,

Naik Kereta Api Gajayana Luxury 42L Generasi Terbaru Jakarta Blitar Malang

Kereta Api Gajayana Luxury 42L Generasi Terbaru Jakarta Blitar Malang – Naik kereta api kelas Luxury pada rangkaian kereta Gajayana dari Jakarta ke Blitar merupakan pengalaman yang baru pertama kali aku rasakan. Biasanya kalau liburan cuma naik kereta api kelas ekonomi ala rakyat jelata, namun kali ini aku coba bepergian naik kereta api kelas premium yang plus-plus.

Keputusan ini terpaksa aku ambil karena sudah kehabisan tiket kereta api dari Jakarta untuk pulang ke Blitar. Sebenarnya ada tiket di siang hari, namun karena masih ada janji sehingga aku baru bisa pulang di sore hari. Sedangkan keesokan harinya sudah ada janji di Blitar.

Karena janji itu adalah hutang, akhirnya aku putuskan untuk membeli tiket kereta api kelas Luxury Gajayana yang tinggal tersisa beberapa kursi untuk keberangkatan sore itu. Dan begini pengalamanku ketika naik kereta api Gajayana Luxury dari Jakarta ke Blitar.

Tiket Kereta Api Gajayana Luxury Jakarta Gambir – Malang

Kereta api Gajayana Luxury generasi kedua ini tersedia pada rangkaian Kereta Api Gajayana dari Jakarta ke Malang setiap hari. Jadi hari apapun, gerbong ini tersedia dan bisa dipesan melalui aplikasi KAI Access maupun website KAI. Aku sudah mencoba untuk mencari tiket kereta kelas ini di OTA (Online Travel Agent) pihak ketiga per tanggal 25 Juli 2019 belum tersedia.

Jadi kalau mau merasakan sensasi naik kereta api gajayana kelas luxury dari Jakarta ke Malang atau stasiun kereta api yang menjadi pemberhentiaannya bisa langsung dari aplikasi KAI Access.

Harga ketika aku naik kereta gajayana luxury kemarin adalah Rp. 1.200.000. Ini merupakan harga normal, bukan promo. Padahal kalau mau naik kereta api gajayana eksekutif harganya hanya sekitar Rp. 550.000 saja. Aku baru cek, harga tiket untuk gerbong luxury 42L ketika akhir pekan adalah Rp. 1.350.000. Ternyata lebih mahal dibanding hari biasa.

Jadwal Kereta Api Gajayana

Kereta Api Gajayana dari Malang menuju ke Jakarta maupun sebaliknya dari Jakarta menuju Malang hanya tersedia satu kali setiap harinya. Untuk keberangkatan dari Malang, kereta berangkat pukul 13.30 dan sampai di Jakarta Gambir sekitar pukul 04.27, sedangkan dari Jakarta kereta berangkat sekitar pukul 17.40 dan sampai Stasiun Malang sekitar pukul 09.06 WIB.

Jadwal Kereta Api Gajayana Malang – Blitar – Jakarta

StasiunDatangBerangkat
Malang13.30
Malang Kota Lama13.35 | 13.37
Kepanjen13.58 | 14.01
Wlingi14.4814.51
Blitar15.1015.14
Tulungagung15.4315.46
Kediri16.1216.15
Kertosono16.5116.54
Nganjuk17.1417.16
Madiun17.5718.12
Solo Balapan19.2919.35
Yogyakarta20.2220.30
Kutoarjo21.2221.26
Purwokerto23.1223.24
Cirebon01.2201.31
Jatinegara04.0904.11
Gambir04.27

Jadwal Kereta Api Gajayana Jakarta – Blitar – Malang

StasiunDatang| Berangkat
Gambir17.40
Cirebon20.3220.39
Purwokerto22.3422.49
Kutoarjo00.4500.55
Yogyakarta01.4702.00
Solo Balapan02.4702.55
Madiun04.1204.30
Nganjuk05.1105.14
Kertosono05.3405.38
Kediri06.1606.21
Tulungagung06.4706.51
Blitar07.2007.25
Wlingi07.4607.49
Kepanjen08.3408.37
Malang Kota Lama08.5809.01
Malang Kota Baru09.06

Fasilitas Kereta Api Gajayana Luxury 42L Generasi Terbaru

Gerbong Kereta Api Gajayana Luxury yang aku naiki ini merupakan generasi terbaru yang juga dikenal dengan Luxury 42L. Berbeda dengan Gajayana Sleeper yang dulu cuma ada di akhir pekan dan sepertinya sekarang sudah nggak ada. Jadi dalam satu gerbong luxury terdiri dari 26 kursi dengan formasi 1 – 2. Kalau ingin duduk sendiri, lebih baik memilih kursi A. Sedangkan kursi B dan C berdampingan

Ada minibar di sebelah kanan gerbong, dimana ada seorang mbak pramugari yang selalu standby untuk membantu penumpang kereta api gajayana luxury ini. Minibar ini terletak di sebelah kursi nomor 1. Sedangkan toilet berada di belakang.

Kursi kelas luxury di gerbnog kereta api gajayana
Kursi kelas luxury di gerbnog kereta api gajayana

Meskipun bukan seorang railfans sejati, nggak ada salahnya aku membahas tentang fasilitas Kereta Api Gajayana Luxury 42L satu persatu dari sisi konsumen yang suka bepergian naik kereta api.

Kesan Pertama Masuk Gerbong Luxury 42L

Gerbong Kereta Api Gajayana Luxury 42L Generasi Terbaru
Gerbong Kereta Api Gajayana Luxury 42L Generasi Terbaru

Begitu menginjakkan kaki di gerbong Luxury 42L, kesan pertama MEWAH! Nggak heran jika kursi di kelas ini dibandrol dengan harga 1,2 juta rupiah untuk masing-masing kursinya. Dengan lantai plywood deretan kursi layout 2 – 1 dengan bentuk cembung pada bagian belakang kursi yang dilengkapi layar ini mengingatkanku dengan capsule hostel di Tokyo yang pernah aku inapi.

Aku duduk di kursi nomor satu yang ternyata berada pada bagian paling belakang, bersebelahan dengan mini bar dimana satu awak pramugari bertugas khusus untuk melayani penumpang kelas luxury ini. Ketika aku masuk, sudah tersedia sebuah selimut dan satu botol air mineral dengan kemasan 330ml di setiap kursinya.

Naik Kereta Api Gajayana Luxury 42L Generasi Terbaru Jakarta Blitar Malang 1
Minibar Kereta Api Gajayana Luxury

Langit-langit gerbong ini cukup mewah dengan lampu pada bagian tengah serta pada bagian lis di atas bagasi kabin serta ada lampu pada bagian lis di atas jendela. Ada dua gantungan pada dinding kereta yang bisa digunakan untuk menggantungkan tas maupun jaket.

Dua stopkontak pada bagian dinding gerbong bisa digunakan untuk ngecas baterai kamera. Ruang pada jendela juga cukup besar untuk meletakkan ponsel maupun kamera sehingga aku tetep bisa selfie tanpa harus merepotkan mbak pramugarinya.

Welcome Snack Gajayana Luxury 42L

 Welecome Snack Gajayan Luxury 42L
Welecome Snack Gajayan Luxury 42L

Sebelum kereta berangkat tepatnyya ketika kereta mau berangkat, mbak pramugari yang suka dengan kucing ini membagikan welcome snack yang berupa kacang panggang, minuman jus jambu dan puding kemasan. Welcome snack ini merupakan salah satu fasilitas yang dinikmati oleh penumpang gerbong luxury Gajayana 42L.

Menu Makam Malam di Gajayana Luxury 42L

 Menu makan malam di Gajayana Luxury
Menu makan malam di Gajayana Luxury

Tidak berselang lama setelah kereta berangkat dan semua penumpang gerbong luxury mendapatkan welcome snack, mbak pramugari (masih yang sama) kembali membagikan box makan malam untuk semua penumpang gerbong luxury.

Isi makan malam di gerbong kereta api luxury ini tidak jauh berbeda dengan yang dijual pada gerbong restorasi. Malam itu menu makan malamku adalah nasi, ayam, tahu, tempe, sambel dan lalapan.

Aku kurang suka dengan rasa dari masakannya, dan sepertinya lagi apes aja dapat nasi yang terlalu banyak air ketika memasaknya. Sehingga nasi bener-bener padat, langsung gagal jadi sobat ambyar karena nasinya lengket nggak bisa ambyar blas. Mirip sama punten di pecel Blitar :D.

Sayangnya kita sebagai penumpang nggak bisa milih menu makanan di kereta api gajayana luxury ini. Padahal kan bisa waktu beli tiket diberi opsi mau pesan makan apa ketika di kereta seperti yang biasanya didapatkan oleh penumpang pesawat kelas ekonomi.

Tau gini, tadi jadi mbungkus makanan kaki lima yang ada di deket gedung sapta pesona. Karena menurutku jauh lebih menggiurkan daripada menu kelas luxury yang tersedia di kereta ini.

Oh iya, sebagai penumpang kereta api gajayana luxury kita dapat fasilitas air minum gratis selama perjalanan. Pilihannya ada air mineral, teh dan kopi. Waktu naik kemarin, aku pesan teh sebanyak dua kali ketika malam dan ketika pagi. Sepertinya masih belum banyak yang memanfaatkan fasilitas kereta api luxury ini.

Tempat Duduk di Gajayana Luxury 42L

Tempat duduk di kereta api gajayana luxury 42L ini bisa dibilang cukup nyaman, meski hanya bisa tidur sampai 140 derajat, sudah lebih dari cukup untuk bisa tidur dengan nyenyak. Sayangnya nggak diberi bantal tambahan di setiap kursinya jadi kurang nyaman aja tidurnya. Mungkin karena udah kebiasaan tidur harus pakai bantal/

Kursinya nggak terlalu empuk dan nggak terlalu keras sehingga bener-bener nyaman buat tidur. Bahkan untuk tidur dalam jangka waktu agak lama pun nggak panas di punggung.

Selain itu ketika malam, lampu utama dimatikan hanya tinggal lampu yang ada di lis atas jendela yang menyala, menurutku masih terlalu terang sehingga membuat tidurku tak begitu nyaman meski dalam kondisi yang lelah. Gelapnya gerbong masih lebih nyaman kereta api gajayana eksekutif dibandingkan luxury.

 Tombol pengaturan kursi di kereta api Gajayana Luxury
Tombol pengaturan kursi di kereta api Gajayana Luxury

Colokan USB ada di setiap kursi bisa dengan cepat digunakan untuk charge handphone. Selain itu setiap tombol pengaturan untuk kursi juga berfungsi dengan baik. Ada lampu sorot yang bisa digunakan untuk membaca, namun karena nggak bawa buku bacaan jadi nggak pernah aku gunakan sama sekali, tombol untuk memanggil mbak pramugari juga nggak aku gunakan sama sekali, karena mbaknya selalu standby di sandingku #eh. 

Hiburan di Kereta Api Gajayana

Layar Hiburan di Kereta Api Gajayana Luxury
Layar Hiburan di Kereta Api Gajayana Luxury

Perjalanan sekitar 15 Jam dari Jakarta ke Malang atau sebaliknya merupakan perjalanan yang cukup lama lho. Di setiap bangku penumpang terdapat sebuah AVOD yang menurutku useless. Pilihan filmnya sedikit, game terlalu monoton (mungkin karena spesifikasi avod berbasis android di kereta ini kurang mumpuni) dan membosankan untukku, layarnya kurang responsif (dipencet gak bisa-bisa), dan masih banyak kekurangan lain. Jaraknya juga terlalu jauh dari kursi.

Awalnya aku kira bisa ditarik untuk mendekat ke kursi, jebul nggak bisa. Jika butuh headphone bisa pinjam ke mbak pramugari. Namun karena nggak ada yang menarik, untuk apa juga pinjem? Sayang sekali padahal, mbok ya kerjasama dengan pusbang film. Ada banyak film karya sineas Indonesia di sana yang bisa diputar di seluruh rangkaian gerbong kereta api luxury ini. Kan BUMN.

14 Jam Jakarta Blitar yang Nyaman

Bisa dibilang perjalanan 14 jam dari Jakarta ke Blitar cukup nyaman. Kalau lihat di video review youtuber lain, sebelum turun diberi handuk basah untuk membasuh muka. Nyatanya kemarin waktu aku mau turun nggak dikasih sama mbaknya. Mungkin lupa kali ya.

Overall nyaman kok untuk perjalanan 14 jam dengan kereta ini, nggak terasa lelah setelah melakukan perjalanan selama itu. Apalagi setelah itu harus berjalan cukup jauh untuk mencari sarapan soto lamongan yang ada di dekat aloon-aloon Blitar.

Untuk yang menginap di hotel Blitar, bisa coba baca tempat wisata dekat stasiun Blitar dan bisa kamu pertimbangkan kalau liburan ke Blitar sambil nunggu check in penginapan siang hari.

Video Naik Kereta Api Gajayana Luxury 42L Generasi Terbaru

Selama perjalanan belajar untuk bikin video review, jebul masih banyak yang belom keambil. Selain itu gambar juga cukup gelap, suara belum pede ngomong di tempat umum sehingga kurang greget :D. Untuk itu aku tambahkan teks untuk membantu mencerna apa yang aku bicarakan di video ini.

Saran untuk Layanan Kereta Api Gajayana Luxury 

Harga tiket kereta api 1,2juta tergolong mahal buatku, lebih dari 2 kali lipat dibandingkan kereta api gajayana eksekutif. Aku mungkin nggak akan naik gerbong ini apabila kursi eksekutif masih tersedia. 

Olah karena itu, layanan di kereta ini harusnya bisa ditingkatkan. Berikut beberapa saran gratis yang menurutku masih masuk akal untuk diterapkan pada layanan kereta api Gajayana kelas Luxury ini.

Pilihan Menu Ketika Reservasi

Layaknya pesawat kelas ekonomi dimana kita bisa memesan makan sebelum melakukan penerbangan. Kereta api kelas luxury harusnya bisa memilih menu makanan ketika melakukan pemesanan. Secara teknis ini masih bisa dilakukan, apabila ada penumpang yang last minute, pilihan menu makanan yang bisa dipilih ya yang sudah tersedia di gerbong restorasi.

Kualitas rasa masakan pun harusnya bisa ditingkatkan, meskipun aku cukup hopeless dengan yang satu ini. Karena udah dari dulu ya gitu-gitu aja rasa masakannya. Kurang nendang untuk orang yang suka makan-makan sepertiku.

Wifi Onboard

Wifi Onboard sebenarnya sudah tersedia di gerbong kereta api ini, tetapi nyatanya tetap nggak terhubung dengan internet. Coba deh colek provider yang memiliki layanan bagus sepanjang jalan. Aku kemarin pakai Mifi Smartfren S1 cukup lancar selama perjalanan. 

Kerjasama dengan jaringan telekomunikasi BUMN kan juga bisa. sama-sama BUMNnya. KAI Access untuk pesan tiket kereta lokal aja bisa kerjasama dengan sesama BUMN melalui pembayaran dengan Link Aja. Masa jaringan seperti ini nggak bisa?

Maksimalkan AVOD di Kereta

Daripada layar yang ada di setiap kursi nggak kepakai, harusnya bisa dimaksimalkan oleh KAI. Seperti yang sudah aku tulis sebelumnya, pemerintah Indonesia melalui Kemendikbud itu punya Pusbang Film yang memiliki banyak film karya anak bangsa. Aku yakin mereka mau diajak kerjasama untuk menyediakan konten di kereta api. Kereta api bisa jadi salah satu jalur distribusi film mereka.

Redupkan Lagi Lampu Malamnya

Kereta api Gajayana merupakan kereta malam yang harusnya nyaman untuk tidur, minimal penerangan dibuat mirip dengan yang ada di gerbong kereta eksekutif. Nggak terlalu terang seperti sekarang ini, meskipun tetap bisa digunakan untuk tidur dengan nyaman.

Mau Naik Kereta Api Gajayana Luxury Lagi?

Mungkin itu aja yang sampai saat ini sudah kepikiran, mungkin nanti kalau kepikiran lagi tulisan ini bakalan aku update lagi. Kalau ada pertanyaan seputar kereta api gajayana luxury silakan tinggalkan di kolom komentar.Sebisa mungkin akan aku jawab.

Kalau ditanya mau apa enggak sih sebenernya mau-mau aja. Tetapi, kalau harus merogoh kocek sendiri mungkin akan sangat berat. Dengan harga tersebut sudah bisa digunakan untuk naik kereta yang sama dengan kelas eksekutif pulang pergi. 

Saya juga ada di Instagram facebook Twitter dan Youtube Suka menulis tentang blogging di panduaji.com

3 thoughts on “Naik Kereta Api Gajayana Luxury 42L Generasi Terbaru Jakarta Blitar Malang”

Leave a Comment