Pantai Selok Dadap

panduaji

Kategori: Dolan

Jelajahi Pantai Selok Dadap Blitar

Diperbarui:

Sebagai bagian dari komitmen kami terhadap transparansi, kami ingin informasikan bahwa beberapa link di situs kami adalah link afiliasi. Artinya, tanpa biaya tambahan untuk Anda, kami mungkin mendapatkan komisi jika Anda memutuskan untuk melakukan pembelian melalui link tersebut

Pantai Selok Dadap Blitar merupakan salah satu pantai yang baru saja saya kunjungi setelah JLS Blitar yang menghubungkan Desa Serang dan Desa Tambakrejo selesai.

Awalnya tidak ada rencana untuk datang ke pantai ini, berhubung tampak menarik untuk dikunjungi ketika saya datang ke Puncak Songgo Langit, nggak ada salahnya meluangkan waktu untuk turun dan menikmati keindahan pantai Selok Dadap.

Setidaknya bisa untuk menambah daftar pantai di Blitar yang pernah saya kunjungi.

Lokasi Pantai

Pantai Selok Dadap ini berada di sebelah barat Pantai Pudak yang memiliki pasir putih. Kalau secara administratif, pantai ini masuk di Dsn. Banyuurip, Ds. Ngadipuro, Kec. Wonotirto, Kab. Blitar.

Yang memisahkan pantai ini dengan pantai pudak adalah sebuah tanjung yang diberi nama Patuk Ngaret. Ini merupakan lokasi yang tidak jauh dari Puncak Songgo Langit.

Tidak ada tiket masuk untuk menikmati keindahan pantai ini, karena ini merupakan salah satu pantai yang belum dikelola oleh pihak manapun.

Akses ke Pantai Selok Dadap

Untuk menuju ke Pantai Selok Dadap, saya sarankan untuk memarkirkan kendaraan di parkiran Puncak Songgo Langit dan turun dengan berjalan kaki.

Daripada harus membawa motor, apalagi matic menuruni bukit berbatu dengan kondisi jalan yang cukup mengerikan bagi sepeda motor dan onderdilnya.

Berjalan kaki menuju pantai ini tidak begitu melelahkan, bisa ditempuh kurang dari 5 menit dari puncak songgo langit. Selain itu kita juga bisa lebih leluasa mengabadikan keindahan sekitar perbukitan untuk menuju ke pantai ini.

Keindahan Pantai Selok Dadap

Suasana Pantai Selok Dadap

Saya datang ke pantai selok dadap sekitar pukul 4 sore. Suasana pantai sore itu tak begitu ramai, hanya ada sekitar 7 orang bersama saya yang sedang berkunjung. Sulitnya akses bisa jadi salah satu alasan orang enggan turun ke pantai ini.

Sore itu, ombak di pantai sedang surut saya bisa melihat bagaimana susunan bebatuan karang di pinggiran pantai yang tertutup ombak saat pasang. Banyak rumput laut berwarna merah dipinggirannya

Tampak beberapa warga sekitar sedang berburu sesuatu dibalik bebatuan yang ada di pinggir pantai. Mirip dengan suasana pantai bakung Blitar yang berada tidak jauh dari pantai ini.

Mandi di laut bukanlah sebuah ide yang bagus saat bermain di pantai ini, risiko terseret ombak dan berbenturan dengan bebatuan karang bisa mengakibatkan cidera yang cukup serius.

Shopee Lovember

Leave a Comment