Santapan Ikan Bakar di Pantai Serang

0 Comment

Link
Kuliner di Pantai Serang
Ikan Bakar di Pantai Serang Blitar

Kalau cari pantai di Blitar yang enak buat camping, Pantai Serang salah satunya. Pantai yang terletak di Ds. Serang, Kec. Panggungrejo, Kab. Blitar ini memiliki event rutin Serang Culture Festival yang sudah memasuki tahun ke empat. Nah, beberapa waktu lalu aku sempat camping di pantai serang ini bersama beberapa teman sambil menikmati konser jazz di pinggir pantai. Yang akan aku tuliskan dalam postingan kali ini bukan tentang konser jazz atau pantainya, tetapi kulinernya.

Jam menunjukkan pukul 05.05 sore ketika kami bertiga sampai di pantai serang. Beruntung sebagai media partner mendapatkan akses gratis masuk kawasan pantai yang kala itu dibandrol dengan harga Rp. 15.000/orang karena sedang ada serang beach jazz festival. Mayan hemat 45ribu bisa buat makan ikan bakar :)).

Keinginan untuk menikmati sunset pun cukup terbayar dengan hadirnya mentari di ufuk barat yang mulai bersembunyi dibalik perbukitan. Mungkin memang kemiringan bumi belum mendukung kami untuk menikmati keindahan sunset di samudera hindia.

Tak lama setelahnya Bagus dan istrinya yang baru saja menikah beberapa minggu lalu hadir ikut memeriahkan camping ceria malam itu. Tak butuh waktu lama untuk mendirikan tenda kapasitas 4 orang yang selama ini aku rentalkan. Perlahan suasana semakin gelap, kami bercengkrama sambil menghabiskan camilan yang dibawakan oleh para wanita.

Hari sudah mulai gelap, Farid dan Sendy datang menghampiri setelah sempat mengambil footage serang beach jazz festival. Tak terasa, obrolan sudah kian larut. Jam menunjukkan pukul tujuh ketika perut sudah mulai lapar. Tak jauh dari tempat kita mendirikan tenda terdapat warung yang siap menerima pesanan makanan dari kami.

Baca : Pantai buat Camping di Blitar

Beberapa artikel mengingatkanku tentang pentingya makan ikan, alhasil karena sudah terlanjut sampai pantai, haram hukumnya kalau tidak makan ikan bakar! Sebelum membeli, pastikan bertanya harga terlebih dahulu kepada warungnya. Terutama di warung yang tidak mencantumkan harganya. Sepertinya di semua warung ada daftar menu sekaligus harganya, jadi cukup aman untuk menikmati kuliner laut di Pantai Serang ini.

Deburan ombak dan alunan musik jazz mengiringi obrolan kami tentang mie yang kaya akan karbohidrat. Sepertinya mie merupakan salah satu faktor terbesar aku menjadi gemuk seperti sekarang ini. Mungkin akan dibahas lain kali kenapa mie bisa membuat kita semakin gendut. Karena pada postingan kali ini aku mau bercerita tentang kenikmatan makan ikan bakar dengan backsound iringan musik jazz dan deburan ombak pantai.

Setelah cukup lama menantikan kehadiran ikan di tengah-tengah perut yang kelaparan, akhirnya pesan datang semua. Seporsi ikan dalam nampan anyaman dan alas kertas minyak lengkap dengan nasi, sambel dan lalapan. Tanpa harus ditata pun sudah instagramable! Jangan lupa motret sebelum makan meski perut sudah berdendang.

 Ikan bakar di Pantai Serang
Ikan bakar di Pantai Serang

Setelah selesai moto, ada sesuatu yang berbeda dengan sajian ikan bakar ini. Jadi selain dibelah dua sehingga tampak lebar dan bau amis yang tak terasa sama sekali, dalemnya ikan ini sudah bener-bener bersih dari kotoran. Sehingga pengunjung bisa dengan mudah dan nyaman menikmatinya.

Sambal yang disajikan cenderung pedas manis, buat yang suka pedas seperti aku mungkin bakalan lebih dominan rasa manisnya. Dagingnya juga mateng merata jadi enak aja disantap! Mungkin bakalan mantap juga kalau disediakan sambel kecap. Karena aku lebih suka ikan bakar dengan sambel kecap :D.

Harga untuk satu porsi ikan bakar ini cuma Rp. 15.000 aja cuy! Beneran uang tiket masuk kawasan pantai bisa buat makan satu kali, pakai ikan bakar pula. Belum lagi fasilitas wifi gratis dan colokan terminal buat cas handphone yang membuat diri semakin jumawa ditengah susahnya sinyal internet telkomsel yang tidak bisa diharapkan.

Maka nikmat Tuhan mana yang kau dustakan wahai manusia?

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment