Bendungan Wlingi Raya

panduaji

Kategori: Dolan

Healing di Bendungan Wlingi

Diperbarui:

Sebagai bagian dari komitmen kami terhadap transparansi, kami ingin informasikan bahwa beberapa link di situs kami adalah link afiliasi. Artinya, tanpa biaya tambahan untuk Anda, kami mungkin mendapatkan komisi jika Anda memutuskan untuk melakukan pembelian melalui link tersebut

Saya baru tahu kalau ternyata Bendungan Wlingi itu cocok untuk healing tipis-tipis yang nggak ngoyo alias effortless. Beberapa waktu lalu saya bersama istri mencoba mlipir sejenak ke Bendungan Wlingi untuk istirahat setelah perjalanan yang lumayan.

Ekspektasi saya tidak terlalu tinggi, ternyata apa yang saya rasakan ternyata lebih dari ekspektasi. Ternyata healing di Bendungan Wlingi itu menyenangkan dan murah tentunya. Seperti ketika saya dan teman-teman kuliah dulu piknik di Kebun Raya Purwodadi

Sekilas Tentang Bendungan Wlingi Raya

Di persimpangan jalan sekitar Talun kita terbiasa melihat plang menuju bendungan wlingi raya. Sebuah bendungan yang sebenarnya tidak berada di area Kecamatan Wlingi, tetapi di Ds. Tumpang, Kec. Talun, Kab. Blitar. Saya kurang tahu kenapa nama bendungan ini tetap Wlingi Raya bukannya Tumpang.

Bendungan yang dibangun pada tahun 1972 dan selesai pada tahun 1989 sekarang dikelola oleh Jasa Tirta. Seperti kebanyakan bendungan yang ada, di sekitar bendungan ini juga terdapat sebuah taman wisata.

Tiket Bendungan Wlingi

Tiket masuk kawasan wisata Bendungan Wlingi ini hanya Rp5.000 per orang. Ketika bulan Maret 2023 saya datang ke tempat ini lagi, harga tiket masuk menjadi Rp7.000 dan parkir menjadi Rp2.000.

Saya dan istri memilih beli es sambil selonjoran di tikar milik sang penjual. Di bawah pohon rindang dengan angin sepoi-sepoi, benar-benar syahdu.

Suasana Bendungan Wlingi Raya

Kami memesan dua pop mie dan segelas pop es. Satu pop mie dibandrol delapan ribu dan segelas pop es dibandrol tiga ribu. Nggak tahu kenapa, di tempat wisata makan pop mie kok yo enak. Berdua kencan di sini bawa uang 50ribu masih sisa kok.

Pinggir Bendungan Wlingi

Taman wisata ini memiliki banyak pohon besar yang rindang sehingga tidak heran bahwa angin sepoi-sepoi yang berhembus memberikan kenyamanan tersendiri untuk para pengunjungnya. Sayangnya beberapa penjual menyalakan musik dandgut / koplo / dj dengan sound system terlalu keras.

Di sebelah timur kita bisa melihat hamparan perbukitan, langit biru yang cerah dan sungai brantas dengan air tenang. Ada tulisan Wlingi Riverside yang sepertinya disiapkan sebagai spot foto, namun beberapa hurufnya sudah hilang.

Wlingi Riverside

Saat berjalan ke arah selatan, kita bisa melihat bendungan Wlingi Raya / Bendungan Jegu. Ini merupakan salah satu spot yang menyenangkan. Jauh dari keramaian, nggak terganggu sound system, pepohonan rindang dan angin sepoi-sepoi.

View Bendungan Jegu

Ada beberapa permainan anak yang cukup seru dimainkan oleh anak-anak. Tidak heran banyak yang membawa anak-anak bermain ke sini. Selain tiket masuk yang murah, tempat nyaman, suasananya memang cocok untuk semua umur.

Saya sarankan untuk membawa tikar sendiri, supaya bisa bebas memilih tempat duduk yang dirasa paling nyaman. Kalau pinjem kan nggak bisa jauh-jauh dari penjual.

Di bagian tengah taman bendungan wlingi ini terdapat sebuah air mancur yang sayangnya nggak nyala ketika saya di sana.

Suasana Taman Bendungan-Wlingi

Jam Operasional

Taman Bendungan Wlingi setiap hari buka mulai dari pukul 8 pagi sampai pukul 5 sore. Pagar kecil untuk pintu masuk sepeda motor senantiasa terbuka, sedangkan pagar utama yang bisa dilewati mobil baru dibukakan kalau pengunjung membayar tiket di loket.

Meskipun cuma bayar 5 ribu untuk tiket masuk, bisa lah dijadikan alternatif tempat wisata selain Kebonrojo yang ada di Kota Blitar. Semoga bendungan ini bisa bersolek sehingga bisa lebih bagus dan lebih menyenangkan untuk dikunjungi.

Shopee Lovember

Leave a Comment