Ginkakuji Temple, Lumut Cantik dan Cream Puff Homade Matcha yang Lezat

Membutuhkan waktu sekitar 30 menitan untuk mencapai Ginkakuji Temple dari Stasiun Kyoto menggunakan bus nomor 100. Turun di Ginkakujimae Bus Stop dan berjalan sekitar 400 meteran menuju pintu masuk Ginkakuji Temple. Sama seperti Fushimi Inari Taisha, di sepanjang jalan menuju Ginkakuji Temple juga banyak penjual makanan dan souvenir. Tapi karena sudah kenyang, beragam makanan tidak membuatku tertarik kecuali sus matcha yang akan aku beli waktu keluar dari temple ini.

Seperti temple lainnya, Ginkakuji Temple bisa dibilang cukup ramai. Tampak juga para pelajar sekolah mengunjungi kuil ini bersama guru dan teman-temannya. Semacam karya wisata gitu. Tiket masuk kuil ini 500 yen. Kamu akan mendapatkan sebuah tiket dan pamflet tentang Ginkakuji Temple.

Tiket Masuk Ginkakuji Temple

Ada beberapa larangan yang harus dipatuhi selama di tempat ini. Jangan gunakan tongsis atau selfie stick karena dilarang. Jalan yang tidak begitu lebar membuat gerak setiap orang juga terbatas. Oleh karena itu tidak bisa menggunakan selfie stick sesuka hatimu.

Silver pavilion Ginkakuji Temple Kyoto

Silver pavilion ini bisa kamu temukan dengan mudah saat baru saja memasuki kawasan ginkakuji temple. Di Ginkakuji Temple hanya ada dua bangungan, yaitu Silver Pavilion dan Togudo yang memiliki taman pasir. Taman pasir ini mirip-mirip dengan taman batu yang ada di Ryoanji.

Salah satu hal yang menarik di temple ini adalah minimnya bangunan beton. Untuk pagar pengaman menggunakan bambu yang dibentuk sedemikian rupa sehingga tampak cantik dan menyatu dengan alam. Alih-alih menggunakan pagar rantai, di temple ini hanya menggunakan tali untuk pembatas jalan. 

Pagar bambu di Ginkakuji Temple

Selain itu terdapat banyak sekali lumut yang cukup memikat. Kebetulan punya teman yang suka dengan tanaman lumut, sekarang dia juga punya toko online Labijo. Cukup gampang untuk membawakannya oleh-oleh. Cukup ambilkan gambar foto lumut yang ada di Ginkakuji Temple, dia sudah sangat senang. Tentunya dengan tips backpacker ke Jepang juga karena begitu melihat lumut yang cantik-cantik dia juga pengen main sendiri ke sana. Berikut salah satu contoh foto lumut yang cantik di Ginkakuji Temple.

Lumut di Ginkakuji Temple, Tokyo

Dari tempat lumut-lumut cantik jalan agak naik dan kamu bisa melihat pemandangan ginkakuji temple dengan bangunan-bangunan dibawahnya.. Cukup cantik, sayang cuaca tak begitu cerah ketika aku berada di sana.

Pemandangan dari Ginkakuji Temple Tokyo

Seperti niat awal tadi, keluar dari Ginkakuji pengen nyoba semacam kue sus dengan pasta matcha di dalamnya. Akhirnya tiba di salah satu tempat penjual oleh-oleh yang paling dekat dengan pintu keluar Ginkakuji Temple namanya Gen Mai bergambar kelinci. Disitu aku beli satu kue cream puff harganya 300 yen. Rasanya seperti kue sus (atau emang kue sus kalau di Indonesia?) Pasta Matcha di dalamnya bener-bener nggak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Mending coba sendiri gimana nikmatinya cream puff dengan daleman matcha yang bener-bener nikmat. Masih di tempat yang sama, Gratis minum green tea sepuasnya :D.

Kue Sus dengan pasta Mathca

Semua dagangan yang ada di tempat ini, tidak dijual di tempat lain. Jadi kalau main ke Ginkakuji Temple, ada baiknya kamu juga cobain cream puff yang bener-bener lezat ini. Mending kehilangan 300 Yen untuk beli ini daripada menyesal sudah meninggalkan Ginkakuji Temple.

Saya juga ada di Instagram facebook Twitter dan Youtube Suka menulis tentang blogging di panduaji.com

Leave a Comment