Naik Pesawat Perintis Susi Air Karimunjawa - Surabaya

Jumat, Mei 22, 2015

Seperti yang udah aku tulis di bagian awal cerita perjalnan solo trip ke Karimunjawa, aku enggak bakal nulis kegiatan selama di Karimunjawa. Kenapa? Karena aku bukan dalam rangka liburan, tetapi dalam rangka membuat usaha tour travel di Karimunjawa bersama penduduk lokal.

Pada tulisan ini aku mau cerita sedikit tentang perjalanan naik pesawat dari Karimunjawa ke Surabaya. Sebelumnya aku enggak tahu kalau ada rute penerbangan ini, tapi karena ketika di Jepara aku lihat ada informasi ini, enggak ada salahnya aku coba sekalian nulis di blog. Karena belum banyak yang nulis tentang naik pesawat terbang ke Karimunjawa. Gimana mau nulis, lha wong penerbangan perdananya aja baru tanggal 2 Mei kemarin, dan aku naik pada penerbangan ketiganya.

Pesawat Perintis Susi Air Semarang - Karimunjawa - Surabaya PP

Berikut informasi jadwal, rute dan harga tiket pesawat dari Semarang dan Surabaya  ke Karimunjawa. Oh iya, denger-denger sih jadwalnya sudah berubah, ntar aku update lagi kalau sudah mendapatkan konfirmasi jadwal terbarunya. Berikut jadwal terbarunya

Jadwal dan Harga Tiket Pesawat Karimunjawa
Jadwal dan Harga Tiket Pesawat


Buat kamu yang pengen nyoba sensasi naik pesawat terbang ke Karimunjawa bisa coba alternatif ini, namun sangat tidak di sarankan untuk yang mau backpacker ke karimunjawa. Karena lokasi bandaranya terletak di sebelah utara Karimunjawa. Membutuhkan waktu 30 menit ++ dari bandara untuk sampai ke pusat kota Karimunjawa dimana kamu bisa menemukan berbagai macam penginapan.

Kemarin karena petugas bandaranya merupakan tetangga dari temen di Karimunjawa, aku enggak perlu booking by phone, langsung datang ke rumahnya untuk booking. Ternyata harga yang harus dibayar tidak sama dengan yang ada pada gambar diatas. Untuk tiket Karimunjawa - Surabaya aku dikenakan biaya Rp. 406.000 padahal di selebaran yang ada harganya cuma Rp. 349.000 . Nominal tersebut ditulis di tiket yang diberikan.

Tiket Pesawat Susi Air
Tiket Pesawat Susi Air
Dengan harga segitu aku enggak perlu bayar airpot tax dll. Jadi tinggal berangkat, kecuali bayar bagasi yang over 3 kg dengan biaya charge 20ribu / kg. Lumayan kan? Gara-gara tas besar berisi laptop super berat kena charge bagasi deh. Padahal masing-masing penumpang dapat jatah bagasi 10kg. 

Cara Menuju Bandara Karimunjawa

Perjalanan Menuju Bandara Karimunjawa
Perjalanan Menuju Bandara Karimunjawa
Pesawat berangkat dari Bandara Dewandaru Karimunjawa pada pukul 06.55 WIB, oleh karena itu buat cari aman aku berangkat jam 05.30. Aku diantar Mas Teguh dan Mas Tono menuju bandara sambil menikmati sunrise di perjalanan. Setidaknya membutuhkan waktu sekitar 30 menitan untuk mencapai bandara, karena banyak jalan yang kondisinya rusak. Selain itu tidak adanya angkutan umum menuju bandara juga menjadi kendala sendiri untuk para backpacker :D.

Menunggu Pesawat Delay di Bandara Dewandaru Karimunjawa


Akhinrya sekitar pukul 06.00 aku tiba di bandara Dewandaru Karimunjawa. Bandara di Karimunjawa sudah ada bangungannya, berbeda dengan ketika aku share cost backpacker ke Bawean yang sudah punya landasan udara namun belum ada bangunan dan lahannya dimanfaatkan untuk menggembala sapi.

Kondisi bandara yang kecil ini benar-benar asri, ada pohon dewandaru di bagian depan. Sebuah pohon asli Karimunjawa yang katanya sih enggak ada di tempat lain. Kira-kira ada sekitar 8 orang yang akan terbang ke Surabaya.

Mereka memilih terbang ke Surabaya karena kapal menuju Jepara tidak berlayar. Sehingga mereka memutuskan untuk terbang ke Surabaya kemudian lanjut terbang ke Jakarta dan Bandung untuk kembali ke kota asalnya. Daripada terus terjebak di Karimunjawa tentu bakal menghabiskan lebih banyak uang jika dibandingkan naik pesawat ke Surabaya.

Pesawat Perintis di Karimunjawa
Pesawat Perintis di Karimunjawa
Setelah menunggu cukup lama, ternyata pesawat baru datang sekitar pukul 07.30 pagi. Dengan pilot capt. Jullian dan co-pilot yang kulupakan namanya. Keduanya ternyata bule lho :D. Pesawat datang dari Semarang ini juga membawa beberapa penumpang yang sudah dijemput oleh beberapa guide lokal yang menunggu.

Pengalaman Pertama Naik Pesawat Perintis

Meski di tiket tercantum tempat duduknya, para penumpang tampaknya cuek dan langsung memilih posisinya sendiri-sendiri. Aku pun juga langsung milih duduk di belakang pilot, biar tau bagaimana sih pilot itu bekerja. Karena enggak ada pembatas apapun dari kursi penumpang dan pilot. Sambil nunggu pesawat berangkat, aku makan deh camilan yang di dapat setelah check in tadi. 

Snack di perjalanan udara Karimunjawa
Snack di perjalanan udara Karimunjawa
Tidak berapa lama, pilot sudah masuk ke pesawat dan minta maaf karena pesawat delay, dan sekarang masih menunggu co pilot yang masih buang air di toilet. Meskipun bule, bahasa Indonesianya bisa dibilang lumayan lancar dengan aksennya yang khas. 

Capt. Jullian baru pertama kali menerbangkan pesawat dengan rute Karimunjawa. Rute penerbangannya pagi itu dari Semarang - Karimunjawa - Surabaya - Sumenep - Jember - Surabaya - Karimunjawa - Semarang. Rute yang lumayan jauh untuk ditempuh dalam waktu 1 hari lho. Sambil nunggu co-pilot, pilotnya tak suruh foto selfie :D. wkwkwkwk

Pilot Selfie
Pilot Selfie
Setelah co-pilot yang juga bule kembali dari kamar kecil, pesawat mulai di starter dan siap melanjutkan penerbangan ke Surabaya dengan lama perjalanan sekitar 75 menit. Sensasi terbang dengan pesawat perintis memang beda. Take off pesawat ini lebih nyaman dibandingkan pesawat komersial yang pernah aku naiki sebelumnya.

Akhirnya bisa melihat Karimunjawa dari ketinggian. Di dalam pesawat saling bercerita dengan penumpang lain. Karena pilot enggak bisa diganggu gugat :D. Ternyata untuk pesawat Cesna dengan kapasitas 8 orang yang biasa digunakan tamu kura-kura resort di bandrol sekitar $250 untuk sekali terbang dari Semarang. Mahal banget kan? Untung ada pesawat ini ujar salah satu penumpang yang akan langsung cari penerbangan ke Surabaya begitu sampai di Juanda.

Kondisi dalam pesawat perintis kapasitas 10 orang
Kondisi dalam pesawat perintis kapasitas 10 orang

Selain itu juga ada salah satu petugas dari kementrian yang ikut penerbangan tersebut seharian penuh. Start dari Semarang tadi pagi dan akan kembali ke Semarang nanti malem. Padahal beliau orang Mojokerto. Enggak bisa mampir pulang deh. Pesawat ini berasa seperti nyarter deh, sayangnya enggak ada mbak pramugari yang cantik :D.

Pesawat Perintis
Pesawat Perintis

Perjalanan sekitar 70 menit dari Karimunjawa ke Surabaya benar-benar cepet ya, biasanya 70 menit masih terombang-ambing di tengah laut jawa naik kapal. Ini sudah sampai Surabaya :D. Pemandangan dari udara memang cukup bagus. Pesawat ini tidak terbang terlalu tinggi, sehingga bisa meinkmati keindahan daratan di bawah yang dilewati.
Pemandangan kota dari Udara
Pemandangan kota dari Udara

Insiden di Bandara Juanda Surabaya

Pendaratan di Bandara Juanda Surabaya juga mulus, dan lebih nyaman dibandingkan pesawat terbang komersial yang besar. Selain itu di landasan saat itu aku melihat ada seekor nyambik yang tersesat :D. Mudah-mudahan enggak ngganggu penerbangan. Akhinya setelah parkir di tempat yang agak jauh, kami diantar naik elf ke pintu masuk bandara untuk menunggu bagasi.

Kami menunggu hampir 40 menit bagasi kok enggak keluar. Untung salah satu masnya tadi nyimpen nomor orang kementrian yang bakal ikut ke Sumenep. Ternyata pesawat masih delay dan ternyata bagasi kami masih di pesawat. Belum di turunkan. Untung aja delay, kalau enggak delay baru bisa ambil barangnya ntar sore waktu penerbangan ke Surabaya. Akhirnya petugas Susi Air mengantarkan bagasi langsung ke pintu dan meminta maaf karena lupa tidak mengeluarkan bagasi. Semoga hal semacam ini tidak terjadi lagi. Capek boo nunggu hampir  40 menit -_-.

Keluar dari Bandara aku langsung nyari damri tujuan Bungurasih, karena Latif sudah siap menjemputku di Bungurasih. Aku sengaja enggak naik bemo untuk menuju rumah karena barang bawaan yang besar dan takut mengganggu penumpang yang lain apabila memaksakan naik bemo / angkutan umum. Untung temenku Latip lagi nganggur dan bisa jemput. 

Itulah pengalaman pertama naik pesawat perintis dari Karimunjawa ke Surabaya. Harganya relatif murah jika dibandingkan perjalanan darat. Apalagi waktu yang dihemat benar-benar banyak banget lho.

You Might Also Like

12 comments

  1. eh murah amat itu tiket bang? pake snack pula lagi?? apa cuma karena masih dalam rangka promosi ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Katanya sih ada subsidi dari pemerintah, makanya harganya segitu :D. Kurang tahu juga sih. hehe

      Hapus
  2. Keren nih...pengen nyoba ndu...

    ngiri sama kamu deh...bisa halan" ke banyak tempat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tinggal jalan jalan wae ndin, gitu kok repot. hehe

      Mungkin gini ya bedanya cewek sama cowok :p

      Hapus
  3. makin berasa getaran di pesawat macem gitu haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Getarannya cuma waktu naik sama turun. pas diatas stabil enggak ngrasaan getaran apapun. pesawatnya terbang di bawah awan :D

      Hapus
  4. Baru tau euy kalo bisa naik pesawat #kudet

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku juga baru tau waktu mau nyebrang :D

      Hapus
  5. Wah, mesen tiketnya dimana ya gan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa melalui telepon ke CSnya. Ada di gambar jadwalnya ya :)

      Hapus
  6. Mas, klo dr bandara ke kota naik apa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak ada angkutan, kalau mau pakai pesawat, cari amannya sih udah booking penginapan / guide biar dijemput. Nambah ongkos juga sih. Karena jaraknya cukup jauh sekitar 22km :D

      Hapus

Komentar spam enggak bakal aku approve lho. Gunakan nama asli bukan keyword :p

Facebook

Subscribe