Mencoba Naik Bis Bagong Surabaya Blitar via Tol

Last Updated on 1 year by panduaji

>Bis Bagong Surabaya – Blitar via Tol berhasil mengobrak-abrik kenyamanan Bis Rukun Jaya yang pernah menjadi satu-satunya bus dengan  trayek Blitar – Pare – Surabaya. Dengan adanya kompetitor baru, mau nggak mau Rukun Jaya harus meningkatkan pelayanan untuk tetap bersaing dengan Bus Bagong yang kini juga mengambil rute tersebut.

Beberapa keuntungan yang aku rasakan sebagai penumpang dengan adanya kompetisi dua perusahaan otobus ini adalah

  • Tarif yang semakin murah, kalau dulu Rukun Jaya membandrol Surabaya – Blitar dengan harga Rp. 45.000. Kini ikut turun dengan harga Rp. 40.000
  • Dulu kalau macet parah di hanya bisa pasrah, namun kini bus ini ikut masuk tol sejak Bus Bagong beroperasi lewat tol
  • Jam Bus dari Blitar ke Surabaya dan sebaliknya akan semakin banyak sehingga lebih mudah

Pada kesempatan ini aku mau nulis review bis bagong Surabaya – Blitar via Tol Panjang yang aku naiki beberapa waktu lalu.┬áKalau mau baca, aku juga udah nulis review naik bis Harapan Jaya Blitar – Surabaya via Tol.

Review Bis Bagong Surabaya – Blitar via Tol Panjang

Review bis bagong Surabaya – Blitar via Tol Panjang. Aku udah cukup lama nggak masuk ke stasiun Bunguarasih, jadi kemarin agak bingung ketika masuk ke terminal. Ruang tunggu nggak sama dengan beberapa tahun lalu. Bagian bawah sudah tertutup kaca sehingga ya harus naik ke lantai dua baru nyebrang lewat atas ke tempat bus parkir. 

Setelah baca Jadwal Bus Bagon Surabaya – Blitar, aku jadi agak gupuh. Karena enggak mau nunggu lama buat balik ke Blitar. Karena semakin malam makin dingin cuy. Oleh karena itu nggak sempat buat ambil gambar sama sekali ketika di terminal bus.

Menurut jadwal yang aku baca, bus berangkat dari Surabaya ke Blitar sekitar pukul 16.55. Namun faktanya bus baru nongol sekitar pukul 17.05. Itu pun belum sampai tempat parkir udah diserbu orang. Karena nggak mau ketinggalan, jadi ikut nyerbu ketika bis baru tampak mau menuju parkiran.

Banyak orang berebut masuk di pintu depan, melihat pintu belakang yang tertutup dan sepiu aku langsung buka dan masuk lewat pintu belakang. Begitu masuk langsung duduk manis di bangku paling belakang. 

Pengeras suara di terminal menghimbau penumpang untuk tidak naik dulu kalau belum sampai di tempat parkirnya. Aku yakin sopir juga bingung, mau tetep di gas untuk masuk ke tempat parkir, nanti banyak penumpang yang bisa saja jatuh gegara kesangkut. Sedangkan pengeras suaranya makin ngegas untuk menyuruh sopir bis segera parkir :D.

Jadi ketika bus parkir penumpang sudah penuh, bahkan beberapa penumpang sudah berdiri. Inilah ajaibnya bis patas Surabaya – Pare – Blitar PP, tetap ada penumpang berdiri. Beruntung aku sudah tempat duduk meski di kursi paling belakang.

Bis bagong Surabaya Blitar
Bis bagong Surabaya Blitar

Bus berangkat dari terminal Bungurasih sekitar 17.15 dan aku sampai di perempatan kawi Blitar sekitar pukul 20.50. Perjalanan kurang lebih 3,5 jam. Hampir sama dengan bus patas Rukun Jaya yang dulu nggak lewat tol. Jarak waktunya nggak selisih terlalu lama.

Kondisi dan fasilitas bus bagong masih cukup bagus. Mungkin karena masih baru ya, sedangkan pelayanan hampir sama saja. Turun dari Tol Panjang, rasanya lama banget hingga sampai di Terminal Pare yang merupakan salah satu pemberhentian paling lama, sekitar 10 menitan.

Lepas dari Pare, tidak ada lagi penumpang berdiri di dalam bus. Dengan kondisi bus yang hanya terisi setengah, kondisi jalan yang tak begitu baik bus melaju cukup kencang sehingga membuat aku yang duduk di bangku paling belakang terpental-pental. Sangat nggak nyaman. Ada baiknya kalau sampai di Jalur Blitar – Pare duduklah di bangku yang agak depan untuk mengurangi guncangan yang ndak umum itu tadi.

Mungkin itu review singkat tentang pengalaman naik bus Patas Bagong dari Surabaya ke Blitar via Tol. Jarak tempuh maksimal 4 jam,  semakin banyak pilihan bus dan semakin banyak armada bus yang melayani trayek tersebut. Setauku, paling malam untuk bus menuju ke Blitar itu sekitar jam 8 malam. Usahakan naik bus sebelum jam tersebut jika ingin langsung Blitar via Pare.

Udah pernah nyoba naik Bus Bagong Surabaya Blitar atau sebaliknya? Gimana menurutmu? Tulis di kolom komentar yak! Biar panduaji.net tau gimana pandanganmu tentang pilihan transportasi baru ke Blitar ini.

Previous

Kriteria Rumah yang Diincar Para Milenial

Kalau Bepergian, Pilih Nginep Mana?

Next

Saya juga ada di Instagram facebook Twitter dan Youtube Suka menulis tentang blogging di panduaji.com

10 thoughts on “Mencoba Naik Bis Bagong Surabaya Blitar via Tol”

Leave a Comment