Keseruan Penanaman Gunung di TWA Kawah Ijen #AksiDarlingIjen

Last Updated on 2 years by panduaji

Masih ingat berita tentang kebakaran lahan di kawasan Pegunungan Ijen, Banyuwangi pada bulan Oktober kemarin? Kebakaran yang menghanguskan sekitar 940 hektar lahan di Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, Gunung Ranti dan Gunung Merranti Ungup-Ungup membuat kawasan ini ditutup dengan status darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada tanggal 20 Oktober – 6 November lalu.

Untuk membantu pemulihan hutan di kawasan ini pasca karhutla Bakti Lingkungan Djarum Foundation bekerjasama dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur mengajak para milenial untuk turut serta dalam penghijauan kawasan konservasi melalui program Siap Sadar Lingkungan (#SiapDarling).

Siap Darling merupakan gerakan yang mengajak generasi milenial untuk tidak hanya peduli, namun juga turun tangan untuk melakukan aksi nyata besama-sama dan mengejar mimpi tanpa menambah jejak kerusakan pada bumi.

Perjalanan ke TWA Ijen

Selama ini aku mengikuti kegiatan penanaman bersama sahabatmenanam di daerah air sungai (DAS) dan sumber mata air. Aku belum pernah melakukan penananaman di kawasan bekas kebakaran hutan. Nggak ada salahnya untuk ikut dan belajar bagaimana penanaman ketika ada kasus seperti ini.

Baca : Penanaman Pohon di Muara Sungai Pantai Pasur

Aku berangkat ke Banyuwangi dari Surabaya pasca mengikuti kegiatan East Java Social Media Summit yang diadakan oleh pemprov jawa timur. Bersama ketiga orang lainnya, kami menghabiskan waktu sekitar 8 jam di jalan dan memutuskan untuk turun di Masjid Agung Banyuwangi yang terletak di sebelah barat aloon-aloon.

Masjid Agung menjadi pilihan, karena kami tiba di Banyuwangi masih terlalu pagi sekitar pukul 5 pagi. Sedangkan meeting point di Univesitas Airlangga sekitar pukul 7 pagi. Masjid cukup nyaman untuk beristirahat . sejenak sambil mandi menikmati kesejukan udara pagi.

Mendekati pukul 7 pagi, kami bergegas melanjutkan perjalanan ke Universitas Airlangga. Aku baru tau kalau ternyata ada Unair cabang Banyuwangi di sini. Sarapan di kantin kampus mengingatkanku tentang masa-masa kuliah beberapa tahun lalu.

Di kampus ini, kami bertemu dengan rombongan blogger dari daerah lain. Setelah lengkap 10 orang, kami bergegas menuju ke TWA Kawah Ijen dengan durasi perjalanan selama 1 jam. Lumayan lama ternyata :)). Pemandangan selama perjalanan cukup menyenangkan

Penanaman Pohon SiapDarlingIjen

Penanaman di Kawah Ijen
Penanaman pohon di kawasan kawah ijen

#SiapDarlingIjen yang berlangsung pada tanggal 16 Desember 2019 lalu diikuti oleh 250 mahasiswa dari berbagai macam kampus yang tersebar di Jawa Timur. Kemarin aku sempat berkenalan dengan dua mahasiswi, satu dari Universitas Negeri Malang dan satu dari Universitas Trunojoyo Madura. Kurang jauh apa coba dari kampus mereka datang ke Banyuwangi hanya untuk ikut acara #SiapDarling ini?

Hadir juga dalam Pak FX Supanji yang merupakan Vice President Director Djarum Foundation.

Penanaman Pohon Cemara Gunung
Penanaman Pohon Cemara Gunung oleh FX Supanji

Peranan Siap Darling melalui program penanaman di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Ijen merupakn langkah nyata kepedulian generasi milenial terhadap linkgkungan yang dirusak akibat kebakaran. Selain itu, dengan mennjaga linkgungan, program ini juga diharapkan dapat melatih rasa cinta lingkungan dan rasa bangga memiliki. Untuk jangka panjang, program ini adalah langkah kecil menuju terciptanya ekosistem lingkungan yang seimbang.

FX Supanji

Kebakaran yang melahap habis sepertiga kawasan di Pegunungan Ijen ini merupakan cakupan wilayah BBKSDA yang secara tidak langsung telah merusak ekosistem yang ada di kawasan tersebut. Hal yang paling berdampak adalah siklus kehidupan flora dan fauna.

Aksi tanggap dan peduli lingkungan Siap Darling di Kawasan Taman Wisata Alam Gunung Ijen merupakan upaya untuk melestarikan kawasan konservasi melalui penanaman kembali sebagai upaya pemulihan ekosistem flora dan fauna yang terputus / terganggu akibat kebakaran hutan pada kawasan tersebut.

Dr. Nandang Prihadi S. Hut.. M.Sc kepala BBKSDA Jawa Timur
Souvenir tanaman hias
Souvenir tanaman hias

Adapun pohon yang ditanam di kawasan ini adalah pohon cemara gunung (casuarina junghuniana). Ada salah satu tempat yang menarik untuk dikunjungi dimana peserta bisa membawa oleh-oleh tanaman secara gratis. Adapun tanaman hias yang dibagikan adalah krokot hijau dan krokot merah.

Setelah melakukan penanaman, kegiatan dilanjutkan dengan Talkshow dengan tema Menuju Ijen Darling.

Talkshow Menuju Ijen Darling

Talkshow Ijen
Talkshow Menuju Ijen Darling

Talkshow menuju ijen darling ini menghadirkan narasumber Dr. Nandang Prihadi S.Hut, M.Sc yang merupakan kepala BBKSDA Jawa Timur dan Annisa Malati yang merupakan traveler. Di moderatori sama Mbak Abex yang juga traveler membuat acara ini meriah.

Pembukaan yang cukup apik dari mbak moderator membuat para peserta antusias untuk mengikuti jalannya talkshow. Belum lagi pemaparan dari para narasumber yang kompeten dibidangnya membuat talkshow semakin seru.

Hujan gerimis yang mengiringi di tengah-tengah talkshow membuat udara semakin dingin, namun itu tidak berlangsung lama. Karena lantunan lagu dari Barasuara berhasil memanaskan suasana di TWA Kawah Ijen.

Previous

10 Panduan Naik Pesawat Terbang untuk Pertama Kalinya

Menginap di Hotel Kampi Surabaya

Next

Saya juga ada di Instagram facebook Twitter dan Youtube Suka menulis tentang blogging di panduaji.com

Leave a Comment