25 Februari 2018

Nyobain Chicken Fire Richeese Lv 5 (yang Katanya) Super Pedas

Ada seorang teman pernah ngomong ke aku, belum afdol rasanya suka makanan pedas tapi enggak pernah nyobain Richeese level 5 yang super duper pedas. Berhubung di Blitar emang enggak ada yang jualan makanan kaya gitu, terpaksa nunggu waktu main ke Surabaya. Setelah cukup lama menunggu akhirnya punya kesempatan main ke Surabaya dan keturutan nyobaiun Chicken Fire lv 5 di Richeese yang merupakan gerai franchise mirip KFC gitu.

Nyobain Pedasnya Chicken Fire Richeese lv 5

Richeeese Factory Cito

Richeese Factory Cito menjadi pilihan untuk nyobain kuliner pedas yang kata orang-orang itu super duper pedas bareng Mas Dito, blogger hits kekinian di Surabaya. Lokasinya berada di lantai dasar dekat pintu keluar ATM Center BCA. Tempatnya kecil, untuk makannya ada di pinggir jalan. Dalam gerai hanya untuk cuci tangan dan pembeliannya saja. 

Berhubung suka pedes, aku nggak ragu buat pesan Chicken Fire lv 5 yang di bandrol sekitar 35 ribuan sudah komplit dengan minum pink lava dan saus keju. Sedangkan mas dito cuma pesen yang level 3. Nggak perlu nunggu lama buat menyajikan menu yang kata banyak orang itu super duper pedas. Dua paket Chicken Fire sudah tersaji di depan mata dan siap disantap.
 Chicken Fire lv 5
Chicken Fire lv 5
Kesan pertama emang kelihatan pedas, selain warna merahnya aroma cabe juga cukup mengganggu hidung untuk segera menyantap. Ini semacam ayam dicelupin ke pasta cabe sehingga tampilannya seperti gambar diatas. 

Ketika mencoba satu suapan, rasa pedas yang terasa enggak begitu nendang. Tapi aku ingat kata temen kalau rasa pedesnya itu belakangan (duh, jadi gak asik kan?). Berhubung enggak kerasa terlalu pedas, di tengah-tengah makan, rasanya semakin pedas saja. Tapi masih di batas wajar menurutku, sedangkan mas dito yang cuma pesen level 3 udah kelihatan megap-megap kepedesen :D.


Sepertinya emang ada yang aneh sama lidahku,  entah terlalu tebel atau gimana ya ketika yang lain kepedesen aku belum terasa pedes. Jadi kurang nikmat makannya kalau nggak pedes. Ketika ayamnya sudah mulai habis baru terasa kepedesen yang dalam tahap wajar, enggak sampai megap-megap kaya mas Dito, jadi berasa kurang nikmat karena enggak ada yang dimakan lagi. Mbok ya kalau bikin yang pedesnya bisa barengan jadi makannya nikmat. Bukan pedes di akhir aja. Kalau rasa ayamnya aku masih suka ayam goreng di KFC
 Pink Lava Richeese Factory
Pink Lava Richeese Factory
Minuman Pink Lava cukup cocok digunakan sebagai pengurang rasa pedas. Rasanya menurutku lebih mirip soda gembira tanpa soda. Coba deh sirup cocopandan ditambah dengan susu kental manis nanti rasanya mirip sama Pink Lava ini menurutku. 

Jadi kalau disuruh nilai, 6/10 lah ini, aku kurang begitu suka dan mungkin enggak akan nyobain lagi kalau enggak ada yang nraktir. Maklum budget pas pasan jiwa sosialita :D.

Tidak lama setelah meninggalkan gerai Richeese perut mulai berasa panas, berarti emang pedes banget tadi. Kalau nggak pedes biasanya perut normal-normal aja sih. Untung enggak sampai sakit perut kayak waktu makan ayam sambel bawang di daerah Manding, Bantul yang bikin lidah sampai mati rasa saking pedesnya sambel bawangnya. 

Mungkin itu dulu sedikit ulasan ngawur tentang iseng nyobain pedesnya Chicken Fire Richeese Factory lv 5. Selanjutnya mau nyobain macem-macem makanan di Aiola Surabaya :D.

Posting Komentar

Komentar spam enggak bakal aku approve lho. Gunakan nama asli bukan keyword :p

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search