Menginap di Hotel Kampi Surabaya

Last Updated on 1 year by panduaji

Aku nggak pernah pusing untuk menemukan tempat menginap di Surabaya, karena selain tinggal di Surabaya selama enam tahun, ada saudara di Surabaya yang dengan senang hati selalu menerimaku untuk menginap. Jadi jangan tanya rekomendasi tempat menginap di Surabaya. Aku belum pernah! Nggak mungkin juga aku merekomendasikan kosan teman, rumah saudara apalagi rumah mantan.

Pada kesempatan ini, aku mau menulis pengalaman menginap di hotel Kampi yang merupakan salah satu hotel di Surabaya yang memiliki lokasi yang cukup strategis. Penginapan hotel ini merupakan fasilitas untuk para peserta East Java Social Media Summit 2019.

Makasih bu Khofifah yang sudah menyediakan fasilitas ini :)).

Hotel Kampi Surabaya

Berangkat naik bus bagong dari Blitar ke Surabaya setelah ketinggalan kereta karena bangun kesiangan. Aku sampai di terminal Bungurasih sekitar pukul 10 pagi. Dengan budget pas-pas an, aku memutuskan untuk naik bus kota menuju ke hotel. Karena lebih ekonomis dibandingkan dengan naik ojol yang lebih praktis.

Naik Bus Damri dari Bungurasih menuju ke Halte Basra dekat dengan Tunjungan Plaza membutuhkan waktu gak sampai 30 menit kok. Padahal sudah terjebak kereta api di persimpangan Wonokromo. Bus juga dapat yang ber AC sehingga gak kerasa panasnya Surabaya yang sedang mendung.

Dari halte basra, aku tinggal nyebrang untuk melanjutkan jalan kaki sekitar 5 menit ke Hotel Kampi yang berada di belakang Taman Apsari. Jadi kalau ditanya apakah lokasinya strategis? Itu merupakan sebuah pertanyaan yang gak perlu dijawab. Oh iya, aku baru tahu kalau ternyata di jembatan penyebrangan umum sudah ada liftnya.

Fasilitas di Hotel Kampi

Hotel Kampi merupakan hotel bintang tiga yang berada di pusat kota Surabaya. Tepatnya berada di bagian belakang taman Apsari yang tidak jauh dari Gedung Negara Grahadi.

Begitu masuk ke dalam kamar, ukuran kamar relatif kecil. Dengan dua daun jendela berwarna putih di salah satu bagiannya. Daun jendela ini bisa dibuka menampilkan Surabaya dari ketinggian. Eh ternyata kaca lapis duanya juga bisa dibuka. Beruntung, angin tidak berhembus kencang malam itu

Minuman di setiap kamar hotel kampi
Minuman di setiap kamar hotel kampi

Seperti kebanyakan hotel, gak banyak hal yang berbeda dengan hotel kampi Surabaya ini. Ada dua botol air mineral di kamar kemasan kecil 300ml sepertinya. Karena biasanya dalam hotel dapatnya kemasan 600ml. Namun di kamar mandi juga disediakan dua botol lagi. Jadi totalnya ada empat botol. Lengkap dengan kopi, teh creamer dan gula. Ada brown sugar juga buat yang suka

Kamar Hotel Kampi Surabaya
Kamar Hotel Kampi Surabaya

Double bed dengan sebuah televisi yang secara default muter iklan hotel kampi, sebuah meja dan kursi di pojokan. Kalau biasanya untuk nyalain listrik kamar bisa diganjel pakai kartu lain macam ATM, SIM dan KTP. Di hotel kampi ini tidak bisa pemirsa! Setiap bed dilengkapi dengan dua bantal sekaligus, tanpa ada guling tentunya.

AC cukup dingin ketika malam, di suhu 20 derajat aku kedinginan :)). Padahal biasanya di hotel-hotel itu bakalan dingin kalau suhu diatur pada nomor 18an. Namun hal tersebut tidak berlaku di hotel ini. Atau karena aku sendirian ya? Jadi kedinginan :))

kamar mandi hotel kampi Surabaya
kamar mandi hotel kampi Surabaya

Sayangnya di hotel ini tidak dilengkapi dengan Lemari, namun masih ada gantungan baju kok meski nempel di tembok. Sedangkan kamar mandi hanya ada satu pintu. Meski ada separator untuk bagian shower dengan bagian wc, namun nggak sepenuhnya tertutup karena gak ada pintunya.

Berada di Pusat Kota

Lokasi hotel yang strategis di tengah kota tentu menjadi pertimbangan ketika menginap. Jika kamu punya acara di sekitar pusat kota Surabaya, mungkin hotel kampi ini merupakan pilihan terbaik. Cuma jalan kaki sekitar 5 menit kamu sudah bisa menjangkau Tunjungan Plaza, Gedung Grahadi dan nambah jalan dikit sudah sampai di Delta Plaza.

Akses transportasi juga bisa dibilang mudah, aneka transportasi umum dalam kota seperti bus tinggal jalan ke Basra untuk arah utara, Sedangkan apabila ke selatan bisa jalan ke Halte Pangsud yang tidak jauh dari Monumen Bambu Runcing.

Instagramable

Tidak heran jika setiap sudut dari hotel ini ditata dengan apik dengan dominasi warna lampu kekuningan yang memberikan kesan mewah disetiap sudutnya. Aku baru tahu ketika melihat video iklan yang ada di televisi kamar. Desain hotel ini memang sengaja dibuat dengan konsep desain yang instagramable, sehingga pengunjung bisa mendapatkan dua benefit sekaligus. Untuk beristirahat sekaligus makani feed instagram :)).

Penak to?

Keamanan Tinggi

Gak sembarang orang bisa masuk dan naik ke kamar hotel, karena hanya orang dengan kartu akses lantai tersebut yang bisa naik. Jadi kalau kamu pegang kartu lantai 15, kamu gak bisa turun di lantai 5. Dengan begitu, keamanan setiap lantainya benar-benar terjaga.

Fasilitas keamanan semacam ini sebenarnya sudah ada di banyak hotel. Tetapi juga banyak hotel yang udah gak berfungsi dengan baik. Jadi dengan aktifnya fasilitas ini. Layak untuk ditambahkan ke dalam daftar fasilitas yang baik dari hotel kampi ini.

Sayangya kemarin setiap kamar hanya dikasih satu kartu akses yang cukup menyusahkan. Seharusnya satu kamar itu bisa dapat dua kartu, karena kalau satunya sedang pergi keluar harus ada yang jemput turun ke bawah kalau mau naik lagi.

Hotel 16 Lantai

Aku sedikit bingung, dengan 16 lantai ini harus bersyukur atau nggak. Di satu sisi apes aja kalau dapat kamar di lantai teratas. Tapi di sisi lain, lantai teratas menawarkan pemandangan kota yang sayang untuk dilewatkan. Apalagi aku kemarin berada di lantai 15 yang notabene juga cukup tinggi.

Sayangnya kemarin aku mendapatkan jendela kamar yang berada di sisi selatan. Sehingga pemandangannya bukan tunjungan plaza yang dilengkapi dengan lampu bergerak ketika malam. Berikut penampakan dari jendela kamar lantai 15.

Pemandangan Kota Surabaya dari Lantai 15
Pemandangan Kota Surabaya dari Lantai 15

Jendela kamar juga bisa dibuka cuy, jadi kalau jendela kotor bisa dibuka untuk mengambil gambar. Meski gak bisa buka jendela dengan lebar, cukup lah untuk nylempitin handphone buat ambil gambar.

Sarapan

Restoran Hotel Kampi Surabaya
Restoran Hotel Kampi Surabaya

Menu sarapan di Hotel Kampi Surabaya prasmanan, seperti halnya yang ada di Novotel Hotel Solo. Pilihan menunya juga cukup beragam, mulai dari nasi putih, nasi goreng, mie goreng, bubur ayam, omelete dan menu lainnya. Selain itu juga ada menu roti-rotian selai. Sosis juga ada.

Sedangkan minum ada air mineral, jus jambu (enak tapi menurutku terlalu manis), infus water, susu uht tidak lupa buah-buahan.

Tarif Kamar

Berapa tarif kamar di hotel Kampi Surabaya ini? Aku nggak tahu pastinya berapa, karena seperti yang udah aku tulis di atas aku mendapatkan fasilitas ini secara cuma-cuma. Untuk yang ingin tahu tarifnya, bisa coba cek di Agoda atau Booking.com.

Di dua platform booking hotel di atas aku sering mendapatkan harga yang super duper murah untuk berbagai hotel yang ada di Indonesia maupun luar negeri.

Previous

Keseruan Penanaman Gunung di TWA Kawah Ijen #AksiDarlingIjen

Kuliner Nasi Campur Madura di Aiola Surabaya

Next

Saya juga ada di Instagram facebook Twitter dan Youtube Suka menulis tentang blogging di panduaji.com

Leave a Comment