no
5/Jalan-jalan/slider

Cara Redirect Halaman HTTP ke HTTPS

Tidak ada komentar
Gegara kebanyakan piknik yang berujung tipes, akhirnya kuputuskan untuk berdiam diri di Blitar, kota kecil yang tersohor. Kata lagunya sih gitu :D . Biar nggak bosen dirumah, sesekali main-main untuk menjelajahi Blitar yang ternyata keren banget setelah kurang lebih 6 bulan tinggal di sini. Banyak tempat yang kudu aku jelajahi biar tahu Blitar. Maklum semasa kecil mainnya cuma di komplek aja, enggak jauh-jauh. Namanya ya anak kecil.

Aku cuma kebetulan aja ngurusin web sendiri dan udah enggak buka jasa pembuatan web kecuali yang udah terlanjur aku kerjain dulu. Nah, pada kesempatan ini aku mau berbagi sedikit tips dan trik untuk para web developer yang masih bingung dengan cara redirect halaman website http ke https.

Maksud Redirect http ke https


Oke, aku mau cerita sedikit tentang maksud redirect halaman http ke https. Maksudnya gini, jadi ketika kita buka halaman misal http://mblitar.net , maka secara otomatis server akan mengarahkan ke https://mblitar.net.

Sebenernya kamu bisa pakai https dengan mudah di cpanel. Semua sudah menyediakan fasilitas itu. Masalahnya, httpsmu terverifikasi belum? Karena kalau tidak terverifikasi httpsmu pada adress bar akan dicoret. Selain itu beberapa browser juga akan menampilkan halaman peringatan sebelum masuk ke webmu.  Oleh karena itu ada baiknya kamu beli SSL dulu kalau emang mau pakai https. Harganya juga enggak mahal-mahal banget. sesuaiin dengan kebutuhan.

Kalau aku biasanya sih beli SSL itu di namecheap. Murah, cepet dan gampang. Hehehe

Meskipun kamu sudah berhasil install semuanya di https, secara default server juga akan melayani apabila ada orang yang request halaman http. Oleh karena itu kamu perlu melakukan redirect ke halaman https. Kalau server menyediakan halaman https dan http, takutnya ketika google melakukan index bisa dianggap duplicate content. Bisa-bisa webnya ilang deh dari google gegara duplicate content. Oleh karena itu diakalin sama redirect ini.

Cara Redirect HTTP ke HTTPS di Wordpress

Untuk melakukan redirect cukup mudah, kamu cuma perlu buka file .htaccess yang ada di root domain, kalau nggak ada langsung bikin. Kemudian masukkan kode di bawah ini
RewriteEngine On
RewriteCond %{HTTPS} off
RewriteRule (.*) https://%{HTTP_HOST}%{REQUEST_URI}
Nah, taruh kode tersebut pada bagian teratas dari file .htaccess karena ini dibaca sebelum halaman website terbuka.

Setelah menambahkan file tersebut pada bagian teratas, jangan lupa simpan ya supaya bisa bekerja. Setelah itu coba ketikkan alamat websitemu tanpa menggunakan https, maka websitemu bakalan langsung di load ke halaman https.

Selamat mencoba dan semoga berhasil

Jangan Kebanyakan Piknik, Ntar Tipes Lho!

Tidak ada komentar
Jangan Kebanyakan Piknik, Ntar Tipes Lho!
Sekarang, traveling atau jalan jalan merupakan sebuah kegiatan yang benar-benar booming. Padahal dulu waktu aku masih duduk di bangku SMA, enggak segini booming. Mungkin ini efek dari jejaring sosial seperti instagram, path, dll. Banyak orang yang pengen eksis di berbagai macam tempat. Jadi intinya jejaring sosial menjadi salah satu ajang pamer foto dan video. Sialnya, aku juga jadi salah satu dari itu :D. Baca aja caption di profile instagramku.

Raine Pucet Ora Tau Piknik

meme rai pucet
meme rai pucet
Meme diatas berhasil membuatku ketawa. Ekspresi anak di meme itu bener-bener ngece pake banget. Kalau pinjem istilah orang surabaya, wajah dari anak diatas bener-bener "ngguateli". Semoga beberapa bulan kedepan bisa terungkap siapa anak yang sudah membuat banyak orang murka, seperti meme sudah kuduga yang terungkap belakangan.

Meme diatas mungkin sebuah ejekan atau sindiran untuk orang-orang yang kurang piknik dan merasa stress sehingga wajahnya tampak pucat. Oh iya, untuk yang bukan orang jawa mungkin kurang paham, arti dari kata-kata diatas itu adalah "Wajahnya Pucat, Tidak Pernah Piknik". Menurutku enggak lego, kalau diucapkan dalam bahasa Indonesia.

Kebanyakan Piknik Malah Tipes!

Bulan Mei kemarin aku melakukan banyak sekali perjalanan. Beberapa perjalanan sudah aku tulis di blog ini. Kurang lebih rincian perjalanannya itu kaya gini. Tanggal 2 Mei berangkat dari Blitar menuju Pati naik bis. Di Pati cuma nginep semalam besok siangnya tanggal 3 Mei melanjutkan perjalanan dari Pati ke Jepara via Tayu. Nginep semalem di Jepara, dan lanjut ke Karimunjawa dengan kapal siginjay pada tanggal 4 Mei.
Iseng naik pesawat Karimunjawa - Surabaya
Iseng naik pesawat Karimunjawa - Surabaya

Hampir 1 minggu di Karimunjawa, pada tanggal 9 Mei naik pesawat dari Karimunjawa ke Surabaya. Sampai di Surabaya cuma mampir rumah bentar cuma buat ganti tas dan melanjutkan perjalanan ke Sidoarjo bareng +Fauziah Ramadhani . Enggak lama juga istirahat di Sidoarjo, perjalanan lanjut camp di goa cina Malang semalam.

Tanggal 10 Mei main-main di pantai waru-waru dan sorenya kembali ke Sidoarjo. Sepulanngya dari meeting point Sidoarjo masih mampir Royal Plasa buat liat event adek kelas semasa masih kuliah dulu.

Tanggal 11 Mei keliling Surabaya seharian ke beberapa tempat buat ketemu beberapa orang. Besok paginya udah meluncur ke Malang (lagi) buat ikut event kompaisana nangkring bareng JNE di UB. Baru balik ke Blitar tanggal 13 Mei setelah menunggu bus jurusan Blitar di terminal Arjosari selama dua jam.

Jalan jalan di pantai selatan malang
Jalan jalan di pantai selatan malang

Setelah itu seminggu di Blitar piknik domestik ke beberapa daerah yang jaraknya ya lumayan jauh. Seperti Air terjun nggrenjeng panggungrejo Blitar, setelah itu tanggal 16 Mei  juga ada event pelepasan tukik di Pantai Serang.

Tidak berselang lama, tanggal 22 Mei melanjutkan perjalanan ke Bondowoso, jadwal kegiatan di sana lumayan padat. Ngantuk iya, capek iya, tapi asyik. Jadi pernah ke Bondowoso :D. Nyampek Blitar tanggal 25 Mei pagi hari.


Beberapa hari istirahat karena capek, kondisi badan juga sudah mulai kurang fit. Tapi karena udah janjian akhirnya tanggal 30 Mei lanjut ekspedisi ke Goa Luweng dan Jurug Muncar di daerah Bakung. Akhirnya pulang dari jalan jalan itu langsung KO. Tidur dari sore sampai tengah malam.

Vonis Positif Tipes


Akhirnya tanggal 1 Juni disuruh priksa darah di lab sama seorang teman yang profesinya seorang bidan. Karena lagi musim demam berdarah, biar bisa pencegahan dini. Setelah priksa di labolatorium Moromari Blitar dengan biaya Rp. 185.000 selang 30 menit hasilnya menunjukkan bahwa aku positif tipes. Positif itu enggak selalu berkonotasi baik.

Karena inget pesen temen, enggak usah periksa dokter akhirnya setelah itu aku langsung pulang setelah ditawari pengobatan oleh dokter yang ada.

Obat untuk Tipes

Keesokan harinya aku langsung menuju apotik yang dimaksud oleh temanku untuk membeli beberapa obat yang sudah disarankannya. Berikut daftar obat untuk orang yang sakit tipes.
  • Thiampenicol 500 mg (3 x 1)
  • Berlosid (3x1)
  • Hufagesic (3x1)
  • Orphen (3x1)
Catatan : Kalau tipesnya sudah parah disarankan untuk ke dokter terlebih dahulu. Obat diatas saya minum karena tipes yang saya alami belum begitu parah.

Thiampenicol merupakan obat utama untuk tipes sehari 3 kali diminum sesudah makan. Setelah itu Berlosid merupakan obat yang mengurangi rasa mual, dikunyah sebelum makan sehari 3 kali. Hufagesic semacam parasetamol untuk menurunkan demam diminum sehari 3 kali setelah makan. Orphen itu aku kurang tahu fungsinya. Dulu diterangin tapi sudah lupa. Beli 4 jenis obat diatas cuma habis Rp. 14.500 . Murah kan?

Obat Obatan Tipes (minus berlosid)

Selain itu aku juga mengkonsumsi jus cacing tanah yang harganya enggak tahu karena dibelikan. Jus cacing enggak semengerikan apa yang ada di bayanganku. Ternyata jusnya sudah ada rasa jeruknya. Mungkin buat mengelabuhi penderita tipes. Jadi aku enggak ngerasain sensasi jus cacingnya. 

Keesokan harinya ganti minum kapsul ekstrak cacing tanah yang harganya juga kurang tahu karena dibelikan. Sehari 3 kali dan sekali minum untuk dewasa langsung dua. Dengan obat-obatan tersebut dan istirahat total. Dalam jangka kurang dari 5 hari sudah lumayan pulih.

Dan seminggu setelah sakit, aku udah ikutan menjelajah goa luweng dan lanjut ke pantai umbul waru. Seminggu cuma diem dirumah aja bener-bener bikin pucet. Waktu sakit itu bener-bener nggak bisa ngapa-ngapain. Buat buka laptop aja males pake banget.

Bahaya Kebanyakan Piknik!

Makanya jangan kebanyakan piknik, serius! Sakit itu enggak enak lho! Untung aja kemarin enggak sampai opname. Entah bakalan habis berapa banyak duit kalau sampai opname. Belum lagi ngrepotin orang-orang di sekitar juga.

Segala sesuatu meskipun baik apabila berlebihan itu juga enggak baik. Secukupnya saja. Ada beberapa hal yang bikin kebanyakan piknik itu enggak baik. Berikut beberapa bahaya terlalu banyak piknik versi panduaji.net :D
  • Bikin kamu sakit karena terlalu capek ketika kondisi kurang fit, apalagi kamu juga punya kegiatan sehari-hari selain piknik. Kecuali kalau kerjamu itu piknik, ya beda lagi :D
  • Dapet banyak cibiran, ini yang biasanya aku dapetin. Dolan terus, kok penakmen uripmu. Ini berbahaya lho, karena bisa menimbulkan penyakit iri hati di orang-orang terdekatmu.
Dua bahaya diatas merupakan yang paling mengerikan menurutku. Kalau kamu punya pendapat sendiri enggak usah sungkan buat posting di komentar :D.

Menikmati Puasa Ramadhan di Blitar

6 komentar
Menikmati Puasa Ramadhan di Blitar
Sudah 1 dasawarsa lebih enggak menikmati puasa di Blitar. Selama ini puasaan di Blitar cuma seremonial sehari dua hari aja buat transit sebelum melanjutkan mudik ke Pacitan. Kali ini, aku bener-bener menghabiskan sebagian besar puasa di Blitar.

Memang agak sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang kuhabiskan di Surabaya. Dimana tahun lalu sukses selama seminggu menjadi PPT alias Para Pencari Takjil. Berpindah 7 masjid dalam 7 hari demi mendapatkan takjil gratis :D. Hal yang sepertinya enggak keturutan di Blitar ini.

Di tulisan ini aku cuma mau sedikit cerita suasana puasaan di Blitar yang berbeda dengan suasana di Surabaya. Berikut beberapa perbedaan yang aku rasakan saat menikmati puasa di Blitar.

Agak Susah Kalau Cari Sahur di Jalanan

Jangan harap bisa dengan mudah menemukan warung yang buka saat jam sahur. Meski ada, namun jarang pake banget. Aku kudu pergi sejauh 3 km untuk mendapatkan warung yang berjualan ketika sahur. Lumayan jauh kan untuk sahur aja.

Kalau di Surabaya, apalagi di sekitar kampus itu gampang banget cari sahur deket kampus. Banyak pake banget sampai bingung mau sahur apa. Pilihannya biasanya adalah warung yang paling sepi. Karena pernah antri sampai hampir imsak waktu makan di keputih -_- 

Kangmas Diajeng Jualan Takjil

Berbuka setelah jualan
Berbuka setelah jualan
Kalau Surabaya punya Cak Ning, sedangkan Kota Blitar punya Kangmas Diajeng. Para muda mudi pilihan yang jadi wakil dalam dunia pariwisata (bener nggak sih?). Nah, di Blitar ternyata mereka itu jualan takjil lho. Di Surabaya sepertinya enggak. Lumayan kan buka bareng yang manis-manis sesuai sunnah rosul #eh :D

Agak Sungkan Berbuka di Masjid

Entah kenapa kalau mau berbuka di masjid agak sungkan ya. Bahkan di masjid yang masih ada dalam perumahan sendiri. Berbeda banget waktu di Surabaya, berbuka di masjid perumahan orang gegara terkenal dengan lauk yang enak-enak :D.

Yang aku rasain kalau di Blitar itu masjid seperti regional-regional khusus. Yang datang di masjid itu juga cuma orang-orang sekitar. Bahkan sangat jarang banget ditemui orang luar yang mampir untuk sekedar berbuka dan sholat magrib. Mungkin itu yang membuatku merasa sungkan kalau menjadi para pencari takjil di Blitar :D.


Sedang Musim Dingin

Sekarang di Blitar lagi musim dingin alias bediding / bedidih. Musim dimana suhu udara bener-bener dingin ketika musim peralihan. Akhir-akhir ini Blitar beneran dingin banget. Bahkan beberapa waktu lalu suhunya sampai 18 derajat celcius. Setara dengan dinginnya ruangan ber AC. Faktor ini yang bikin males keluar buat cari sahur jam 3 dini hari. 

Tapi ada manfaatnya juga sih hawanya dingin. Jadi betah tiduran sampai hari menjelang siang. Coba kalau enggak dingin, enggak males deh buat ngapa-ngapain.

Enggak Ada yang Bangunin


Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya ketika puasa selalu ada yang bangunin, entah itu keluarga maupun temen. Sekarang? Enggak ada! Cuma bermodalkan alarm smartphone motorola moto g yang udah enggak mempan. Maupun alarm dari keriuhan ronda anak-anak di komplek yang bahkan sampai bawas bass drum. Itu pun sekarang udah enggak mempan. Kalau gak gitu ya terpaksa tidur setelah pagi datang.

sahur bareng
Ilustrasi Sahur Rame-Rame
Baru sekitar seminggu puasa berjalan, udah bolong 2 kali enggak sahurnya. Gambar diatas ilustrasi sahur bareng-bareng. Karena tepat setahun lalu puasaan waktu mengerjakan tugas akhir. Jadi sering bareng-bareng terus sahurnya. Menunya juga hampir sama terus :D. Perasaan dulu ada banyak foto, tapi entah kemana semua foto itu.

Udah itu aja sih tulisan random biar blognya kelihatan update dikit. Maklum sekarang punya kesibukan baru menjadi pedagang. Mungkin kalau ada yang cari busana muslim bagus bisa kontak aku. Karena sekarang lagi jualan busana muslim. Siapa tahu bisa buat tambahan biaya mudik lebaran :D. 

Mungkin nanti kalau sudah menjelang hari raya, bakalana beda lagi ceritanya. Karena banyak juga temen-temen yang mudik :D.
Pemuda yang lagi suka perjalanan dan keindahan. Sedang mencoba mengenal dunia traveling setelah sebelumnya mengenali dunia animasi dan web. [Pandu Aji Wirawan] (https://scontent-sin.xx.fbcdn.net/hphotos-prn2/v/t1.0-9/1422446_10201815776974926_990516580_n.jpg?oh=075dc9b6a1229b3b2b28fa58402f8b5e&oe=558CADD9)