ada dua buah panggung, sebelah utara dan selatan. Keduanya sama-sama rame dengan sound system, belum lagi sound system dari beberapa stand yang ada, bersahut-sahutan dengan kualitas suara yang kacau bikin makin pusing, nggak ada yang kedengaran jelas. 
Stand Diskominfo Kota Blitar
Stand Diskominfo Kota Blitar
Stand dari Diskominfo Kota Blitar merupakan yang paling menarik menurutku. Mereka berhasil stand out dengan dagelan yang disajikan di standnya. Dan betah berlama-lama berhenti di depannya untuk menyaksikan pertunjukan sampai selesai. Setidaknya selama aku di sana hanya stand diskominfo kota Blitar yang berhasil membuatku berhenti agak lama dengan pertunjukannya.
salah satu penjual permen gulali
salah satu penjual permen gulali
Jajanan di beberapa stand juga monoton. Itu itu aja, sepengetahuanku nggak ada yang dominan. Paling yang cukup menonjol adalah Jenang dari Omah Jenang Kademangan. Pengunjung bisa langsung mengaduk di lokasi, sayangnya ketika aku datang udah beres-beres. Jajanan yang dengan mudah di dapatkan di beberapa stand adalah rambut nenek dan gulali.  Ada juga penjual kerak telor khas betawi.

Gandos / Kue Pancong sepertinya nggak kelihatan sama sekali, padahal bisa dengan mudah ditemukan di depan Istana Gebang kalau siang. Apa nggak ada yang kepikiran bikin ya? Atau bikin apem on the spot kan jadi seru kalau kaya gitu. Yang bikin permen gulali cukup laku kan karena ada atraksi cara membuatnya. Mungkin bisa ide stand tahun depan.
 Live Drawing di stand kampung bathok
Live Drawing di stand kampung bathok
Aku sempat mampir ke stand kampung Bathok yang berisi ragam kerajinan dari bathok kelapa. Di situ ada seniman yang sedang live drawing menggunakan pensil. Mungkin buat yang mau digambarin buat profile picture media sosial bisa coba datang untuk minta digambarkan. Untuk biayanya aku sendiri kurang tahu.

adik adik dari kampus perawat menggunakan Hanbok
Buat yang mau tebar pesona bisa coba mampir ke stand kampus maupun sekolah yang ada di Blitar Djadoel. Banyak gadis-gadis cantik dengan nuansa pakaian jadul yang kental. Berkebaya dan menggunakan sewek. Manis. Ada juga yang menggunakan pakaian khas korea hanbook seperti dedek-dedek di bawah ini.
 Jaranan di Bazar Blitar Djadoel
Jaranan di Bazar Blitar Djadoel
Panggung sebelah utara cukup menarik banyak pengunjung dengan sajian kesenian jaranan. Bebauan kemenyan yang dibakar menghangatkan suasana pagelaran jaranan yang ditonton oleh semua umur. Sedangkan panggung sisi selatan tak begitu ramai dengan pengunjung.
 salah satu aquarium aquascape yang dipajang
salah satu aquarium aquascape yang dipajang
Selain itu komunitas juga dapat stand, salah satu yang paling menarik buatku adalah komunitas aquascape. Bener-bener keren hasil yang dipajang. Sebenernya pengen bikin macam aquascape kaya foto di bawah ini. Sayangnya, aku nggak telaten kalau harus nguras seminggu sekali.

Mungkin itu sedikit keseruan saat jalan-jalan di Bazar Blitar Djaman Doeloe tahun 2019 ini, kalau menurutmu gimana? Udah nyoba main ke sana belum? Bagaimana pendapatmu? Tinggalkan cerita di kolom komentar yak!
Loading...
Temukan aku di Facebook, Instagram , Twitter!
Kalau artikelnya nggak muncul, coba deh matikan adblocknya ;)

2 komentar:

Komentar spam enggak bakal aku approve lho. Gunakan nama asli bukan keyword :p

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search