Kuliner Sate Buntel & Gule Goreng Pak Samin Solo

Last Updated on 1 year by panduaji

Apa kuliner khas Solo? Tanyaku ke beberapa teman yang pernah tinggal di Solo. Sate buntel Mas! Saran beberapa temanku. Dari penelusuranku di google, ada beberapa kuliner khas Solo selain sate buntel, yaitu gule goreng, tengkleng, selat solo, timlo dan beberapa menu lain.

Beberapa waktu lalu, Pak Jokowi juga mengunggah video di youtube tentang aneka kuliner solo yang menjadi langganannya. Namun aku belum tertarik untuk mecoba kuliner langganan pak presiden.

Karena agenda utama di Solo bukan untuk berwisata, tetapi mengikuti festival. Aku nggak merencanakan untuk mampir ke salah satu warung legendaris yang ada di Solo. Begitu pun untuk menikmati sate buntel dan gule goreng. Aku pilih warung sate di dekat Benteng Vastenburg. Ada dua sebenarnya, namun aku putuskan untuk mampir ke warungnya Pak Samin.

Kenapa? Karena rating di google maps lebih bagus :))

Kuliner Sate Buntel Pak Samin Solo

Sate buntel bisa dibilang merupakan salah satu kuliner khas Solo yang perlu dicoba. Sate yang terbuat dari daging kambing yang dicincang dan dibungkus / dibuntel dengan lemak kambing. Ditusuk seperti sate pada umumnya dan dibakar dengan arang.

Sate Buntel di Solo
Sate buntel dibakar

Berbeda dengan sate kambing pada umumnya, pembakaran sate buntel butuh waktu sedikit lebih lama. Ketebalan sate cukup berpengaruh untuk memastikan sate ini matang. Sebelum disajikan, bapaknya pun bertanya, “tusuk satenya dibiarkan aja apa dilepas sekalian?”

“Dibiarin aja Pak, mau buat foto dulu” Jawabku.

Maklum, butuh tampilan sate ya harus ditusuk dong. Seporsi sate buntel disajikan dengan bumbu sederhana yaitu merica dan kecap manis. Potongan tomat, kubis dan bawang merah menjadi pelengkap menu sate buntel ini.

Kuliner Sate Buntel & Gule Goreng Pak Samin Solo 1
Seporsi Sate Buntel

Sate buntel ini menurutku kurang cocok untuk mereka yang suka dengan sate dibakar kering, karena bagian dalam sate buntel ini masih juicy. Pengolahan dagingnya juga cukup baik, rasanya bisa dibilang enak. Sayangnya, kalau harus disuruh milih dengan gule goreng. Aku masih lebih suka dengan gule gorengnya :D.

Dalam satu porsi sate buntel ini berisi dua tusuk dengan ukuran yang cukup besar. Harga seporsi sate buntel di warung Pak Samin ini dibandrol dengan harga Rp. 28.000.

Kuliner Gule Goreng Pak Samin Solo

Selain sate buntel, yang menarik ketika membaca ulasan netijen adalah gule goreng. Jujur aku nggak ngerti gule goreng itu gimana. Baru tau ketika lagi googling. Mungkin gule dipanaskan sampai kuahnya habis kemudian dagingnya digoreng

Jebul, ketika pesan hasilnya ternyata berbeda dengan yang aku bayangkan. Daging gulenya digoreng sampai kering dan kriuk-kriuk. Sedangkan kuah gulenya disajikan di piring yang terpisah. Jadi berasa makan keripik kambing dengan kuah gule.

Daging Kambing Goreng
Daging kambing digoreng kering seperti keripik

Daging kambing digoreng kering dengan rasa cenderung asin dipadukan dengan kuah gule yang rasanya gurih benar-benar enak. Dominasi rasa asin pada daging kambing gorengnya nggak dominan begitu terkena kuah gule yang cenderung gurih. Nggak berlebihan kalau memasukkan gule ini dalam salah satu kuah gule paling enak yang pernah aku makan. Nulis ini aja langsung kebayang enaknya gule goreng yang sayangnya nggak ada di Blitar.

Tapi memang cocok kalau makan gule goreng dipadukan dengan sate buntel. Campuran bumbu kecap dan potongan bawang merah segar dan tomat merupakan kombinasi yang paling tepat.

Satu porsi gule goreng kemarin dibandrol dengan harga Rp. 28.000. Sama dengan sate buntel. Ada baiknya kalau datang ke sini itu berdua, pesan sate buntel 1 dan pesan gule goreng satu. Lalu keduanya dimakan barengan. Duh gusti, enaknya bener-bener bikin nulis sambil ngiler.

Lokasi Kuliner Sate Buntel dan Gule Goreng Pak Samin

Warung Pak Samin
Warung Pak Samin Mas Totok

Warung Pak Samin yang menjual sate buntel dan gule goreng ini terletak tidak jauh dari Benteng Vastenburg. Cuma sekitar 200an meter saja. Tepatnya berada di Jl. Ronggowarsito No.8, Kp. Baru, Kec. Ps. Kliwon, Kota Surakarta. Kalau masih bingung klik sini aja.

Warung ini buka dari jam 7 pagi sampai jam 4 sore. Pastikan datang sebelum jam tersebut. Tapi aku sarankan untuk datang sebelum jam makan siang supaya masih kebagian semua. Karena kadang ada menu yang sudah habis setelah pukul 2 siang.

Beruntung kemarin ketika datang ke sini bareng Mas Betet dan Mas Yani, masih kebagian sate buntel dan gule goreng terakhir. Oh iya, kalau datang ke sini hari Jum’at. Ada promo minum gratis cuy. Jadi pesen es teh kemarin gak perlu bayar.

Ada pertanyaan atau saran kulineran di Solo? Tulis dong di kolom komentar. Siapa tahu nanti bisa main ke Solo lagi buat kulineran lagi.

Previous

Naik Kereta Api Kahuripan Blitar – Solo

Aman dan Nyaman Bepergian dengan Kereta Api

Next

Saya juga ada di Instagram facebook Twitter dan Youtube Suka menulis tentang blogging di panduaji.com

Leave a Comment