29 Januari 2019

Alternatif Pengganti Daging itu Rebung!

Resep Klingking Rebung
Dalam satu minggu, aku menginap selama dua malam di kediaman Pak Giono yang terletak di Dsn. Purworejo, Ds. Resapombo, Kec. Doko, Kabupaten Blitar. Persiapan untuk kampanye penanaman pohon tabebuya merupakan salah satu alasanku menginap di sana, ada ratusan pohon yang harus dipersiapkan untuk dipindahkan. Pada kesempatan ini aku bukan mau cerita tentang kegiatan sahabat menanam, tetapi mau cerita tentang makanan alternatif pengganti daging, yaitu rebung!

Jam menunjukkan pukul 7 pagi ketika Pak Giono mengajak kami untuk sarapan bareng sambil ngobrol tentang berbagai macam hal seputar Desa Resapombo. Aku cukup kaget dengan hidangan yang ada di meja makan saat itu, sepiring besar daging dengan irisan pete, sayur pepaya dan tahu goreng semakin membuat perut berdendang minta segera di isi.

Suapan pertamaku seakan merupakan momentum yang ditunggu-tinggu oleh teman-teman di ruang makan sekaligus dapur. Perubahan mimik wajahku merupakan pencapaian yang mereka nantikan tatkala aku berhasil menggigit sesuatu yang aku kira daging. Tekstur kenyalnya membuatku yakin kalau ini bukan daging, bukan juga kikil maupun gajih yang tak aku sukai. Aku terdiam bingung mau bertanya. Makanan jenis apakah ini? Jujur seumur hidup aku belum pernah memakan makanan dengan rasa mirip daging dan teksur seperti ini.

Pak Giono sibuk mengaduk kopi seakan memberikan waktu untukku untuk menebak, makanan apa yang aku makan ini. Jamur merupakan jawaban yang menurutku paling logis namun itu bisa dibantah dengan mudah oleh Pak Giono ketika menunjukkanku makanan ini ketika belum di masak. Yaitu bambu / pring / rebung! Aku masih ingin berontak dengan jawaban itu. Kok bisa? Akhirnya Pak Giono pun bercerita panjang dan lebar tentang makanan ini yang aku coba tuliskan kembali di halaman ini.

Sekilas Tentang Klingking Rebung

Klingking Rebung Buatan Sendiri
Klingking Rebung buatan sendiri bisa dibikin besar-besar
Klingking rebung merupakan salah satu olahan turunan dari rebung pohon bambu. Ketika musim rebung seperti sekarang ini (musim hujan) harga rebung benar-benar anjlok. Karena ketersediaannya yang melimpah. Salah satu cara untuk mengangkat nilai dari rebung itu sendiri yaitu dengan cara mengeringkannya sehingga menjadi klingking rebung yang awet sampai bertahun-tahun.

Harga klingking rebung juga cukup mahal lho, sekitar 70 - 100ribu per kilonya. Sehingga meskipun nggak musim rebung, orang-orang masih tetap bisa memasak rebung meski dengan citarasa dan tekstur yang berbeda.

Rebung yang di masak di kediaman Pak Giono pagi itu merupakan klingking rebung yang sudah dibuat dua tahun yang lalu dan disimpan di dalam lemari es. Kalau nggak di lemari es, jamur merupakan faktor yang bisa merusak klingking rebung.

Cara Membuat Klingking Rebung 

Selama ini sebenernya aku sudah suka dengan yang namanya rebung, apalagi kalau diiris tipis bak keripik kemudian di bumbu kuning dan taburan ketumbar yang melimpah. Disajikan dengan nasi panas plus pedas serta tahu goreng sebagai lauk pendamping sudah membuatku ngiler meskipun ini cuma mengetik. Menu ini merupakan salah satu menu masakan favorit dari almarhumah nenekku dulu ketika musim rebung tiba.

Dengan hadirnya rebung rasa daging di perbendahaaraan resep masakan nusantara milikku, kok bisa rebung yang bentuknya kaya gitu diolah hingga menyerupai daging? Pak Giono pun mencoba menceritakan bagaimana proses pengolahan rebung kering yang biasa dikenal juga dengan klingking rebung ini kepadaku.

Klingking Rebung / Krecek Rebung ini berasal dari Rebung Pendem (nah, aku baru denger juga ini). Rebung muda yang tingginya kurang lebih masih 30cm. Kemudian dibersihkan dan direbus. Setelah direbus baru dijemur hingga kering. Di daerah Resapombo, biasanya kalau panas terus butuh waktu sampai dengan 5 hari untuk membuat rebung ini benar-benar kering.
 Klingking Rebung Kering yang di Jual di Pasar
Klingking Rebung Kering yang di Jual di Pasar
Kenapa lama? Karena klingking rebung yang dibuat memang cukup tebal sehingga butuh waktu yang lama. Berbeda dengan klingking rebung yang dijual dipasar, karena bentuknya tipis nggak sampai 5 hari juga udah kering. 

Jika musim hujan seperti ini, menjemur rebung akan semakin susah. Lebih gampang kalau menggunakan seng yang dipanasi diatas tungku dapur yang dipanaskan. Setidaknya untuk menghindari rebung ini menjamur.

Cara Memasak Klingking Rebung

Klingking Rebung
Klingking Rebung yang sudah direbus siap di masak
Cara memasak klingking rebung itu ada banyak sesuai dengan selera masing-masing, meskipun ketika orang resapombo bilang enak dimasak lodeh atau sambel goreng dengan pete. Namun sebelum memasak, ada proses yang harus dilalui terlebih dahulu supaya rasa rebungnya tidak getir.

Bu Giono bercerita kalau memasak klingking ini susah-susah gampang, karena kalau memasaknya kurang bener rasa rebungnya bisa getir. Untuk itu Bu Giono berbagi salah satu rahasianya dalam memasak klingking rebung. Klingking rebung yang sudah direndam air kemudian direbus dengan mengganti air 2 sampai 3 kali untuk memastikan rebungnya tidak getir. Jadi nggak cuma sekali direbus kemudian di masak, diulangi sampai 3 kali cuy! Lama bener! Namun hasil memang tidak mengkhianati proses.

Mau Coba Klingking Rebung Rasa Daging ?

Gimana? Mau cobain klingking rebung rasa daging? Kalau orang luar negeri ngirain tewel / nangka sebagai alternatif daging karena mereka belum tahu atau belum pernah nyobain kelingking bung ini. Coba kalau udah nyobain, bakalan lebih jatuh cinta, secara teksturenya nggak lunak seperti nangka.

Untuk saat ini memang susah mencarinya, terutama di kota-kota besar. Ketika aku bertanya pada Pak Giono untuk menjual ini secara online pun agak kesulitan karena stocknya yang tak terlalu banyak. Apalagi harganya juga lumayan kalau mau kulakan. 70 - 100rb per kilo cuy!

Jadi sementara mending cari penjual di sekitarmu, atau syukur kalau mau mencoba bikin sendiri. Untuk kandungan gizinya aku masih belum tahu sih, apa aja, dan gimana aja. Mungkin lain kali bakal aku cari tahu lagi. Atau kamu punya informasi terkait hal ini? Tinggalkan infonya di kolom komentar yak!

Semacam Video Trailer Makan Rebung Rasa Daging

Sebenernya aku udah ngrekam video tentang ini, namun masih belum sempat untuk edit. Berikut video trailernya untuk sementara. Kalau sudah sempat edit bakalan aku upload di channel youtube panduaji. Jadi subscribe aja biar tahu kalau video rebung ini sudah aku upload.

Loading...
Temukan aku di Facebook, Instagram , Twitter!
Kalau artikelnya nggak muncul, coba deh matikan adblocknya ;)

2 komentar:

Komentar spam enggak bakal aku approve lho. Gunakan nama asli bukan keyword :p

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search