Slider

[4] [Jalan-jalan] [slider-top-big] [Jalan-Jalan]
You are here: Home / Worskhop Blender UKSW Salatiga

Worskhop Blender UKSW Salatiga

| No comment
Rabu 16 Februari 2011, untuk pertama kalinya saya mengunjungi kota kecil di utara gunung merapi yang bernama Salatiga. Saya, Mas Hiza dan satu orang dosen UGM dijemput oleh panitia acara yang diadakan oleh USKW. Sekitar pukul 6.00 kami berangkat meninggalkan Jogja menuju Salatiga.

Kami berangkat melewati lokasi yang paling parah terkena dampak erupsi merapi beberapa bulan lalu. Batu-batu besar berserakan dipinggir jalan. Puing-puing rumah terendam pasir, selain itu jalanan juga macet. Setelah itu kami melewati jalanan pegunungan seperti yang biasanya saya lewati ketika ke Pacitan. Cukup membuat kepala saya pusing, karena saya duduk di paling belakang. Kami diburu oleh waktu yang mepet, sehingga mobil melaju dengan cukup kencang. Saya sendiri merasa ngeri ngebut di jalan pegunungan. 

Daerah Magelang
Setelah sekitar 2 jam melakukan perjalanan akhirnya kami sampai di Kampus UKSW Salatiga. Area kampus yang lumayan besar tampak asri dengan rindangnya pepohonan yang tumbuh. Mahasiswa tampak sibuk dengan urusannya masing-masing. Selama beberapa hari kedepan ada sebuah acara besar yang diadakan oleh komunitas mahasiswa yang ada di kampus. Kami langsung digiring menuju guest room yang memang disediakan untuk tamu, disitu briefing mengenai jalannya acara yang sudah direncanakan mahasiswa.
Guestroom
Kami berkesempatan untuk mengisi acara Workshop 3D Modeling dengan Blender. Workshop dimulai pukul 09.00. Kurang lebih ada 20an peserta yang mayoritas laki-laki. Entah kenapa setiap workshop kok mayoritas pesertanya adalah laki-laki, kecuali workshop di UNS Solo yang cukup imbang antara laki-laki dan perempuan.
Peserta workshop
Workshop berjalan dengan lancar, para peserta tampak antusias mengikuti jalannya workshop. Terbukti dengan hasil yang luar biasa, padahal baru pertama kali bermain dengan dunia 3D.
Peserta workshop
Kopi jowo (Pinjam istilah dari Pak Isnandi, seorang staf di PENS ITS) disediakan sebagai obat kantuk yang terus menyerang. Workshop berjalan santai. Meskipun tema workshopnya hanya modeling, namun dengan waktu yang cukup lama akhirnya materi dilanjutkan ke kosep texturing.
Kopi jowo
Workshop yang berlangsung kurang lebih 6 jam tersebut berjalan efektif. Para peserta juga aktif dalam mengajukan pertanyaan. Banyak pelajaran berharga yang saya dapatkan disana. Mungkin lain kali saya akan share pelajaran yang saya dapatkan disana.
Share This Post :