Liburan Singkat di Bandung Dua Hari Satu Malam

0 Comment

Link
Wisata di Lembang Bandung

Bandung merupakan salah satu kota yang cukup menarik untuk dikunjungi, sayangya butuh waktu yang cukup lama untuk melakukan perjalanan dari Blitar. Cara cepat paling nyaman untuk bisa datang ke Bandung adalah dengan naik pesawat dari Malang, turun di Bandara Soekarno Hatta kemudian beli tiket xtrans bandara untuk menuju ke Bandung tanpa pake ribet.

Aku sudah pernah setidaknya dua kali ke Bandung. Sekali bersama teman-teman kuliah karena ada studi banding, dan yang kedua main di daerah selatan Bandung. Nggak banyak tempat yang sudah aku kunjungi, mengingat terlalu padatnya jadwal di sana. Selain itu juga karena aku kurang persiapan mau pergi kemana aja waktu di Bandung.

Pada kesempatan ini, aku mencoba menyusun itinerary backpackeran ke Bandung selama dua hari satu malam di Bandung. Buat yang masih bingung cara menyusunnya, bisa coba baca tulisanku tentang panduan membuat itinerary.

Hari Pertama di Bandung

Bandung selatan memiliki pesona alam yang mempesona. Untuk yang baru pertama datang ke Bandung, daerah Lembang di bagian utara merupakan kawasan yang wajib untuk dikunjungi. Setidaknya ada 3 tempat wisata yang bisa kamu kunjungi, yaitu Floating Market, De Ranch maupun Farmhouse.

Jika sudah pernah mengunjungi daerah Lembang, ada baiknya mlipir ke wilayah selatan Bandung, karena ada Kawah Putih Ciwidey, Perkebunan Teh, Situ Patenggang dan beberapa destinasi menarik lainnya.

Floating Market Lembang

Di floating market lembang, kita bisa melakukan banyak aktivitas seperti naik perahu untuk berkeliling danau dan membeli makanan dari penjual yang berjualan di perahu. Tapi jangan samakan dengan pasar apung Lok Baintan yang ada di daerah Kalimantan Selatan ya. Karena perahu di floating market lembang ini terparkir rapi dipinggiran danau.

Harga masuk kawasan floating market ini dibandrol dengan harga Rp. 15.000 untuk hari biasa dan Rp. 20.000 untuk weekend. Sedangkan parkir kendaraan roda dua sebesar Rp. 5.000 dan Rp. 10.000 untuk roda empat.

De’Ranch Lembang

De’ranch Lembang awalnya merupakan peternakan kuda yang kemudian dikembangkan menjadi destinasi wisata alam untuk keluarga dengan nuansa koboi. Jadi tidak heran jika nuansa yang hadir di kawasan ini layaknya film koboi.

Di sini, pengunjung dapat berkeliling peternakan yang hijau mengendarai kuda lengkap dengan kostum koboi yang ada di film. Padang rumput hijau nan luas memberikan suasana yang sejuk untuk para pengunjung.

Harga tiket masuk kawasan De’Ranch Lembang ini cuma Rp. 15.000 saja yang bisa ditukar dengan susu murni untuk diminum. Murah kan?

Farmhouse Lembang

Farmhouse Lembang masih satu group dengan Floating Market maupun De’Ranch yang membedakan dengan tempat lain adalah tema yang digunakan. Di Farmhouse lembang banyak didominasi dengan nuansa peternakan khas Eropa lengkap dengan persewaan kostumnya.

Sepertinya Farmhouse lebih cocok untuk yang gemar mencari foto untuk memberi makan feed instagram dan jejaring sosial yang lain.

Harga tiket masuk ke kawasan Farmhouse Lembang ini Rp 25.000, dengan parkir mobil Rp 10.000 dan Rp 5000 untuk parkir motor

Hari Kedua di Bandung

Jika hari pertama sudah keliling di Lembang yang merupakan Bandung wilayah atas atau utara. Hari kedua enaknya dihabiskan dengan berkeliling di pusat Bandung. Ada beberapa destinasi menarik yang bisa kamu kota Bandung ini.

Museum Konperensi Asia Afrika

Museum konperensi Asia Afrika merupakan salah satu bangunan bersejarah di Jalan Asia Afrika yang bisa kamu kunjungi secara cuma-cuma. Buka mulai pukul 8 pagi, kamu bisa belajar tentang momen bersejarah ketika Indonesia menjadi tuan rumah KAA pada tahun 1955.

Disekitar museum ini juga ada banyak bangunan tua yang menarik untuk diabadikan

Alun-Alun Bandung

Lokasi Alun-Alun Bandung ini tidak terlalu jauh dari Museum KAA, hanya butuh waktu sekitar 5 menit saja dari museum untuk bisa mencapainya. Alun-Alun Bandung terkenal dengan hamparan rumput sintetisnya yang biasanya digunakan untuk bersantai warga sekitar.

Jangan lupa untuk menanggalkan alas sepatu sebelum menginjakkan kaki di hamparan rumput ini ya. Dan selamat menikmati keindahan pemandangan di sekitar alun-alun

Masjid Agung Bandung

Seperti kebanyakan tata kota di pulau Jawa, masjid agung selalu berada di sebelah barat alun-alun. Selain untuk beribadah, kamu juga bisa naik ke menara Masjid Agung Bandung yang hanya dibuka ketika akhir pekan. Buka mulai dari jam 10 pagi sampai jam 5 sore dengan tiket masuk anak-anak Rp. 2.000 dan Rp. 3.000 untuk dewasa.

Pemandangan kota Bandung dari menara Masjid Agung ini benar-benar berbeda. Sayang kalau dilewatkan

Kulineran di Braga

Setelah puas berkeliling pusat kota Bandung, jangan ragu untuk jalan-jalan di daerah Braga yang merupakan salah satu kawasan populer di Bandung. Ada banyak gedung tua di kawasan ini yang selalu menarik untuk dipandang. Kawasan ini juga terkenal dengan aneka kuliner yang menarik untuk dicoba.

Salah satu yang menarik untuk dikunjungi adalah Restoran Sumber Hidangan. Dengan produksi pastry dan bakery ala Belanda ini masih eksis sampai hari ini. Waktu paling tepat datang ke tempat ini sebenarnya pukul 9 pagi karena pilihan rotinya masih banyak.

Pulang ke Blitar naik Kereta Api

Braga tidak terlalu jauh dari stasiun kereta api. Kereta api malioboro express tujuan Blitar berangkat sekitar pukul setengah empat sore. Pastikan kalau sudah sampai di stasiun pukul 3 sore supaya tidak ketinggalan kereta api menuju ke Blitar. Kereta ini akan sampai Blitar pada pukul 5 pagi. Masih ada waktu untuk siap-siap bekerja pukul delapan pagi.

Semoga informasi singkat tentang perjalanan dua hari di Bandung bisa membantu teman-teman yang ingin menikmati liburan sejenak di Bandung. Jika ada pertanyaan seputar tempat-tempat ini jangan ragu untuk menuliskannya di kolom komentar.

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment