Piknik Asyik ke Telaga Sarangan Magetan

panduaji

Diperbarui:

Telaga Sarangan Magetan

Telaga Sarangan Magetan menjadi tempat wisata pilihan untuk piknik bersama teman-teman kantor tahun ini. Piknik tahunan ini memang kita rencanakan setahun sekali untuk jalan-jalan ke tempat menarik yang mudah dijangkau dan tidak melakukan aktivitas yang terlalu melelahkan

Tahun lalu kita sudah snorkeling ke Gili Ketapang Probolinggo, tahun ini pengin cari tempat yang bisa buat rileks dan bersantai. Pada kesempatan ini saya mau cerita tentang bagaimana perjalanan kami ketika piknik ke Telaga Sarangan.

Sejarah dan Misteri Telaga Sarangan

Telaga Sarangan

Sebelum pergi ke Telaga Sarangan saya melakukan riset dulu tentang sejarah telaga sarangan yang berada di Kec. Plaosan, Kab. Magetan ini. Telaga dengan luas 30 hektar dan kedalaman 28 meter ini berada di ketinggian 1200mdpl, lebih tinggi dibandingan Perkebunan Teh Sirah Kencong di Blitar.

Jadi nggak heran ketika berada di sana suasananya cukup dingin, mirip dengan suhu yang ada di wilayah Batu-Malang Jawa Timur yaitu di kisaran 15-20 derajat celcius. Semriwing kan?

Telaga sarangan juga dikenal dengan sebutan telaga pasir, ini tidak bisa lepas dengan sejarah dan legenda terbentuknya telaga ini. Kisah ini berawal dari Kiai dan Nyai Pasir yang merupakan sepasang suami-istri namun belum memiliki anak meski sudah menikah cukup lama.

Kiai Pasir dan Nyai Pasir ini kemudian bersemedi dan memohon agar dikarunai anak kepada Sang Hyang Widhi (Tuhan). Tidak berselang lama, mereka memiliki seorang anak laki-laki yang kemudian diberi nama Joko Lelung. Keluarga ini hidup dari bercocok tanam dan berburu.

Karena merasa pekerjaan tersebut cukup berat, Kiai dan Nyai Pasir kemudian bersemedi lagi meminta kesehatan dan umur panjang kepada Sang Hyang Widhi. Ketika bersemedi, mereka memperoleh wangsit untuk menemukan dan memakan telur di dekat ladang supaya keinginannya terkabul.

Kiai Pasir pun pergi ke hutan untuk bercocok tanam di ladang. Tetapi karena cukup banyak pohon besar di tempat yang akan menjadi ladangnya, ia pun menebangi satu persatu dan menemukan sebuah telur yang berwarna putih.

Kiai pasir pun pulang dengan membawa telur dan menyerahkannya kepada Nyai Pasir. Keduanya sepakat untuk merebus telur tersebut dan membaginya menjadi dua. Setelah telur rebus tersebut habis dimakan, Kiai Pasir berangkat ke ladang untuk melanjutkan pekerjannya tadi.

Hujan di Telaga Sarangan

Namun ditengah perjalanan, Kiai Pasir merasa badannya panas dan gatal yang kemudian ia garuk hingga membuat seluruh tubuhnya mengalami luka lecet. Setelah itu ia berubah menjadi seekor ular naga yang sangat besar. Ini juga terjadi kepada Nyai Pasir

Keduanya menjadi ular naga yang besar dan berguling-guling di pasir untuk meredakan rasa gatalnya. Namun langkah tersebut justru membuat cekungan-cekungan yang cukup besar dan dalam. Bahkan muncul sumber mata air yang cukup deras dan menggenangi cekungan tersebut.

Menyadari apa yang terjadi, Kiai dan Nyai Pasir memiliki niat untuk membuat banyak cekungan sehingga bisa menenggelamkan gunung Lawu. Mengetahui kedua naga dengan niat jahat menenggelamkan gunung lawu tersebut adalah kedua orangntuanya, Joko Lelung kemudian bersemedi.

Dalam semedinya, Joko Lelung meminta kepada Sang Hyang Widhi agar kedua orang tuanya sadar dan mengurungkan niat jahatnya. Sang Hyang Widhi pun menerima semedi Joko Lelung, sehingga kedua orang tuanya sadar dan mengurungkan niat menenggelamkan gunung lawu.

Begitulah cerita legenda asal-usul Telaga Sarangan di Magetan yang juga dikenal dengan sebutan Telaga Pasir. Selain itu masyarakat sekitar juga menyebutnya sebagai Telaga Naga.

Cara Menuju ke Telaga Sarangan

Untuk pergi ke Telaga Sarangan di Magetan, saya menyarankan untuk membawa kendaraan pribadi. Kemarin bersama teman-teman di BerdikariStudio kami menyewa kendaraan long elf dengan kapasitas 18 penumpang.

Perjalanan ke Telaga Sarangan kami melalui rute Blitar – Kediri – Nganjuk – Tol turun di Madiun – Magetan. Berangkat dari Kota Blitar sekitar pukul 6 pagi, sampai di Telaga Sarangan sekitar pukul 10.30 siang. Ternyata cukup lama perjalanan menuju ke wisata magetan ini ketika akhir pekan.

Kalau kamu berangkat dari Surabaya, bisa langsung naik tol turun di Madiun dan menuju ke Magetan. Untuk kendaraan umum ke Telaga Sarangan sepertinya tersedia, namun saya kurang tahu bagaimana rute dan ngetemnya dimana. Oleh karena itu saya menyarankan untuk datang membawa kendaraan pribadi.

Tiket Masuk ke Telaga Sarangan

Tiket Masuk Telaga Sarangan

Tiket masuk ke telaga sarangan dibedakan menjadi dua kategori, yaitu dewasa dan anak-anak. Berikut rincian harga tiket resminya

  • Dewasa Rp.19.000
  • Anak-Anak Rp.9.000
  • Asuransi Rp.1.000 (wajib)

Jadi tiket masuk untuk dewasa dan asuransinya adalah Rp.20.000. Sedangkan anak-anak dan asuransinya Rp.10.000. Bisa dibilang masih cukup terjangkau ya untuk tempat wisata sekelas telaga sarangan di Magetan ini.

Karcisnya pun bisa dibilang unik, kita nggak diberi sobekan kertas layaknya karcis yang biasanya ada di tempat-tempat wisata, melainkan sebuah print out dengan printer thermal portabel layaknya di kafe-kafe gitu. Kita bisa bayar cash maupun QRIS.

Dengan sistem ticketing semacam ini bisa meminimalisir terjadinya kecurangan yang dilakukan oleh oknum di bagian ticketing. Sehingga pengelola bisa dengan mudah mengetahui berapa banyak pengunjung yang datang dan berapa pendapatan dari ticketing.

Aktivitas di Telaga Sarangan

Ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan di Telaga Sarangan, kalau saya hanya menikmati sate kelinci di pinggir telaga, ngopi dan ngobrol. Sedangkan aktivitas lain yang bisa dilakukan di telaga ini diantaranya.

Naik Speedboat Keliling Telaga Sarangan

Naik speedboat di Telaga Sarangan

Naik speedboat merupakan salah satu aktivitas yang menarik. Kita bisa berkeliling di telaga sarangan ini bersama teman-teman. 1 putaran mengelilingi telaga sarangan ini dibandrol dengan harga Rp.80.000 untuk satu speedboat, sedangkan kalau mau langsung ambil 3 putaran hanya dibandrol dengan harga Rp.200.000

1 Speedboat umumnya bisa digunakan sampai empat orang. Jadi kalau kamu berempat bersama teman-temanmu, kamu hanya butuh merogoh kocek Rp.50.000 untuk keliling telaga selama 3 putaran.

Saat naik speedboat, kamu diwajibkan untuk mengenakan pelampung yang sudah disediakan oleh penyedia

Naik Kuda Keliling Telaga Sarangan

Naik kuda di telaga sarangan

Untuk yang takut beraktivitas di air, bisa mencoba naik kuda keliling pinggiran Telaga Sarangan. Sebenernya bisa saja sambil jalan kaki, tapi beneran lumayan jauh dan melelahkan. Naik kuda dengan harga Rp.80.000/putaran (kalau ndak salah) kita bisa melihat Telaga Sarangan dari berbagai perspektif

Kalau yang mau olahraga sambil jalan-jalan keliling Telaga Sarangan juga bisa kok. Suasana dipinggiran telaga nggak seramai dekat pintu masuknya.

Makan Sate Kelinci

Makan Sate Kelinci di Telaga Sarangan Magetan

Mayoritas penjual makanan di Telaga Sarangan adalah penjual sate ayam dan sate kelinci. Sate kelinci merupakan menu sate yang jarang kita temui kalau tinggal di daerah perkotaan. Tetapi kuliner ini termasuk yang populer di daerah dingin.

Para pedagang di kawasan ini pun sama, dari ujung ke ujung harga yang ditawarkan untuk seporsi sate kelinci sama yaitu Rp.15.000, kalau nambah lontong jadi Rp.18.000. Sedangkan sate ayam Rp.12.000 kalau pakai lontong jadi Rp.18.000. Harga yang cukup murah untuk kulineran di tempat wisata.

Secara visual, sate kelinci dan sate ayam tak tampak berbeda. Namun secara tekstur sate kelinci lebih kenyal dan memiliki serat yang lebih halus dibandingkan sate ayam. Jadi meski nggak tega, ada baiknya mencoba rasa sate kelinci minimal sekali seumur hidup.

Jangan bayangkan bentuk kelinci yang lucu biar tega buat makan satenya :)).

Hotel di Telaga Sarangan

Idealnya memang berangkat sore hari ke Telaga Sarangan kemudian menginap dan keesokan harinya bisa beraktivitas seharian di sana. Apadaya ada keterbatasan waktu dan biaya sehingga kita memutuskan untuk tidak menginap.

Buat kamu yang mau menginap di sana, saya sudah mempersiapkan daftar tempat menginap di telaga sarangan yang bisa kamu pilih sesuai dengan preferensi liburan. Berikut daftar hotel di sekitaran telaga sarangan, jadi kamu nggak perlu jauh-jauh untuk menuju ke telaga

Video Piknik di Telaga Sarangan

YouTube video

Bagikan:

Tags

panduaji

Saya juga ada di Instagram facebook Twitter dan Youtube Suka menulis tentang blogging di panduaji.com

Leave a Comment