Keseruan Lava Tour Merapi di Jogja

Lava Tour Merapi Jogja merupakan kegiatan puncak penutup dari kegiatan Leader Smartfren Community Gathering yang diadakan oleh Smartfen di Jogja.

Lava Tour Merapi ini merupakan wisata minat khusus yang baru ada pasca meletusnya gunung merapi pada tahun 2010. Pada saat itu aku masih kurus dan tinggal di daerah Kotagede Jogja yang merupakan salah satu pusat penjualan perak paling populer di Jogja.

Kalau di postingan sebelumnya aku udah cerita tentang perjalanan wisata ke Gua Pindul, pada kesempatan ini aku mau bercerita sedikit tentang bagaimana pengalaman mengikuti Lava Tour Merapi untuk pertama kalinya.

Perjalanan ke Tlogo Putri Kaliurang

Setelah melakukan check out di hotel, perjalanan naik bus dari pusat kota Jogja menuju ke daerah Tlogo Putri Kaliurang membutuhkan waktu sekitar 90 menit. Jarak yang bisa dipersingkat apabila naik kendaraan roda empat apalagi roda dua.

Tlogo Putri Kaliurang merupakan kawasan puncak merapi yang menawarkan suasana sejuk karena berada di lereng gunung merapi. Bus yang kami tumpangi parkir di daerah ini. Puluhan mobil jeep juga sudah siap mengantarkan kami untuk mengikuti Lava Tour Merapi.

Sayangnya hujan yang cukup deras mengguyur kawasan ini, sehingga kami memilih untuk diam di dalam bus sambil menikmati makan siang sebelum memutuskan untuk turun memilih jeep yang mengantarkan kami. Setelah menunggu sekitar setengah jam, hujan sudah mulai reda. Akhirnya kami pun bergegas untuk naik mobil jeep yang sudah terparkir.

Lava Tour Merapi

Lava Tour Merapi Jogja akan mengajak kita untuk menelusuri bekas letusan gunung merapi yang terjadi sepuluh tahun silam. Untuk itu ada beberapa informasi yang perlu kamu ketahui sebelum mengikuti lava tour merapi ini. Kemarin untuk 1 jeep aku dinaiki oleh 3 orang. Padahal sebenarnya bisa dinaikin sampai 5 orang.

Ada beberapa jenis mobil jeep yang tersedia, sepertinya ini tergantung tour operator yang dipilih saat memilih paket wisata lava tour merapi di Jogja ini.

Berapa Lama Durasinya?

Kata bapak yang mengantarkan kami, ada rute pendek sekitar 1 jam dan rute panjang sejauh 2 jam. Kemarin kalau nggak salah hampir 2 jam naik jeep. Cukup lama berhenti di bunker kaliadem yang akan aku bahas di bawah.

Apa yang Dipersiapkan?

Nggak perlu bignung dengan hal apa yang perlu dipersiapkan sebelum mengikuti lava tour merapi Jogja ini. Apabila kamu datang di musim kemarau, membawa pakaian ganti aja sudah cukup. Kalau musim hujan, kamu perlu bawa baju ganti karena apabila basah kehujanan kamu bisa ganti pakaian setelahnya.

Apabila kamu enggan untuk berbasah-basahan kamu bisa membawa jas hujan dan minta ke pengemudi jeep untuk menutup jeep sehingga nggak basah selama perjalanan. Namun hal ini tentu mengurangi keseruan dalam menikmati perjalanannya.

Membawa bekal air minum selama perjalanan juga perlu cuy. Itung-itung menghemat pengeluaran. Tapi kalau kamu punya bujet lebih, nggak ada salahnya untuk membeli langsung di sana, harganya nggak beda jauh dengan harga pada umumnya kok.

Harga Paket Lava Tour Merapi

Untuk yang tanya paket lava tour merapi, aku kurang tahu karena semua dibayarin sama Smartfren. Namun aku udah cari beberapa referensi paket wisata lava tour merapi yang terpercaya.

Tinggal sesuaikan aja dengan bujet dan teman-temanmu. Siapa tahu cocok dengan salah satu paket wisata di atas.

Pengalaman Ikut Lava Tour Merapi

Tim Merapi Lava Tour

Perjalanan dimulai dari Tlogo Putri Kaliurang dengan satu mobil jeep berisi empat orang. Aku, Mas Wahyu, Bang Gugum dan Pak Sopir sepakat untuk tetap menutup jeep karena malas basah-basahan. Maklum nanti malam langsung cus naik kereta api kembali ke peradaban masing-masing. Aku memakai jas hujan untuk memastikan nggak terlalu basah waktu mengikuti lava tour merapi

Bapak sopir yang baru 3 bulan menjadi sopir jeep bercerita banyak tentang asal muasal wisata lava tour merapi ini. Meski gunung kelud meletus tahun 2010, paket wisata ini baru bisa jalan pada tahun 2012. Terdapat dua rute, yang bisa dipilih, yaitu rute pendek yang butuh waktu sekitar 1 jam dan rute panjang yang membutuhkan waktu sampai 2 jam lebih.

Adapun destinasi yang akan kami singgahi ada tiga, yaitu Museum Mini Sisa Hartaku, Batu Alien dan Bunker Kaliadem. Selain itu kemarin bapak sopirnya malah nawari kalau mau lanjut ke kediaman Mbah Marijdan bisa diantar. Sayangnya waktu yang dimiliki mepet sehingga kami skip.

Oh iya, kamu nggak perlu mengeluarkan uang sama sekali ketika mengikuti perjalanan yang sudah disediakan oleh tour operator, kecuali kalau butuh jajan atau pengeluaran pribadi lainnya ya beda lagi.

Museum Mini Sisa Hartaku Merapi

Museum Sisa Hartaku Merapi

Perjalanan pertama berhenti di museum mini sisa hartaku yang merupakan museum inisiatif dari Bapak Riyanto selaku pemilik rumah. Berisi berbagai macam barang yang tersisa pasca erupsi gunung merapi pada tahun 2010 di rumah Bapak Riyanto.

Ada beberapa barang yang kondisinya rusak parah seperti radio compo, sepeda motor hingga termos. Bahkan tulang belulang hewan ternak yang menjadi korban keganasan erupsi merapi pun dirangkai sedemikian rupa. Bahkan ada satu ruangan keramat yang tidak boleh di foto karena ada sebuah keris.

Tidak butuh waktu lama untuk mengelilingi museum mini ini, sehingga perjalanan bisa dilanjutkan menuju ke titik pemberhentian satunya yaitu Batu Alien.

Batu Alien

Merapi Lava Tour Jogja

Perjalanan menuju ke Batu Alien sudah mulai menantang. Beberapa titik offroad membuat mobil jeep berguncang hebat yang memberikan keseruan tersendiri. Batu alien merupakan salah satu titik dimana terdapat sebuah batu besar berbentuk mirip alien yang terlempar ketika erupsi merapi.

Pemandangan dari titik ini sebenarnya cukup bagus, namun karena mendung pemandangan indah tersebut nggak bisa terabadikan dalam foto yang aku ambil. Jadi kalau pengin tahu mending langsung googling aja yak. Biasanya yang muncul foto-foto yang bagus kok.

Di Batu Alien ini kamu bisa jajan cilok yang rasanya lumayan kok. Tapi gak boleh cuma beli 5 ribu aja. Seporsinya 10 ribu. Haha. Tapi karena sibuk ngrekam video, aku kelewatan untuk mengambil foto batu aliennya. Entah kemarin foto di kamera siapa, karena waktu ada di lokasi ini hujan gerimis.

Setelah puas mengambil foto dan jajan cilok, perjalanan berlanjut ke Bunker Kaliadem.

Bunker Kaliadem Merapi

Perjalanan dari Batu Alien ke Bunker Kaliadem Merapi ini cukup menegangkan, di beberapa titik jalanan offroad memang ancur parah. Namun mayoritas jalannya masih enak untuk dilewati kok.

Menurut cerita yang aku dapatkan ketika mengunjungi bunker Kaliadem, bunker ini dulunya dibuat untuk berlindung dari awan panas alias wedhus gembel. Namun ketika erupsi merapi ada dua relawan yang menyelamatkan diri menuju ke dalam bunker ini.

Awalnya bunker ini memang bisa menyelamatkan mereka dari awan panas, namun karena tertutup material erupsi gunung yang kemudian disusul lahar lava mereka terjebak dan tewas di dalam bunker. Oleh karena itu saat ini bunker tidak dimanfaatkan karena dianggap tidak efektif untuk tempat persembunyian ketika terjadi erupsi.

Foto-foto bagus sebenarnya ada di tim eo, tapi sampai saat ini belum dapat link untuk mengakses foto-foto tersebut sehingga mau gak mau pakai foto seadanya yang ada di kameraku deh. Meski nggak banyak, setidaknya bisa digunakan untuk medukung tulisan lava tour merapi ini.

Kembali ke Basecamp

Setelah cukup lelah berkeliling beberapa titik, akhirnya kami diantar menuju ke basecamp yang terletak di Tlogo Putri Kaliurang. Menyusuri jalanan yang relatif lebih mudah dibandingkan sebelumnya. Sebelum kembali, kami diajak melewati satu kawasan dimana terdapat banyak genangan air yang bisa dibuat untuk mencari konten dramatis.

Jeep Lava Tour Merapi Jogja

Nah, buat yang mau basah-basahan bisa request ke drivernya untuk memaksimalkan cipratan air ketika jeep lewat. Berhubung kami sudah sepakat di awal, nggak usah terlalu basah akhirnya bapaknya tetap nurutin dengan kadar secukupnya, sebagai bentuk menggugurkan kewajiban.

Sesampainya di basecamp, aku bergegas untuk ganti pakaian karena kamar mandi di kawasan ini sangat minim. Selain itu ada banyak monyet yang turun di sekitar bus. Jadi kamu perlu hati-hati dengan barang bawaanmu yak!

Saya juga ada di Instagram facebook Twitter dan Youtube Suka menulis tentang blogging di panduaji.com

Leave a Comment