Pindah Hosting Website Wordpress

Rabu, April 02, 2014

Hosting merupakan salah satu faktor terpenting yang harus di perhitungkan sejak awal dalam membuat website. Karena performa website kita juga ditentukan oleh performa hosting yang kita gunakan. Apabila hosting yang digunakan tidak memadai, untuk menyelamatkan website anda lebih baik memindahkan server ke tempat yang lain. Sehingga anda bisa akses website dengan baik.

Kenapa harus pindah? Karena apabila tidak segera memindahkan server website anda tidak dapat diakses dan hal tersebut menyebabkan kualitas web di mata mesin pencari jelek. Selain itu apabila kamu ingin update postingan dan mengunjungi blogmu ternyata tidak bisa diakses?

Alasan diatas lah yang membuat saya memindahkan hosting wordpress lama ke hosting baru. Pada tulisan ini saya ingin membahas langkah-langkah memindahkan hosting website worpdress dari server lama ke server baru. Ini merupakan cara yang sedikit ribet dan manual, cocok digunakan untuk pemula seperti saya. Karena sebenarnya banyak cara yang lebih canggih, namun untuk saat ini saya belum begitu paham dengan ssh dll :D

Sebelum melakukan pemindahan server, pastikan kamu sedang menggunakan jaringan yang cepat, hal ini akan mempercepat proses download dan upload konten website yang dipindahkan. Pada saat transfer saya menggunakan jaringan internet di PENS yang cukup kenceng :D

Backup

Sebelum memindahkan server, kita perlu backup data yang ada di hosting lama terlebih dahulu. Sepertinya semua penyedia layanan hosting sudah menyediakan fasilitas backup website. Dengan menggunakan fasilitas ini, kita bisa mendapatkan keseluruhan file dari konten yang kita backup.

Adapun bagian-bagian terpenting untuk backup file wordpress antara lain
  • Folder wp-content
  • .htaccess
  • Database

wp-content

Berisi semua data yang kita posting di website lama, mulai dari artikel, gambar, video, tema dan plugin. Jadi kamu harus download folder ini untuk mendapatkan keseluruhan data website yang kamu miliki

.htaccess

Berisi pengaturan tertentu untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti
  • Mencegah visitor browsing direktori server
  • Memblokir IP tertentu
  • Redirect halaman
  • Mengatur url wesbite (permalink)
  • Melindungi website dari hot linking
Sebatas itu yang saya tahu. Untuk yang lebih tahu mungkin bisa menambahkan

Database

Berisi informasi tentang berbagai macam data website. Seperti penulis, administrator, komentar, dan masih banyak lagi. Sebuah blog / website wordpress harus memiliki sebuah database. Apabila kita sudah memindahkan wp content web lama ke web baru, tanpa restore database, maka wp content yang ada di web lama tidak akan bisa ditampilkan di website yang baru.

Setelah melakukan backup wordpress, download seluruh file tersebut dan upload ke server baru menggunakan filezilla maupun file manager bawaan hosting. Selain itu kamu juga bisa menggunakan SSH untuk transfer antar webhost. Sehigga file akan langsung dipindahkan ke server baru tanpa perlu kamu download ke komputermu terlebih dahulu.

Berhubung ketika saya coba login ssh ke server baru tidak bisa, saya akan coba cara tradisional. Yaitu dengan mendownload file hasil backup dan menguploadnya ke server baru melalui file manager / filezilla :D.

Install Wordpress

Install Wordpress Otomatis
Install Wordpress Otomatis
Sambil menunggu download file backup yang sampai 100 MB selesai, saya install wordpress di hosting yang baru. Sepertinya cara install wp di server baru tidak perlu saya jelaskan. Karena saya yakin hampir seluruh web hosting sudah menyediakan installer otomatis untuk wordpress. Pakai yang otomatis saja, tidak perlu pakai yang manual-manual

Jangan pedulikan username dan password database di hosting lama. Gunakan installer otomatis saja kalau tidak mau ribet seperti saya.


Restore

Setelah install wordpress selesai, selanjutnya kita akan restore semua file penting yang ada di hosting lama. Ikuti langkah-langkahnya di bawah ini

Restore wp-content

Kamu akan menemukan folder wp-content di wordpress baru di hosting baru, karena kamu baru saja install wordpress. Hapus folder wp-content kemudian upload folder wp-content yang sudah kita download dari hosting lama ke hosting baru. Uploadnya ke direktori dimana kita hapus folder wp-content ya. Pastikan wp content berada pada tempat yang tepat seperti gambar di bawah ini
wp-content di hosting server
wp-content di hosting server

Restore Database

Karena pada server hosting saya menggunakan parallels panel, bukan cpanel yang digunakan oleh sebagian besar hosting saya belum menemukan fitur restore database. Untuk itu saya masuk phpmyadmin dan menghapus semua tabel yang ada dan import sql yang sudah saya download dari server lama. 

Ganti Name Server (NS)

Setelah database website hosting lama di import ke database hosting baru kini saatnya memindahkan NS domain. Untuk mengubahnya silakan masuk ke dalam control panel domain yang sudah dibeli. Apabila sudah diarahkan ke NS baru, silakan tunggu proses pointingnya kira-kira 24 jam. Biasanya sih 2 jam saja sudah bisa diakses.

Dengan metode ini kamu tidak perlu membuat user baru untuk database dan tidak perlu mengubah pengaturan wp-config yang ada di hosting.

Semoga tutorial cara pindah hosting website wordpress ini bisa membantumu memindahkan server hosting yang lama menjadi yang baru.

Web hosting yang saya gunakan saat ini adalah cloudkilat dan Hawkhost. Jika di konversi ke rupiah, saya hanya perlu membayar sekitar 400 ribu untuk satu tahun langganan dengan space 3GB. Jauh lebih murah dari web hosting lokal.

You Might Also Like

6 comments

  1. Wah thanks tipsnya. Tapi menurut saya jauh lebih mudah dengan menggunakan plugins WP Duplicator yang semuanya hanya perlu beberapa klik untuk migrasi. Anyway Thanks!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, saya malah baru denger ada plugin namanya itu, mungkin kapan-kapan saya coba :D

      Hapus
  2. Wah dapet ilmu lagi nih,,, btw kalo blog wordpress,com gimana gan bisa upgrade gak ya??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setahu saya bisa, tapi langsung bayar ke wordpress.com untuk hosting dan domainnya :D

      Hapus
  3. Apakah ada dampaknya kalau pindah hosting mas? Tks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apa lho alasan pindah hosting? Kalau saya karena kecewa dengan hosting yang lama dan langganan di hosting baru yang lebih cepet. jadi akses website lebih cepet juga :D

      Hapus

Komentar spam enggak bakal aku approve lho. Gunakan nama asli bukan keyword :p

Facebook

Subscribe