Rempeyek Udang Kali di Warung Mak Preh

Warung Mak Preh yang ada di Dusun Lorbesek, Desa Karangrejo, Kecamatan Garum Kabupaten Blitar merupakan warung yang wajib saya kunjungi ketika melakukan pendakian ke Gunung Kelud via Karangrejo. Bisa dibilang ini merupakan basecamp ataupun titik kumpul bersama beberapa teman yang sering melakukan pendakian ke Gunung Kelud.

Sebagai pasukan wedi luwe, saya nggak mungkin naik ke Gunung Kelud tanpa perbekalan sama sekali. Karena di atas nggak ada orang yang jualan sama sekali. Warung Mak Preh jadi tempat pengisian perbekalan sebelum berangkat.

Tidak hanya para pendaki saja, para pesepeda yang mengambil rute mlipir di pinggiran juga cukup sering mampir ke warung ini sebelum melanjutkan perjalanan.

Aneka Menu Rumahan di Desa

Pilihan Menu di Warung Mak Preh

Apa menu yang tersedia di warung mak preh? Kamu nggak akan tahu kalau nggak datang langsung ke lokasi. Karena ada menu berbeda setiap harinya, tergantung ketersediaan bahan.

Yang cukup unik di Warung Mak Preh dan cukup terkenal adalah Rempeyek Udan dan Rempeyek Iwak Kali. Menu lauk ini cukup sering habis ketika banyak orang berdatangan di warung ini

Bisa disantap dengan berbagai pilihan sayur yang ada sesuai selera. Terakhir ke warung ini bulan Desember 2020 ada banyak menu yang tersedia, mulai dari rempeyek udang, belut goreng, rempeyek wader.

Saya pun memilih untuk sarapan dengan sayur pepaya, tahu goreng, rempeyek udang dan sambel. Ternyata menu ini yang juga dibungkus sama Mbak Sila, tim logistik di pendakian kali ini

Harganya berapa? Saya kurang yakin karena semua dibayarin Mbak Sila yang dari awal memang sudah berniat. Yang jelas nggak lebih dari 10 ribu. Karena perhitungannya untuk tahu goreng 500an, rempeyek 3ribu dan nasi sayur sekitar 4ribuan. Itu hanya perkiraan kasarku ya, karena berapa pastinya saya kurang tahu. Next time kalau ke sana bayar sendiri saya update di sini infonya

Suasana Pedesaan yang Nyata

Rempeyek Udang Kali di Warung Mak Preh 1

Suasana pedesaan mendukung segala menu di warung ini menjadi lebih nikmat. Bukan suasana sejuk pedesaan yang identik dengan pegunungan dan suasana yang hijau, namun suasana pedesaan masa kini yang apa adanya. Tanpa pemandangan instagramable. Hanya desa dengan suasana sehari-harinya tanpa dibuat-buat.

Melainkan senyuman para warga desa, suasana pagi di desa-desa yang ada di Indonesia lengkap dengan hiruk pikuknya yang tidak dikondisikan. Bener-bener berasa kalau pulang ke desa. Sesekali cobalah untuk datang ke Warung Mak Preh ini, lokasinya bisa ngikut di Google Maps. Kendaraan roda empat pun bisa menjangkau tempat ini dengan mudah kok

Salam hangat dari Blitar, stay safe dimanapun kamu berada ya 🙂

Saya juga ada di Instagram facebook Twitter dan Youtube Suka menulis tentang blogging di panduaji.com

Leave a Comment