Mencoba Soto Kudus Bu Is, Blitar Berasa di Rumah Nenek

Last Updated on 8 months by panduaji

Soto Kudus Bu Is cukup sering aku lewati karena berada di lokasi yang cukup strategis. Yaitu di jalan Jendral Sudirman, Kota Blitar. Tepat berada di sebelah selatan PMI Kota Blitar. Namun setelah lima tahun lebih tinggal di Blitar, aku belum pernah mencoba mampir.

Warung soto ini nggak terlalu ramai seperti warung soto pangkru yang ada di Talun. Pada jam-jam tertentu warung ini cukup ramai, namun nggak seramai soto ayam pangkru Talun yang digemari banyak orang. Meski cenderung sepi setiap aku lewat sini.

Setelah beberapa hari di rumah aja, pagi ini ada agenda ke kantor pos untuk menerima pembayaran Google Adsense. Sekalian mampir dan cobain aja, siapa tahu worthed untuk di tulis di blog yang tak begitu terawat ini.

Suasana Warung

Soto Ayam Kampung Bu Is

ketika aku masuk ke dalam warung ini memang kecil namun ada ruangan semi outdoor yang bisa dipilih untuk duduk-duduk. Terpisah dari pintu masuk dimana kita bisa memesan. Suasanya homey banget, nyaman kayak di rumah nenek. Meski rumah nenekku dulu nggak seperti ini.

Selain itu warung ini bisa dibilang cukup bersih jika dibandingkan warung soto lain di Blitar. Layout cenderung mirip depot namun lebih berkelas dengan kursi seng yang biasanya tersedia di kawasan pedesaan. Namun cukup nyaman.

Aku duduk di ruangan semi outdoor di bagian selatan. Ada bebrapa meja dan kursi yang tetata cukup apik. Suasana asri dengan pepohonan rindang di bagian luar. Meski dekat dengan jalan raya, namun suasana yang terbangun bener-bener seperti di rumah nenek.

Aku betah berdiam diri menikmati pagi di sini :))

Minuman Indo Saparella

Indo Sapaprella

Setelah memesan semangkuk soto ayam kampung ini aku tertarik untuk mencoba minuman dengan bentuk botol yang cukup unik bertuliskan Indo Saparella. Aku request es batu ke ibuknya untuk dicampur dengan Indo Saparella yang baru pertama kali mau aku cobain ini.

Di botolnya tertulis kalau ini merupakan minuman produksi Jogja. Meski dulu pernah menetap sekitar setahun di Jogja, aku belum pernah ngerasain minuman ini. Minuman macam gini nggak ada di angkringan sekitar kontrakan.

Begitu gelas berisi es batu datang, aku tuang minuman ini ke dalam gelas. Rasanya mirip dengan root beer yang ada di AW namun dengan rasa yang nggak terlalu kuat. Rasanya mirip dengan cengkeh. Tapi ya enak-enak aja sih menurutku. Setelah googling, baru tahu kalau minuman ini ternyata terbuat dari tumbuhan Sarsaparilla

Soto Ayam Kampung Khas Kudus

Soto Kudus Bu Is

Aku belum pernah menikmati kuliner di Kudus. Beberapa kali liburan ke Karimunjawa aku cuma numpang lewat aja ketika naik bus. Jadi belum bisa bandingin sama soto di Kudus dengan soto kudus yang beneran. Kecuali, tanya bandingin ramen di sini sama di ramen di Jepang aku bisa jawab soalnya udah pernah ngerasain dua-duanya :))

Semangkuk soto ayam kampung ini disajikan dalam porsi yang pas buatku. Nggak terlalu banyak dan nggak terlalu sedikit. Apalagi kalau minumnya Indo Saparella 300ml yang ketambahan es batu. Soto dengan kuah bening dan potongan daging ayam ini memiliki toping bihun, kecambah, seledri dan taburan bawang goreng. Selain itu ada potongan telur rebus.

Sebelum aku tambahkan, aku coba sruput kuahnya. Cenderung agak asin tapi bener-bener seger. Coba deh tambahin perasan jeruk nipis yang tersedia. Semakin mantap, bisa ngurangi sensasi asin dari kuahnya. Aku tambahkan sedikit kecap dan sambel biar lebih nikmat. Tidak lupa dengan kerupuk untuk menambahkan sound efek yang menambah nikmatnya makan.

Harga yang Relatif

Selesai makan, aku diem dan bengong aja menikmati suasana di warung ini. Bener-bener deh, suasanya homey banget. Jadi males buat pulang. Namun apa daya ada yang harus segera dikerjakan. Setelah habis semua, akhirnya aku bergegas untuk bayar dan pulang.

Harga seporsi soto ayam kampung + Es Batu + Indo Saparella + 2 Kerupuk adalah Rp. 38.500. Cukup membuatku terkejut sih. Harganya bisa dibilang relatif mahal dibanding warung soto di wilayah Blitar. Mungkin lokasinya di pusat kota tetep kudu bayar PBB.

Yang jelas, Aku yakin harga minuman Indo Saparella ini lebih mahal dibanding harga sotonya itu sendiri :)). Kamu pernah nyoba makan di sini? Atau punya rekomendasi tempat makan soto enak lainnya? Boleh dong tulis di kolom komentar.

Previous

Warung Nasi Pecel Enak di Blitar

Soto Ayam Kampung Khas Desa Gurit Blitar

Next

Saya juga ada di Instagram facebook Twitter dan Youtube Suka menulis tentang blogging di panduaji.com

2 thoughts on “Mencoba Soto Kudus Bu Is, Blitar Berasa di Rumah Nenek”

Leave a Comment