Tempat Wisata Dekat Stasiun Malang

Last Updated on 2 years by panduaji

Jelajahi tempat wisata dekat Stasiun Malang bisa menjadi alternatif liburan singkat untuk wisatawan yang ingin singgah di Malang cuma sebentar. Terutama untuk mereka yang menggunakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan untuk kembali ke kota asal maupun kota rantau.

Dulu ketika aku membuka paket wisata ke Bromo, beberapa tempat wisata dekat stasiun malang ini menjadi destinasi favorit para pelancong sembari menunggu kereta untuk berangkat kembali ke kota asal. Maklum, untuk liburan ala backpacker, kereta api merupakah pilihan paling masuk akal untuk datang ke kota Malang.

Kadang aku menjemput tamu dari Surabaya dan mengantarkannya ke Malang naik kereta api. Terutama untuk wisatawan yang berasal dari luar pulau Jawa yang belum memiliki kereta api, salah satunya Kak Elish dari Banjarmasin yang seumur hidup belum pernah naik kereta api.

Namun yang perlu diperhatikan sebelum menyusun perjalanan ke Malang naik kereta api adalah cek dulu semua jadwal dan harga kereta Surabaya ke Malang. Sehingga bisa memperhitungkan waktu perjalanan, jangan sampai salah jadwal hingga ketinggalan kereta atau terlalu mepet yang membuatmu tidak bisa menikmati perjalanan.

Pada kesempatan ini, aku mau berbagi beberapa tempat wisata dekat stasiun Malang yang bisa kamu singgahi sembari menunggu kereta api berangkat ke kota asalmu. Daripada bengong di stasiun 2 – 3 jam, mending jalan-jalan dulu di sekitar stasiun untuk mencari tambahan stok foto bukan?

Taman Trunojoyo

Taman Trunojoyo merupakan salah satu RTH (Ruang Terbuka Hijau) di Kota Malang yang diresmikan pada 1 Juni 2014 silam, lokasinya berada tepat di depan Stasiun Malang kota baru. Pengunjung bisa rileks ketika bersantai di taman ini, karena pepohonan yang hijau membuat suasananya sejuk.

Menunggu kereta api dengan suasana sejuk seperti ini lebih enak dibandingkan harus menunggu di stasiun. Kalau mau baca-baca, di bagian utara taman ini terdapat perpustakaan. Bisa juga berfoto dengan patung singo edan yang merupakan icon dari Taman Trunojoyo ini.

Kampung Tridi

Kalau mau sekadar menambah koleksi foto dengan latar belakang lukisan 3D, bisa mermapat ke kampung tridi yang jaraknya hanya beberapa ratus meter dari Stasiun Malang. Setidaknya ada 5 tema utama lukisan di kampung tridi ini, yaitu tentang anak-anak, budaya, olahraga, remaja, dan alam.

Jika sudah puas berkeliling kampung tridi, kita bisa menuju ke Kampung Warna-Warni Jodipan dengan melewati jembatan kaca di atas sungai yang menghubungkan kedua kampung tersebut.

Kampung Warna-Warni Jodipan

Wisata Dekat Stasiun Malang Kampung Warna-Warni Jodipan
Salah satu sudut kampung warna-warni jodipan. Foto Iqbal Nuril

Kampung warna-warni Jodipan merupakan salah satu icon wisata kota Malang yang belum lama ini populer, bisa juga dibilang pionir kampung warna-warni di Indonesia. Lokasi yang dekat dengan stasiun dan pemandangan warna-warnanya yang cukup mencolok dari jendela kereta api yang melalui jalur selatan menambah exposure kawasan ini di mata pengunjung Malang.

Untuk tiket masuk ke kampung warna-warni Jodipan ini, pengunjung dikenakan tiket sebesar Rp. 3.000 / orangnya. Selain latar belakang warna-warni, ternyata di kampung ini juga terdapat beberapa lukisan 3D yang bisa digunakan untuk berfoto.

Monumen Juang 45

Untuk yang suka jalan-jalan menelusuri sejarah, Monumen Juang 45 merupakan salah satu destinasi yang wajib dikunjungi, karena lokasinya berada di depan Stasiun Malang, di jalan menuju ke Alun-alun Tugu Malang.

Monumen yang dibangun pada tahun 1975 ini terbuat dari cor semen yang dicat dengan warna tembaga dan diharapkan menjadi pengingat pejuang Malang ketika melawan kolonialisme di Malang.

Alun – Alun Tugu Malang

Alun - Alun Tugu di Malang
Alun – Alun Tugu di Malang. Source: wikimedia

Alun-alun tugu Malang terletak tidak jauh dari Stasiun Malang yang bisa ditempuh sekitar 5 menit berjalan kaki. Terdapat tugu di tengah alun-alun dengan kolam penuh bunga teratai yang mengelilinginya. Selain dikenal dengan Alun-alun Tugu, kawasan ini juga dikenal dengan nama Alun-alun Bundar

Jika ingin datang ke alun-alun tugu, Aku saranin untuk datang ketika pagi maupun sore atau bahkan ketika malam . karena nggak ada tempat teduh di alun-alun ini. Pemandangan malam di alun-alun tugu ini juga cukup cantik apalagi kalau diambil menggunakan drone.

Malang City Tour dengan Macito

Bus Malang City Tour bisa jadi alternatif yang kamu pilih ketika berpergian ke kota Malang, lokasinya startnya tidak terlalu jauh dari Alun-alun Tugu. Namun bus gratis Macito ini hanya tersedia untuk publik di hari Sabtu dan Minggu saja. Itu pun harus mendapatkan tiketnya terlebih dahulu.

Sensasi naik bus tingkat untuk mengelilingi kota Malang ini tentunya cukup menarik untuk dicoba apalagi dengan durasi perjalanan sekitar satu jam saja. Sayangnya, hanya ada 2 armada saja yang masing-masing dapat menampung 40 orang saja.

Ada Rekomendasi Tempat Wisata Dekat Stasiun Malang?

Sekarang mau pergi kemana saja? Nggak semua destinasi di Malang aku sebutkan karena memang fokus pada tempat-tempat yang terletak di sekitaran Stasiun saja, terutama yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki.

Nah, kalau sudah keliling Malang dan pengen nyobain kota kecil yang nggak terlalu jauh dari Malang, bisa coba mlipir ke Blitar dan nyoba keliling tempat wisata dekat stasiun Blitar seperti yang dilakukan Mbak Ulu dari Bandung beberapa waktu lalu ketika singgah di Blitar sebelum kembali ke Bandung.

Karena kereta api ke Bandung maupun ke Jakarta dari Malang ada kok yang lewat Blitar. Berangkat lebih awal untuk menuju ke Blitar dan menghabiskan 3 – 4 jam di Blitar untuk jalan-jalan dulu sebelum berangkat kembali ke kota asal.

Previous

Kuliner Ndeso di Warung Prasmanan Mbak Kasih Blitar

Ngopi di Kedai Kopi Yan Sawahan Pojok Garum Blitar

Next

Saya juga ada di Instagram facebook Twitter dan Youtube Suka menulis tentang blogging di panduaji.com

Leave a Comment